Satgas ODC Berhasil Evakuasi Jenazah Pilot Dan Kopilot Dari Lokasi Kejadian Dan Diterbangkan Ke Timika Guna Identifikasi Dan Di Autopsi

- Admin

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:48 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nampak jenazah dua awak pesawat Cessna Grand Caravan PK-SNR milik PT Smart Cakrawala Aviation yang berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. 

Nampak jenazah dua awak pesawat Cessna Grand Caravan PK-SNR milik PT Smart Cakrawala Aviation yang berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian. 

Korowai, mimbarpapua.com – Personel Satgas ODC berhasil mengamankan Bandara Koroway Batu, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel pada Kamis (12/02/2026) pascah penembakan pesawat perintis Cessna Grand Caravan PK-SNR milik PT Smart Cakrawala Aviation yang terjadi pada Rabu (11/02/2026) kemarin.

Dengan mengamankan Bandara Koroway Batu, personel Satgas ODC dengan dibantu unsur TNI juga berhasil mengevakuasi dua jenazah awak pesawat perintis yakni pilot Capt. Egon Erwan dan kopilot Capt. Baskoro.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa langkah cepat diambil untuk memastikan situasi tidak semakin meluas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sejak pagi personel kami sudah berhasil mengamankan area bandara dan mengevakuasi kedua korban ke Timika. Keselamatan masyarakat dan stabilitas wilayah menjadi prioritas utama kami,” tegasnya.

Kedua jenazah telah diterbangkan ke Timika untuk proses identifikasi dan autopsi. Setelah pemulasaraan selesai, jenazah akan diberangkatkan ke Jakarta untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Sementara itu, seluruh penumpang pesawat yang berjumlah 13 orang dipastikan selamat. Mereka merupakan warga lokal yang segera mengamankan diri dan telah kembali ke rumah masing-masing.

Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, S.I.K., M.T., dalam keterangannya menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara terpadu bersama unsur TNI.

“Alhamdulillah, pagi ini pasukan sudah masuk dan mengamankan lokasi termasuk pesawat. Evakuasi korban sudah selesai dilaksanakan. Saat ini kami fokus pada sterilisasi area dan memastikan situasi benar-benar kondusif,” ujarnya dari Bandara Tanah Merah.

Sebanyak 20 personel Ops Damai Cartenz diterjunkan ke lokasi dan diperkuat 12 personel Kopasgat TNI AU. Koordinasi lanjutan juga dilakukan dengan jajaran TNI AD untuk penguatan pengamanan, mengingat wilayah tersebut merupakan bandara perintis yang selama ini melayani akses vital masyarakat pedalaman.

Dampak psikologis turut dirasakan warga, dan berdasarkan data sementara, 39 warga sempat mengungsi ke arah Senggo karena rasa takut. Aparat kini berupaya mensterilkan lokasi agar masyarakat dapat kembali beraktivitas normal, termasuk tenaga pendidik dan tenaga kesehatan yang selama ini menjadi tulang punggung pelayanan di wilayah tersebut.

“Setelah area kami amankan dan situasi dinyatakan kondusif, kami berharap warga yang mengungsi dapat kembali dan pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan seperti biasa,” tambah Kombes Yusuf.

Untuk sementara, penerbangan dari Tanah Merah menuju Bandara Korowai Batu dihentikan hingga situasi dinyatakan sepenuhnya aman.

Berdasarkan hasil pendalaman awal, aparat menduga keterlibatan kelompok bersenjata yang mengatasnamakan diri sebagai KKB Yahukimo, termasuk kelompok yang dikenal dengan sebutan Batalion Kanibal dan Batalion Semut Merah yang dipimpin Elkius Kobak. Sementara itu, aparat masih melakukan pemburuan terhadap kelompok pelaku yang diduga terlibat dalam aksi tersebut.

Saat ini penyelidikan dan penegakan hukum terus berjalan secara terukur dan profesional. Aparat menegaskan bahwa negara hadir bukan hanya untuk menindak, tetapi juga untuk melindungi dan memulihkan rasa aman masyarakat.

Di pedalaman yang aksesnya terbatas dan fasilitasnya sederhana, langkah cepat hari ini menjadi penanda bahwa keselamatan warga Papua tetap menjadi perhatian utama. Situasi terus dipantau, dan aparat gabungan memastikan Korowai kembali tenang.(*)

Berita Terkait

Diduga Terlibat Pencurian, Seorang Pemuda Diamankan Polisi Di Jl Busiri
Sasar Kampung Vietnam Dan Sejumlah Penginapan, Aparat Amankan 10 Orang
Diduga Tabrak Lari, Pria 31 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa Di Jalan
Ungkap Pabrik Miras Ilegal di Mimika, Polisi Butuh Keberanian Warga
60 Personel Disiagakan, Polres Mimika Pastikan Agenda IFRC 2026 Berjalan Lancar
Polisi Selidiki Kebakaran Rumah Di Jalan Pendidikan, Penyebabnya Belum Diketahui
Masalah Penganiayaan Di Mimika Timur Berujung Pelemparan Mako Polsek
Polisi KP3 Laut Pomako Melakukan Pemusnahan Ribuan Liter Sopi Dan Cap Tikus Hasil Razia

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:28 WIT

Diduga Terlibat Pencurian, Seorang Pemuda Diamankan Polisi Di Jl Busiri

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:30 WIT

Sasar Kampung Vietnam Dan Sejumlah Penginapan, Aparat Amankan 10 Orang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:24 WIT

Diduga Tabrak Lari, Pria 31 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa Di Jalan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:12 WIT

Ungkap Pabrik Miras Ilegal di Mimika, Polisi Butuh Keberanian Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:04 WIT

60 Personel Disiagakan, Polres Mimika Pastikan Agenda IFRC 2026 Berjalan Lancar

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:37 WIT

Masalah Penganiayaan Di Mimika Timur Berujung Pelemparan Mako Polsek

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:55 WIT

Polisi KP3 Laut Pomako Melakukan Pemusnahan Ribuan Liter Sopi Dan Cap Tikus Hasil Razia

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:05 WIT

Program Polisi Menyapa Jadi Sarana Edukasi Hukum Polda Papua Kepada Masyarakat

Berita Terbaru