Apelcami Soroti Dugaan Penipuan Rekrutmen Kerja Di Mimika, Minta Masyarakat Waspada

- Admin

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:39 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator Database Apelcami, Gelvin Kafiar. 

Koordinator Database Apelcami, Gelvin Kafiar. 

Timika, mimbarpapua.com — Asosiasi Pencari Kerja Lokal Cartenz Mimika (Apelcami) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dugaan praktik penipuan berkedok perekrutan tenaga kerja yang terjadi di Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Koordinator Database Apelcami, Gelvin Kafiar menyampaikan bahwa sejumlah pencari kerja diduga menjadi korban setelah dijanjikan pekerjaan dengan syarat menyerahkan sejumlah uang kepada oknum tertentu.

“Praktik seperti ini sangat merugikan masyarakat, terutama para pencari kerja yang sedang berusaha mendapatkan pekerjaan,” ujar Gelvin kepada awak media, Jumat (19/6/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan bahwa tantangan pencari kerja di Mimika saat ini cukup besar. Selain tingginya persaingan, masih terdapat berbagai kendala yang membuat akses terhadap lapangan pekerjaan belum sepenuhnya merata bagi masyarakat lokal.

Di tengah kondisi itu, Apelcami sedang berupaya mengakomodir dan memperjuangkan kepentingan pencari kerja lokal agar mendapatkan kesempatan kerja yang lebih terbuka dan berpihak kepada masyarakat setempat.

“Kami sedang berusaha agar sistem yang ada bisa lebih berpihak kepada pencari kerja lokal. Jangan sampai kejadian seperti ini membuat kepercayaan dan semangat teman-teman pencari kerja hilang,” ujarnya.

Oleh karena itu dengan kejadian ini dirinya mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak mudah percaya terhadap janji-janji yang tidak memiliki dasar atau prosedur resmi.

“Tidak ada sesuatu yang instan. Jangan mudah percaya jika ada yang menjanjikan pekerjaan hanya dengan membayar sejumlah uang. Tidak ada istilah membayar lalu langsung mendapat pekerjaan atau langsung mengikuti proses tertentu,”ujarnya.

Terkait langkah hukum terhadap dugaan praktik pungli tersebut, pengurus Apelcami, Gilbert, mengatakan pihaknya akan memberikan pendampingan kepada para korban yang telah terdata dalam organisasi.(*)

Berita Terkait

Remaja 15 Tahun Di Sentani Timur Meninggal Usai Dirawat 12 Hari, Polisi Dalami Dugaan Pembakaran oleh Orang Tua
Ratusan Pencari Kerja di Mimika Laporkan Dugaan Rekrutmen Fiktif Ke Polisi
Diburu Sejak April, Satgas Damai Cartenz Akhiri Pelarian Danops HSSBI Di Yahukimo
Kuala Kencana Aman dan Kondusif, Kapolsek Ajak Tokoh Masyarakat Jaga Kamtibmas
Viral Pukul Dan Banting Korban, Penjambret Di Timika Diringkus Polisi
Tak Berkutik, Terduga Maling Motor Ditangkap Korban yang Baru Pulang Dari Kantor Polisi
Operasi SAR Resmi Ditutup: Polda Papua Fokus Identifikasi 3 Korban Dan Ungkap Penyebab
Maling Ternak Dan Motor Di SP1 Timika Ditangkap Polisi, Pelaku Lain Diburu

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:39 WIT

Apelcami Soroti Dugaan Penipuan Rekrutmen Kerja Di Mimika, Minta Masyarakat Waspada

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:34 WIT

Remaja 15 Tahun Di Sentani Timur Meninggal Usai Dirawat 12 Hari, Polisi Dalami Dugaan Pembakaran oleh Orang Tua

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:27 WIT

Ratusan Pencari Kerja di Mimika Laporkan Dugaan Rekrutmen Fiktif Ke Polisi

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:31 WIT

Diburu Sejak April, Satgas Damai Cartenz Akhiri Pelarian Danops HSSBI Di Yahukimo

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:22 WIT

Kuala Kencana Aman dan Kondusif, Kapolsek Ajak Tokoh Masyarakat Jaga Kamtibmas

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:07 WIT

Tak Berkutik, Terduga Maling Motor Ditangkap Korban yang Baru Pulang Dari Kantor Polisi

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:02 WIT

Operasi SAR Resmi Ditutup: Polda Papua Fokus Identifikasi 3 Korban Dan Ungkap Penyebab

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:56 WIT

Maling Ternak Dan Motor Di SP1 Timika Ditangkap Polisi, Pelaku Lain Diburu

Berita Terbaru