Timika, mimbarpapua.com – Program Bank Sampah di Distrik Mimika Baru terus menunjukkan perkembangan positif, Setelah dua bulan berjalan, kegiatan pengumpulan, pembelian, dan penjualan sampah dari masyarakat berlangsung lancar dan mendapat respons baik.
Kepala Distrik Mimika Baru, Joel Daniel Luhukay, menegaskan bahwa program ini tidak hanya dipertahankan, tetapi juga akan diperluas ke seluruh kelurahan mulai tahun depan.
“Kita sudah jalan dua bulan dan semua berjalan baik. Penjualan dan pembelian dari masyarakat lancar. Tadi juga saya baru koordinasi dan meeting dengan pihak Bank BNI, membahas mekanisme penerimaan dan evaluasi hasil penjualan,” ujar Joel, Jumat (16/11/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Untuk memperkuat tata kelola, Distrik Mimika Baru akan membentuk tim khusus pengelola Bank Sampah yang berada langsung di bawah koordinasi distrik. Evaluasi program dijadwalkan pada Januari 2026, sekaligus menandai berakhirnya masa uji coba enam bulan.
“Rencananya tahun depan, semua kelurahan wajib punya bank sampah. Kita akan rapat bersama lurah dan kepala kampung untuk mempersiapkan semuanya,” tegasnya.
Joel juga menjelaskan bahwa dana dari Pemerintah Daerah telah masuk dan akan dimanfaatkan untuk meningkatkan sistem pengelolaan sampah. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah pengadaan mesin press agar sampah dapat diolah lebih optimal sebelum dikirim keluar Mimika.
“Uang dari Pemda sudah masuk. Nanti kita lihat apakah tetap dengan sistem pembelian seperti sekarang, atau buat terobosan baru, misalnya pengadaan mesin press agar kita bisa kelola sendiri sebelum dikirim keluar,” jelasnya.
Saat ini, berbagai jenis sampah bernilai ekonomi seperti karton, buku bekas, kaleng, hingga peralatan rumah tangga rusak sedang ditampung dan menunggu instruksi penjualan dari pimpinan.
Joel menegaskan bahwa penundaan ini dilakukan agar langkah berikutnya lebih terarah dan terencana.
Selain meningkatkan fasilitas, Distrik Mimika Baru juga berencana meningkatkan kapasitas SDM dengan mengirim petugas Bank Sampah untuk mengikuti pelatihan di daerah yang lebih maju dalam pengelolaan sampah.
“Kalau nanti pengadaan mesin jadi, kita akan kirim tenaga untuk belajar. Jadi mereka bisa langsung kelola sendiri, entah untuk proses press atau hasilkan produk jadi,” tambahnya.
Dengan dukungan penuh pemerintah daerah dan antusiasme masyarakat, program Bank Sampah Distrik Mimika Baru diharapkan menjadi model pengelolaan sampah berkelanjutan di Kabupaten Mimika, sehingga dapat menjaga lingkungan tetap bersih sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi warga. (hn)









