reeport Dan Pemkab Mimika Lakukan Uji Coba Air Bersih Untuk Warga Timika

- Admin

Kamis, 20 Maret 2025 - 03:02 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 Warga mencoba air bersih saat Kadis PUPR Mimika Robert Mayout bersama VP Government Relations PTFI Lenny Josephina melakukan pengecekan.

 Warga mencoba air bersih saat Kadis PUPR Mimika Robert Mayout bersama VP Government Relations PTFI Lenny Josephina melakukan pengecekan.

Timika, mimbarpapua.com – PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Pemerintah Kabupaten Mimika dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan uji coba distribusi air bersih dari fasilitas Water Treatment Plant (WTP) Kuala Kencana ke 2.700 rumah warga di Timika.

Uji coba dilakukan untuk memastikan kelancaran distribusi air bersih dari WTP hingga ke rumah-rumah warga.

Director & Executive Vice President (EVP) Sustainability Development PTFI Claus Wamafma mengatakan, air bersih merupakan kebutuhan dasar manusia dalam kehidupan sehari-hari baik untuk memasak, minum, mencuci, mandi, dan lain sebagainya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu, melalui program air bersih yang merupakan bagian dari upaya kolaborasi antara pemerintah daerah dan PTFI ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Mimika melalui penyediaan air bersih yang berkelanjutan.

Claus menjelaskan, saat ini uji coba dilakukan di Komplek Satuan Pemukiman I, Satuan Pemukiman III, Perumahan Pemda dan Perumahan Kejaksaan.

“Selanjutnya secara bertahap menyusul di wilayah-wilayah lain. Total sambungan yang sudah masuk ke rumah-rumah di empat kawasan tersebut adalah 12 ribu sambungan rumah. Dari jumlah tersebut, 2.700 rumah sudah menikmati air bersih,” kata Claus di Mimika, Rabu (19/3/2025).

Selanjutnya, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mimika Dominggus Robert Mayaut mengatakan, uji coba yang dilaksanakan secara gratis ini dilakukan selama dua jam di pagi hari dan dua jam pada sore hari.

“Kami telah melakukan pengecekan langsung ke rumah-rumah warga di wilayah SP 2, Perumahan Pemda 1, dan area SP 3 kota Timika untuk memastikan bahwa air bersih dapat diterima dengan baik oleh masyarakat,” katanya.

Seorang warga di Komplek SP-2 Timika Lala Darmayana menceritakan selama ini ia menggunakan air sumur.

Warga lainnya memanfaatkan air hujan yang ditampung atau sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Sedangkan untuk air minum, warga membeli air minum dalam kemasan.

“Dulu kami warga disini dapat air dari sumur, dan sekarang sudah ada sambungan pipa ke rumah-rumah. Kami senang air bersih sudah mulai mengalir,” kata Lala.

Lenny mengatakan dengan adanya air bersih, warga mendapat banyak manfaat. Dari sisi kesehatan, dapat mengurangi risiko penyakit kulit, gangguan pencernaan, dan infeksi bakteri.

Dari sisi lingkungan, mengurangi sampah plastik dari air minum dalam kemasan. Sedangkan manfaat ekonominya, warga menghemat pengeluaran karena tidak membeli air minum dalam kemasan.

WTP merupakan fasilitas pengolahan air minum yang berada di lahan 1,36 hektare di Kuala Kencana. Kompek ini dilengkapi fasilitas pendukung seperti kantor, laboratorium, ruang genset, ruang panel, rumah pompa dan rumah trafo sebagai penunjang operasional pengolahan air bersih.

Sementara itu, VP Government Relations PTFI Lenny Josephina mengatakan berawal dari permintaan Pemkab Mimika kepada PTFI untuk penyediaan air bersih, setelah melalui serangkaian pembahasan kedua belah pihak sepakat menandatangani nota kesepahaman.

“Dalam perjanjian kerja sama itu PTFI membangun fasilitas WTP dan Pemda Mimika membangun jaringan pipa untuk distribusi air bersih ke rumah-rumah warga,” katanya.

Selain membangun WTP, PTFI juga mendukung kebutuhan listrik untuk pengoperasian mesin yang mengalirkan air ke rumah-rumah warga, serta dukungan tenaga kerja untuk mengoperasikan mesin. PTFI menyerahkan WTP kepada Pemkab Mimika pada tahun 2023.

Selanjutnya PTFI memberikan pendampingan teknis dan transfer pengetahuan kepada Pemkab Mimika dalam mengoperasikan dan merawat fasilitas ini dalam periode tertentu yang disepakati kedua pihak.

(Moh).

Berita Terkait

Dukung UMKM Lokal Untuk Tingkatkan Daya Saing Produk, Dinas Koperasi Beri Pelatihan
Peringati HUT Korpri, 54 Pasangan Ikut Nikah Massal Gratis
Gelar Aksi Demo, Masyarakat Tuntut Pemda Keluarkan SK Pengakuan Perlindungan Terhadap Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme
Penyerapan APBD 2025 Baru Capai 50 Persen, Bupati Minta Seluruh OPD Percepat Realisasi
Utikini II Gelar Musrenbang, Usulkan Pembangunan Kantor Kampung, Air Bersih Dan MCK
Inosensius Yoga, Mengapresiasi Tim Konsultan Yang Telah Melakukan Survei  Untuk Pembangunan Jembatan Aparuka
Bakti Sosial Donor Darah Hasilkan 300 Ratus Kantong Darah
Distrik Kwamki Narama Targetkan Penurunan Stunting Jadi 18% Di Tahun 2026

Berita Terkait

Selasa, 9 Desember 2025 - 09:03 WIT

Dukung UMKM Lokal Untuk Tingkatkan Daya Saing Produk, Dinas Koperasi Beri Pelatihan

Selasa, 25 November 2025 - 20:45 WIT

Peringati HUT Korpri, 54 Pasangan Ikut Nikah Massal Gratis

Senin, 24 November 2025 - 21:14 WIT

Gelar Aksi Demo, Masyarakat Tuntut Pemda Keluarkan SK Pengakuan Perlindungan Terhadap Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme

Senin, 24 November 2025 - 21:06 WIT

Penyerapan APBD 2025 Baru Capai 50 Persen, Bupati Minta Seluruh OPD Percepat Realisasi

Jumat, 21 November 2025 - 22:55 WIT

Utikini II Gelar Musrenbang, Usulkan Pembangunan Kantor Kampung, Air Bersih Dan MCK

Jumat, 21 November 2025 - 21:35 WIT

Inosensius Yoga, Mengapresiasi Tim Konsultan Yang Telah Melakukan Survei  Untuk Pembangunan Jembatan Aparuka

Jumat, 21 November 2025 - 21:15 WIT

Bakti Sosial Donor Darah Hasilkan 300 Ratus Kantong Darah

Rabu, 19 November 2025 - 22:52 WIT

Distrik Kwamki Narama Targetkan Penurunan Stunting Jadi 18% Di Tahun 2026

Berita Terbaru

Nampak personel Polres Mimika mengamankan sajam saat melakukan sweeping di dekat bundaran Timika Indah.

Hukrim

Lakukan Sweeping, Polisi Sita Sejumlah Sajam Dan Katapel

Kamis, 11 Des 2025 - 16:45 WIT