Timika, mimbarpapua.com – Rolling jabatan yang dilakukan pada tanggal 11 Maret lalu menjadi persoalan yang hangat dibicarakan dikalangan publik, hal ini dinilai ada kejanggalan.
Oleh karena itu massa yang tergabung dalam Forum Peduli ASN Papua di Kabupaten Mimika, Papua Tengah melakukan aksi demo dengan mendatangi Kantor Pusat Pemerintahan SP3, Jumat (13/03/2026).
Pantauan wartawan dilapangan, dalam aksi tersebut mereka menuntut transparansi, keadilan birokrasi, serta pembatalan kebijakan perombakan jabatan (rolling) yang baru saja dilakukan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam orasi yang disampaikan oleh Hellois Kemong selaku simpatisan menyampaikan bahwa dirinya sangat kecewa dengan hasil rolling tersebut.
“Saya kecewa kenapa kami punya kakak-kakak (senior) baik dari Amungme maupun Kamoro tidak ada. Tolong berikan kesempatan kepada kami anak-anak putra daerah,” ungkapnya.
Lanjutnya,”Mereka harus diangkat menjadi tuan di negeri mereka sendiri, karena sesuai dengan otsus. Ini kami punya hak, kalau tidak kembalikan UU Otsus itu ke Jakarta,”sambungnya.
Dirinya sangat berharap Bupati Mimika segera batalkan rolling yang sudah dilakukan.
“Kami minta Bupati datang dan bicara didepan kami untuk batalkan rolling kemarin,” ucap Hellois.
Hal yang sama juga disampaikan salah satu ASN bernama Yulianus Pinimet bahwa rolling yang sudah dilakukan segera dibatalkan.
“Saya sudah terlalu menahan diri, semua persyaratan untuk ikut tes sudah kami ikuti, tapi kenapa semuanya seperti begini. Kenapa kami putra daerah selalu diinjak harga diri dan selalu dimanfaatkan,”ucapnya dengan kesal.
Sementara itu seorang ibu yang juga adalah ASN mengaku menangis saat mengetahui rolling itu tidak ada putra maupun putri asli dari Amungme maupun Kamoro.
“Saya menangis karena yang punya negeri ini tidak ada nama, bahkan ada suami-istri dilantik dan dapat di dua jabatan. Saya mau tanya bapak Bupati apakah Amungme dan Kamoro tidak ada yang punya pangkat. Kita sudah lengkapi semua persyaratan dan sudah ikut tapi kenapa dikasih orang lain,”ungkapnya.
Perlu diketahui sampai berita ini diterbitkan massa masih berada di Kantor Pusat Pemerintahan SP3, hal ini dikarenakan Bupati Mimika dan Wakil Bupati akan bertemu langsung dengan mereka. (*)














