Timika, mimbarpapua.com – Guna memastikan apakah telah berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN), sebanyak 18 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan dievaluasi. Hal ini mengingat sudah hampir setahun berjalannya program MBG di Mimika.
Dengan berjalannya hampir satu tahun lebih program MBG di Kabupaten Mimika, sebanyak 18 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan dievaluasi Guna memastikan apakah telah berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Kata Ketua Satuan Tugas (Satgas) program MBG di Kabupaten Mimika, sekaligus Wakil Bupati Emanuel Kemong, evaluasi ini akan dilakukan dengan mengunjungi langsung dapur SPPG, mengingat masih ada dapur yang hanya bersifat sementara, tapi ada juga dapur yang sudah sesuai dengan kriteria dan memenuhi standar dari Badan Gizi Nasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Harus dipastikan dulu pemanfaatan dapur itu sendiri. Kita harus pastikan. Yang ada ini dulu. Kalau memang perlu ditambah kami akan dukung dengan program karena ini harus melebar. Saat ini program MBG ini hanya berputar di kota saja,”kata Kemong.
Lanjutnya, evaluasi SPPG ini bukan hanya untuk menilai bahwa pelayanan sudah dilakukan dengan baik atau tidak, melainkan memang aturan sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh BGN.
“Kami baru rapat pertama hanya untuk memastikan program ini sedang berjalan. Bukan kita menilai bahwa ini baik atau tidak baik. Tapi ini berpatok pada standar yang ditetapkan oleh BGN. Itu yang harus dijalankan dan dipastikan oleh SPPG. Jadi kita punya pedoman itu standar dari BGN,”sambung Wabup Mimika.
Kata Wabup Kemong, setelah nantinya dilakukan evaluasi SPPG di seputaran kota Timika, program MBG sesuai dengan standar dari BGN juga direncanakan akan diperluas sampai ke sekolah-sekolah di wilayah pesisir dan pedalaman.
“Jadi untuk pelaksanaan MBG di wilayah pesisir dan pedalaman Pemkab akan menggunakan sumber daya alam yang ada di sekitar daerah tersebut guna dikelola agar manfaat gizinya dapat dirasakan oleh anak-anak sekolah,” Katanya. (*)














