Timika, mimbarpapua.com – Akses jalan Ahmad Yani tepatnya dekat pertigaan Pin Seluler yang sempat dipalang Sabtu (28/02/2026) malam akhirnya dibuka kembali dan arus lalu lintas pun normal.
Pemalangan jalan ini dengan menggunakan batu dan pembakaran ban bekas oleh para pendulang tradisional.
Berdasarkan pantauan wartawan dilapangan palang dibuka dan arus lalu lintas kembali normal ini berkat koordinasi dan pendekatan dari pihak kepolisian dalam hal ini Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman dengan menemui langsung para pendulang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Diketahui dari hasil koordinasi Kapolres dengan para pendulang, diharapkan persoalan ini diselesaikan melalui jalur komunikasi yang baik tanpa harus mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.
“Mari kita cari solusi bersama, malam ini kami akan berkoordinasi dengan pengusaha untuk mencari jalan keluarnya,” kata AKBP Billy.
Sebelumnya, kata Kapolres, pihaknya telah menerima laporan dari pemilik toko emas bahwa mereka kehabisan dana untuk membeli hasil dulangan para pendulang.
“Pemilik toko emas sudah menginformasikan bahwa mereka kehabisan dana, sehingga tidak bisa lagi membeli hasil dulang,”kata AKBP Billy.
Dikesempatan tersebut, salah satu pendulang tradisional merasa heran karena setiap kali mau menjual hasil jualannya selalu alasan uang habis dari pihak pembeli emas.
“Kenapa selalu alasannya uang habis. Kami punya keluarga dan punya kebutuhan dalam rumah yang harus kami penuhi,” ucapnya.
Hingga berita ini diterbitkan,arus lalu lintas sudah kembali normal dan pihak keamanan masih standby di lokasi untuk melakukan pengamanan. (*)














