Timika, mimbarpapua.com – Melalui proses yang panjang dan sempat terjadi pro dan kontra dari pihak keluarga, akhirnya disepakati jenazah korban pembunuhan Junius Magai di kremasi.
Prosesi kremasi ini dilaksanakan oleh pihak keluarga di Kwamki Narama, tepatnya di Kampung Mekurima, Rabu (01/04/2026).
Namun sangat disayangkan seusai prosesi kremasi jenazah dan penyampaian dari pihak keluarga dan pihak pemerintah serta rencana akan dilakukan penandatanganan pernyataan sikap, tiba-tiba kericuhan pun terjadi. Hal ini belum diketahui penyebabnya apa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pantauan wartawan di lapangan, terjadinya kericuhan membuat pihak keamanan terpaksa memberikan tindakan tegas dengan menggunakan tembakan gas air mata, mengingat sekelompok orang melakukan penyerangan dengan menggunakan anak panah ke arah pihak keamanan.
Pihak keamanan pun terus berupaya membubarkan sehingga situasi pun kini sudah mulai kondusif aman.
Perlu diketahui dalam prosesi kremasi ini dihadiri langsung oleh Pj Sekda Puncak, Nenu Tabuni, Asisten I dan Asisten III Sekretariat Daerah Mimika serta Kepala Distrik Kwamki Narama dan Kepala Distrik Tembagapura.
Hadir juga dari perwakilan MRP Papua Tengah, Kapolres Mimika, Komandan Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Papua Tengah.
Untuk diketahui Junius Magai merupakan salah satu korban pembunuhan yang terjadi pada Minggu, 29 Maret 2026 di depan sebuah ruko di Jalan WR Supratman. (*)














