Kapolres Mimika: Tak Ada Toleransi Untuk Pembunuhan Di Kwamki Narama, Pelaku Akan Diburu Hingga Tertangkap

- Admin

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:57 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak. 

Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak. 

Timika, mimbarpapua.com — Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak memastikan kepolisian akan memburu dan menangkap seluruh pelaku pembunuhan yang terjadi di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, pada Sabtu malam.

Ia menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap aksi kekerasan tersebut.

“Saya tidak negosiasi-negosiasi. Saya akan tangkap pelakunya. Saya tidak ada toleransi masalah pembunuhan,” kata Alredo saat memberikan keterangan pers, Minggu (2/8/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Alredo, cara pelaku menghabisi korban menunjukkan tindakan yang sangat kejam. Korban, kata dia, ditemukan dengan luka akibat puluhan anak panah.

“Kalau kamu lihat korbannya itu dibunuh seperti biadab. Sampai puluhan panah. Berarti ada kekejian di sana dan saya tidak akan toleransi. Saya akan tangkap semua pelakunya,” ujarnya.

Di hadapan masyarakat, Alredo juga mengimbau keluarga korban dan warga agar tidak melakukan aksi balas dendam. Ia meminta seluruh pihak menyerahkan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum.

“Sudah terlalu lama kalian berperang, buat apa lagi? Percayakan sama kami polisi. Kalian tidak usah bertindak sendiri, kami yang akan tangkap,” katanya.

Kapolres menegaskan tidak ada ruang bagi tindakan main hakim sendiri karena Indonesia merupakan negara hukum. Menurut dia, setiap pelaku tindak pidana harus diproses melalui mekanisme hukum yang berlaku.

“Tidak ada main hakim sendiri. Ini negara hukum. Kalau kita mau maju, ikuti aturan hukum,” ujarnya.

Alredo juga mengingatkan agar alasan adat atau kebiasaan tidak dijadikan pembenaran untuk melakukan aksi balas dendam maupun kekerasan.

Ia menilai penyelesaian konflik harus dilakukan melalui jalur hukum agar tercipta keamanan dan kehidupan masyarakat yang lebih damai.

“Saya selaku Kapolres tegaskan, saya akan tangkap pelaku itu. Ingat itu,” kata Alredo.(*)

Berita Terkait

DPO GW Ditindak Di Tembagapura, Polisi Sebut Target Terluka Dan Dibawa Ke Hutan
Penembakan Terjadi Di Lokasi Festival Budaya Lembah Baliem, Dua Warga Terluka
Sabu Diduga Diedarkan Ke Kawasan Pendulangan, Pria 59 Tahun Diciduk Polisi Di Timika
Sinergi Polri Dan Pemerintah Distrik Salurkan Bantuan Duka di Kampung Amole
Aksi Cepat Ditpolairud Polda Papua Evakuasi Warga Tenggelam Di Pantai Dok 2 Jayapura
Warga Palang Jalan Cenderawasih SP2 Tolak Eksekusi Lahan
Dihantam Ombak Di Perairan Manasari, Pengemudi Speed Boat Bermuatan Satu Ton Mangga Selamat
Polisi Hadir di Tengah Duka, Polres Mimika Salurkan Bantuan Untuk Keluarga Korban Pembunuhan

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:19 WIT

DPO GW Ditindak Di Tembagapura, Polisi Sebut Target Terluka Dan Dibawa Ke Hutan

Minggu, 9 Agustus 2026 - 16:13 WIT

Penembakan Terjadi Di Lokasi Festival Budaya Lembah Baliem, Dua Warga Terluka

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:19 WIT

Sabu Diduga Diedarkan Ke Kawasan Pendulangan, Pria 59 Tahun Diciduk Polisi Di Timika

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:16 WIT

Sinergi Polri Dan Pemerintah Distrik Salurkan Bantuan Duka di Kampung Amole

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:02 WIT

Warga Palang Jalan Cenderawasih SP2 Tolak Eksekusi Lahan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 13:18 WIT

Dihantam Ombak Di Perairan Manasari, Pengemudi Speed Boat Bermuatan Satu Ton Mangga Selamat

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:43 WIT

Polisi Hadir di Tengah Duka, Polres Mimika Salurkan Bantuan Untuk Keluarga Korban Pembunuhan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:32 WIT

Polisi Minta Warga Kwamki Narama Tetap Tenang, Kasus Pembunuhan Di Kwamki Diproses Sebagai Tindak Pidana

Berita Terbaru