Disnakertrans Gelar Pelatihan Sertifikasi Kompetensi Bagi Ratusan Peserta

- Admin

Rabu, 20 Agustus 2025 - 19:10 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak Peserta sedang mengikuti Pelatihan sertifikasi kompetensi

Tampak Peserta sedang mengikuti Pelatihan sertifikasi kompetensi

Timika, mimbarpapua.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) melaksanakan

pelatihan sertifikasi kompetensi bagi ratusan pencari kerja (Pencaker) baik Orang Asli Papua (OAP) maupun yang Lahir Besar Timika (Labeti).

Kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Horison Diana Rabu (20/08/2025) secara resmi dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika, Ananias Faot.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Disnakertrans Mimika, Paulus Yanengga menyampaikan bahwa Undang-undang cipta kerja mewajibkan pekerja maupun pencaker harus mempunyai sertifikasi keahlian. Sehingga pemerintah daerah merespon ini dengan melakukan pelatihan-pelatihan.

“Jadi dengan sertifikasi yang mereka miliki kami berharap mereka buka lapangan kerja baru. Dan sertifikasi ini juga menjadi jembatan untuk mereka bisa masuk dunia kerja,” katanya.

Menurutnya, jika pemerintah daerah tidak melakukan pelatihan maka jumlah pencaker akan terus meningkat, bahkan bisa dibilang pemerintah daerah tidak respon.

“Pengalaman tahun pertama itu mereka masih pelatihan tapi perusahaan sudah ambil mereka. Pemerintah punya tugas mempromosikan peserta ke perusahaan-perusahaan,”ujarnya.

Dikatakannya, untuk jumlah peserta dari tahun lalu dan tahun ini sama yakni 600 peserta, namun bedanya itu di bidang ketrampilan.

“Tahun lalu itu 10 bidang ketrampilan, kalau sekarang hanya 9 bidang ketrampilan saja,” kata Paulus.

Sementara itu, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Mimika, Ananias Faot dalam sambutannya mengatakan, permasalahan pencari kerja di Indonesia pada umumnya, dan di Kabupaten Mimika pada khususnya, adalah ketidaksiapan mereka untuk memasuki dunia kerja itu sendiri.

Hal ini disebabkan oleh banyak faktor, salah satunya adalah kemampuan yang dimiliki terkadang tidak dapat memenuhi standar yang ditetapkan oleh dunia kerja yang membutuhkαn.

“Inilah yang menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Untuk mengatasi hal tersebut, perlu ada campur tangan pemerintah terkait bagaimana menyiapkan para pencari kerja yang mempunyai kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja,”ujarnya.(*)

Berita Terkait

Tindaklanjut Peredaran Miras Lokal, Pemkab Mimika Desak Aparat Tingkat Bawah Perketat Pengawasan 
Drainase Ditutup Warga, Bangunan Di Atas Parit Terancam Dibongkar
Pelajar Timika Turun Ke Jalan, Tuntut Pemerataan Beasiswa Afirmasi
Bupati Sampaikan Alasan Wapres Kunjungi Timika
Semarak Mobil Hias Ramaikan Malam Takbiran Di Timika
Minta Keadilan Dan Transparansi, Forum Peduli ASN Datangi Kantor Bupati
Sempat Mogok, Petugas Kebersihan Kembali Bekerja Setelah Dilakukan Mediasi
Pastikan Berjalan Sesuai Standar BGN, 18 SPPG Akan Dievaluasi

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 17:32 WIT

Tindaklanjut Peredaran Miras Lokal, Pemkab Mimika Desak Aparat Tingkat Bawah Perketat Pengawasan 

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:58 WIT

Drainase Ditutup Warga, Bangunan Di Atas Parit Terancam Dibongkar

Kamis, 30 April 2026 - 20:33 WIT

Pelajar Timika Turun Ke Jalan, Tuntut Pemerataan Beasiswa Afirmasi

Rabu, 22 April 2026 - 20:04 WIT

Bupati Sampaikan Alasan Wapres Kunjungi Timika

Jumat, 20 Maret 2026 - 22:06 WIT

Semarak Mobil Hias Ramaikan Malam Takbiran Di Timika

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:22 WIT

Minta Keadilan Dan Transparansi, Forum Peduli ASN Datangi Kantor Bupati

Senin, 9 Maret 2026 - 20:48 WIT

Sempat Mogok, Petugas Kebersihan Kembali Bekerja Setelah Dilakukan Mediasi

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:14 WIT

Pastikan Berjalan Sesuai Standar BGN, 18 SPPG Akan Dievaluasi

Berita Terbaru