Timika, mimbarpapua.com — Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak memastikan kepolisian akan memburu dan menangkap seluruh pelaku pembunuhan yang terjadi di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, pada Sabtu malam.
Ia menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap aksi kekerasan tersebut.
“Saya tidak negosiasi-negosiasi. Saya akan tangkap pelakunya. Saya tidak ada toleransi masalah pembunuhan,” kata Alredo saat memberikan keterangan pers, Minggu (2/8/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Alredo, cara pelaku menghabisi korban menunjukkan tindakan yang sangat kejam. Korban, kata dia, ditemukan dengan luka akibat puluhan anak panah.
“Kalau kamu lihat korbannya itu dibunuh seperti biadab. Sampai puluhan panah. Berarti ada kekejian di sana dan saya tidak akan toleransi. Saya akan tangkap semua pelakunya,” ujarnya.
Di hadapan masyarakat, Alredo juga mengimbau keluarga korban dan warga agar tidak melakukan aksi balas dendam. Ia meminta seluruh pihak menyerahkan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.
“Sudah terlalu lama kalian berperang, buat apa lagi? Percayakan sama kami polisi. Kalian tidak usah bertindak sendiri, kami yang akan tangkap,” katanya.
Kapolres menegaskan tidak ada ruang bagi tindakan main hakim sendiri karena Indonesia merupakan negara hukum. Menurut dia, setiap pelaku tindak pidana harus diproses melalui mekanisme hukum yang berlaku.
“Tidak ada main hakim sendiri. Ini negara hukum. Kalau kita mau maju, ikuti aturan hukum,” ujarnya.
Alredo juga mengingatkan agar alasan adat atau kebiasaan tidak dijadikan pembenaran untuk melakukan aksi balas dendam maupun kekerasan.
Ia menilai penyelesaian konflik harus dilakukan melalui jalur hukum agar tercipta keamanan dan kehidupan masyarakat yang lebih damai.
“Saya selaku Kapolres tegaskan, saya akan tangkap pelaku itu. Ingat itu,” kata Alredo.(*)














