44 Pendulang Emas Tradisional Kawe Berhasil Dievakuasi Ke Boven Digoel

- Admin

Selasa, 26 Mei 2026 - 07:55 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nampak puluhan pendulang emas tradisional yang berhasil selamat saat tiba di pelabuhan. 

Nampak puluhan pendulang emas tradisional yang berhasil selamat saat tiba di pelabuhan. 

Nampak puluhan pendulang emas tradisional yang berhasil selamat saat tiba di pelabuhan.

Nampak puluhan pendulang emas tradisional yang berhasil selamat saat tiba di pelabuhan.  Nampak puluhan pendulang emas tradisional yang berhasil selamat saat tiba di pelabuhan.  Nampak puluhan pendulang emas tradisional yang berhasil selamat saat tiba di pelabuhan.

Timika, mimbarpapua.com — Sebanyak 44 orang pendulang emas tradisional asal lokasi penambangan Kawe, Distrik Awimbon, Kabupaten Pegunungan Bintang, terpaksa angkat kaki menyelamatkan diri.

​Setelah menempuh perjalanan panjang dan bertaruh nyawa membelah jalur sungai pedalaman, puluhan penambang ini akhirnya berhasil dievakuasi dengan selamat di Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, pada Minggu (24/05/2026).

Kedatangan para penambang langsung disambut oleh personel Polsek Kouh dan Polres Boven Digoel sejak mereka menginjakkan kaki di Pelabuhan Distrik Kouh. Di lokasi tersebut, petugas melakukan pendataan awal sebelum para penambang melanjutkan perjalanan menuju Pelabuhan Iwot Tanah Merah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Kapolres Boven Digoel, AKBP Wisnu Perda Putra, S.H., S.I.K., M.M., CBA., memimpin langsung proses penjemputan di Pelabuhan Iwot Tanah Merah untuk memastikan seluruh proses berjalan dengan aman, tertib, dan humanis.

​”Kami hadir untuk memastikan seluruh masyarakat yang tiba mendapatkan pelayanan yang baik, mulai dari pendataan, penyediaan makanan, hingga pemeriksaan kesehatan bagi yang membutuhkan penanganan medis,” ujar AKBP Wisnu Perda Putra.

Ia menambahkan bahwa Polres Boven Digoel juga telah menyiapkan fasilitas transportasi untuk membawa para penambang menuju Mapolres Boven Digoel agar dapat beristirahat dengan aman sebelum kembali ke keluarga masing-masing.

Sebanyak 33 orang penambang yang tergabung dalam gelombang pertama tiba lebih dahulu di Pelabuhan Iwot Tanah Merah dan langsung dijemput menggunakan kendaraan milik Polres Boven Digoel bersama Satgas Pamtas RI-PNG.

Dari jumlah tersebut, dua orang mendapatkan penanganan medis di RSUD Boven Digoel karena kondisi kesehatan yang memerlukan perawatan, sementara 31 orang lainnya dibawa ke Polres Boven Digoel untuk pendataan lanjutan dan istirahat.

Selanjutnya, gelombang kedua yang berjumlah 11 orang tiba pada sore hari dan kembali disambut oleh personel Polres Boven Digoel. Sebanyak sembilan orang diarahkan menuju Polres Boven Digoel, sedangkan dua orang lainnya mendapatkan pelayanan kesehatan di RSUD Boven Digoel.

Secara keseluruhan, sebanyak 44 orang penambang berhasil tiba dengan aman di Kabupaten Boven Digoel. Polres Boven Digoel memastikan seluruh proses penjemputan, pendataan, hingga pelayanan kesehatan berjalan dengan baik dan humanis.

Selain memberikan pelayanan kepada para penambang, Polres Boven Digoel juga terus memperkuat koordinasi bersama TNI dan pemerintah daerah guna menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Boven Digoel, khususnya pada jalur-jalur transportasi masyarakat yang menghubungkan wilayah perbatasan dan pedalaman Papua Selatan.

Perlu diketahui puluhan orang ini merupakan pendulang emas tradisional yang mengunsi akibat gangguan kamtibmas oleh Kelompok Kriminal Bersenjata pada beberapa waktu lalu.(*)

Berita Terkait

Sopir Mengantuk, Truk Bermuatan Kayu Terjun Ke Jurang Di Logpong, Satu Orang Luka Berat
Curanmor Diselesaikan Lewat Restorative Justice, Polres Mimika Kedepankan Keadilan Dan Perdamaian
Seorang Penumpang KM. Sabuk Nusantara 75 Dicurigai Terjatuh Dari Kapal Disekitar Perairan Kaimana, SAR Gabungan Lakukan Pencarian 
Satresnarkoba Polres Mimika Serahkan Tersangka Pengedar Sabu Ke Kejaksaan, Komitmen Berantas Narkotika Terus Diperkuat
Patroli Tengah Malam Berbuah Hasil, Polres Mimika Ungkap Dugaan Narkotika Dan Sita Senjata Tajam
Setelah Empat Hari Pencarian, Pemancing Asal Kaimana Ditemukan Meninggal Di Perairan Kaimana
Dua Terduga Pelaku Pengeroyokan Pelajar yang Tewas Di Timika Ditangkap Polisi
Dari Kwamki Narama, Tokoh Agama Serukan Persatuan Dan Keamanan Menyambut HUT RI Ke-81

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:30 WIT

Sopir Mengantuk, Truk Bermuatan Kayu Terjun Ke Jurang Di Logpong, Satu Orang Luka Berat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:24 WIT

Curanmor Diselesaikan Lewat Restorative Justice, Polres Mimika Kedepankan Keadilan Dan Perdamaian

Kamis, 30 Juli 2026 - 20:00 WIT

Seorang Penumpang KM. Sabuk Nusantara 75 Dicurigai Terjatuh Dari Kapal Disekitar Perairan Kaimana, SAR Gabungan Lakukan Pencarian 

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:17 WIT

Satresnarkoba Polres Mimika Serahkan Tersangka Pengedar Sabu Ke Kejaksaan, Komitmen Berantas Narkotika Terus Diperkuat

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:12 WIT

Patroli Tengah Malam Berbuah Hasil, Polres Mimika Ungkap Dugaan Narkotika Dan Sita Senjata Tajam

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:31 WIT

Setelah Empat Hari Pencarian, Pemancing Asal Kaimana Ditemukan Meninggal Di Perairan Kaimana

Rabu, 29 Juli 2026 - 14:26 WIT

Dua Terduga Pelaku Pengeroyokan Pelajar yang Tewas Di Timika Ditangkap Polisi

Senin, 27 Juli 2026 - 20:15 WIT

Dari Kwamki Narama, Tokoh Agama Serukan Persatuan Dan Keamanan Menyambut HUT RI Ke-81

Berita Terbaru