Patah Panah Dan Belah Kayu Tanda Berakhirnya Konflik Di Dua Kubu, Bupati Mimika : Tidak Boleh Ada Perang Lagi Di Timika 

- Admin

Senin, 12 Januari 2026 - 16:27 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana di tengah-tengah prosesi adat patah panah dan bela kayu di Kwamki Narama. 

Suasana di tengah-tengah prosesi adat patah panah dan bela kayu di Kwamki Narama. 

Timika, mimbarpapua.com – Konflik keluarga antara dua kubu di Kwamki Narama yakni Newegalen dan kelompok Dang telah dinyatakan berakhir dengan proses perdamaian yang ditandai dengan patah panah dan belah kayu di Kawamki Narama pada Senin (12/01/2026).

Prosesi adat patah panah ini dilakukan langsung oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, Wakil Bupati Puncak Naftali Akawal dan Plt Sekda, Nenu Tambuni dengan disaksikan oleh kedua kubu yang bertikai serta sejumlah pejabat baik dari Pemkab Mimika maupun Puncak dan masyarakat setempat.

Sebelum dilakukan prosesi tersebut, kedua belah pihak membuat sebuah gapura yang terbuat dari bambu, dan diikat dengan rotan, diikuti juga memanah babi, serta berjabat tangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu juga dilakukan penandatanganan kesepakatan damai yang sudah disusun di rumah jabatan Bupati Mimika.

Bupati Mimika, Johannes Rettob menyampaikan bahwa dengan prosesi adat patah panah ini merupakan bukti tidak ada lagi perang di Kabupaten Mimika dan juga diseluruh tanah Papua.

“Ini sebagai contoh bagi kita semua untuk kita selalu damai, hidup berkeluarga,” ujar Bupati John.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati John juga mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah terlibat dalam proses perdamaian ini .

“Saya juga ucapkan terimakasih banyak kepada semua yang sudah berdamai hari ini. Tidak ada lagi perang, mari kita selesaikan dengan damai dan dengan hati yang tulus,” ucapnya.

Sementara itu Plt Sekda Puncak, Nenu Tambuni menegaskan bahwa dengan perdamaian yang dilakukan dengan adat patah panah dan belah kayu maka kedepannya tidak ada lagi perang.

ini sudah damai dengan proses adat patah

“Kalau ada lagi maka akan berurusan dengan pihak keamanan, karena didalam pernyataan sudah jelas dan itu sudah sesuai dengan kesepakatan dan sudah ditandatangani bersama pada hari ini,”tegasnya.

Hal yang sama juga ditambahkan Kapolres Mimika dan Dandim 1710/Mimika agar tidak ada lagi perang dan semuanya hidup dalam damai.

Perlu diketahui dalam prosesi adat patah panah dan belah kayu ini mendapat pengawalan ketat dari pihak keamanan baik dari TNI – Polri. (*)

Berita Terkait

Pelarian Sepekan Berakhir, Tim Babat Satreskrim Polres Mimika Amankan Pelaku Penusukan Di Mapurujaya
Kapolres Mimika Optimalkan Personel Brimob Untuk Menjaga Titik Rawan Kota
Polres Mimika, Gerak Cepat Mengamankan Lima Terduga Pelaku Begal Dan Pengeroyokan Di Jalan Cenderawasih
Terekam CCTV! Dua Orang Pelaku Coba Rampas Tas Warga Di SP 2 Timika, Berujung Gagal
Diduga Kehilangan Kendali, Tabrakan Dua Motor Di Mapurjaya Renggut Satu Nyawa
Bantuan Duka Rp200 Juta Disepakati, Polisi Pastikan Kasus Penikaman Pomako Tetap Berlanjut
Ledakan Maut Biak Bukan Kecelakaan Biasa, Polisi Temukan Aktivitas Bongkar Mortir Aktif
Operasi Damai Cartenz Di Yahukimo Berakhir Kontak Senjata, Tiga Anggota KKB Dilaporkan Tewas

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:25 WIT

Pelarian Sepekan Berakhir, Tim Babat Satreskrim Polres Mimika Amankan Pelaku Penusukan Di Mapurujaya

Senin, 20 Juli 2026 - 15:13 WIT

Kapolres Mimika Optimalkan Personel Brimob Untuk Menjaga Titik Rawan Kota

Senin, 20 Juli 2026 - 15:01 WIT

Polres Mimika, Gerak Cepat Mengamankan Lima Terduga Pelaku Begal Dan Pengeroyokan Di Jalan Cenderawasih

Senin, 20 Juli 2026 - 14:53 WIT

Terekam CCTV! Dua Orang Pelaku Coba Rampas Tas Warga Di SP 2 Timika, Berujung Gagal

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:58 WIT

Bantuan Duka Rp200 Juta Disepakati, Polisi Pastikan Kasus Penikaman Pomako Tetap Berlanjut

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:53 WIT

Ledakan Maut Biak Bukan Kecelakaan Biasa, Polisi Temukan Aktivitas Bongkar Mortir Aktif

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:47 WIT

Operasi Damai Cartenz Di Yahukimo Berakhir Kontak Senjata, Tiga Anggota KKB Dilaporkan Tewas

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:04 WIT

Kejari Mimika Luruskan Informasi: Dugaan Korupsi Proyek 7 Rumah Layak Huni Di Hoya Belum Masuk Tahap Penyidikan

Berita Terbaru