Timika, Mimbarpapua.com – Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika agar bersikap cerdas, objektif, dan tidak mudah terpengaruh oleh berbagai isu yang berkembang di masyarakat, khususnya terkait kasus yang terjadi di wilayah Kali Raya.
Arahan tersebut disampaikan Bupati Johannes Rettob saat memberikan pembinaan kepada ASN di Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, Senin (09/02/2026). Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa tidak semua informasi yang beredar di publik sesuai dengan fakta di lapangan.
Menurutnya, terdapat pihak-pihak tertentu yang sengaja menggiring opini seolah-olah pemerintah daerah tidak bekerja dan tidak mengambil langkah apa pun dalam menangani persoalan di Kali Raya. Padahal, pemerintah telah melakukan penanganan sesuai dengan kewenangan dan prosedur yang berlaku.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Yang terjadi sebenarnya tidak seperti itu. Tapi diskenariokan seakan-akan pemerintah tidak bekerja dan tidak mengurus apa-apa. Ini yang perlu kita luruskan,” tegas Bupati.
Bupati juga menanggapi informasi yang beredar mengenai meninggalnya seorang bayi yang dikaitkan dengan kasus tersebut. Ia menjelaskan bahwa bayi tersebut sempat mendapatkan penanganan medis di puskesmas, namun orang tua memilih membawa pulang dan tidak melanjutkan perawatan.
“Bayi memang sempat dibawa ke puskesmas untuk dirawat, tetapi orang tuanya memilih membawa pulang. Pemerintah sudah berupaya, lalu di mana letak kesalahan pemerintah?” ujarnya.
Ia menilai, informasi yang tidak utuh dan tanpa klarifikasi kerap “digoreng” lalu disebarkan, sehingga menimbulkan kesalahpahaman dan citra negatif terhadap pemerintah daerah di tengah masyarakat.
Oleh karena itu, Bupati Johannes Rettob mengimbau seluruh ASN agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar luas melalui media sosial.
“Hoaks sekarang semakin berkembang. Saya minta Bapak-Ibu sekalian jangan ikut terpengaruh. Cek dan ricek setiap informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya,” imbaunya.
Bupati berharap ASN dapat menjadi contoh bagi masyarakat dalam menyikapi setiap informasi secara bijak, berlandaskan fakta, serta turut berperan aktif meluruskan informasi keliru demi menjaga kepercayaan publik terhadap Pemerintah Kabupaten Mimika. (anto)














