Timika, mimbarpapua.com – Kegiatan Clean Friday yang digelar serentak di seluruh kampung dan kelurahan di Distrik Wania, Jumat (13/2/2026), menuai respons luar biasa dari masyarakat. Tingginya partisipasi warga dinilai menjadi sinyal positif tumbuhnya kesadaran kolektif terhadap kebersihan lingkungan di Timika.
Kepala Distrik Wania, Merlyn Temorubun, mengatakan gotong royong difokuskan pada sejumlah titik strategis, mulai dari kawasan pom bensin, perempatan lampu merah SP1 dan SP4, hingga daerah aliran sungai (DAS) di samping Gereja Advent. “Secara keseluruhan pembersihan dilakukan di seluruh kampung dan kelurahan. Volume sampah paling banyak berasal dari DAS,” ujarnya.
Berdasarkan laporan masing-masing wilayah, sekitar 440 kantong sampah berhasil dikumpulkan dan dibuang sesuai prosedur yang berlaku. Capaian ini mencerminkan meningkatnya kepedulian warga terhadap kebersihan lingkungan sekaligus efektivitas koordinasi di tingkat akar rumput.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Merlyn menambahkan, keberhasilan Clean Friday tak lepas dari kolaborasi lintas sektor. Dukungan dan publikasi dari Dinas Komunikasi dan Informatika turut memperkuat penyebaran informasi, sehingga masyarakat mengetahui, memahami, dan terdorong untuk berpartisipasi aktif.
“Namun yang lebih penting dari sekadar angka adalah perubahan perilaku. Clean Friday bukan kegiatan bersih-bersih sesaat, melainkan upaya membangun kesadaran bahwa kebersihan adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah,” tegasnya.
Ke depan, Distrik Wania berkomitmen memperkuat koordinasi dengan kampung, kelurahan, serta perangkat daerah terkait agar pengelolaan sampah lebih sistematis, berkelanjutan, dan terukur. “Terima kasih kepada seluruh masyarakat Wania atas kepedulian nyatanya. Ini fondasi kuat untuk membangun Distrik Wania yang lebih tertib, sehat, dan bermartabat,” pungkas Merlyn. (Anto)














