Operasi Damai Cartenz Di Yahukimo Berakhir Kontak Senjata, Tiga Anggota KKB Dilaporkan Tewas

- Admin

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:47 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah BB yang berhasil diamankan personel Satgas ODC

Sejumlah BB yang berhasil diamankan personel Satgas ODC

Timika, mimbarpapua.com – Operasi penegakan hukum yang dilaksanakan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo dan Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Papua di kawasan KM 4 Logpon, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Jumat (17/7/2026), berujung baku tembak dengan kelompok bersenjata.

Dalam operasi tersebut, tiga orang yang disebut aparat sebagai anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dilaporkan tewas. Mereka diduga merupakan bagian dari KKB Kodap XVI Yahukimo Batalyon Yamue yang dipimpin DPO Ronal Heluka.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menjelaskan operasi dilakukan berdasarkan informasi intelijen yang menyebut sebuah rumah di kawasan Logpon diduga digunakan sebagai lokasi aktivitas kelompok bersenjata.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Yusuf, setelah informasi diverifikasi, tim gabungan bergerak melakukan tindakan penegakan hukum guna mengantisipasi potensi aksi kekerasan yang dapat mengancam keselamatan masyarakat.

“Ketika petugas melakukan tindakan, kelompok tersebut melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata api sehingga aparat mengambil langkah sesuai prosedur yang berlaku,” ujarnya.

Dari lokasi kejadian, aparat menyita sejumlah barang bukti, di antaranya tiga pucuk senjata api, 43 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter, satu unit HT Icom, satu peredam senjata, dua kapak, dua parang, tujuh telepon genggam, serta barang bukti lainnya yang kini diamankan untuk kepentingan penyidikan.

Selain itu, empat orang berinisial OH, SM, MM, dan LM turut diamankan guna dimintai keterangan terkait dugaan keterlibatan dengan kelompok tersebut. Penyidik juga masih mendalami peran empat orang lainnya, yakni HH, KG, EH, dan AS, yang sebelumnya telah diamankan dalam rangkaian Operasi Damai Cartenz-2026.

Yusuf mengatakan kelompok yang menjadi target operasi diduga berkaitan dengan sejumlah aksi kekerasan bersenjata yang terjadi di Papua sejak 2022. Namun, dugaan tersebut masih dalam proses penyelidikan dan pengembangan penyidikan.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menyatakan operasi ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata yang diduga terlibat dalam berbagai tindak pidana kekerasan di wilayah Yahukimo dan sekitarnya.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menambahkan penyidik masih terus mengembangkan hasil operasi, termasuk menelusuri jaringan kelompok bersenjata serta asal-usul senjata yang digunakan.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan uji balistik terhadap senjata api yang disita dan mendalami seluruh barang bukti untuk mengungkap jaringan kelompok tersebut.(*)

Berita Terkait

Ratusan Liter Sopi Diselundupkan Lewat Kapal, Diduga Menyasar Timika hingga Asmat
Kasus Penganiayaan Di Depan Pondok Amor, Polisi Kejar Jejak Pelaku
Nakes Dievakuasi Dari Jila, Polisi Siapkan Kolaborasi Bantu Warga
Kemarau Mulai Mengancam Ketersediaan Air Di Pesisir Mimika
Mile 61 Tembagapura Dikabarkan Terdengar Bunyi Tembakan, Polisi: Belum Ada Konfirmasi
Jejak Sembilan Warga Masih Dicari, Polisi Pastikan Jila Tetap Kondusif
Warga Jila Berharap Keluarga Yang Dibawa Paksa Segera Pulang, Bantuan Logistik Ringankan Beban Warga
Demi Keselamatan Warga, TNI Dan Pemkab Mimika Bersatu Tangani Situasi Jila

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 04:02 WIT

Ratusan Liter Sopi Diselundupkan Lewat Kapal, Diduga Menyasar Timika hingga Asmat

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:31 WIT

Kasus Penganiayaan Di Depan Pondok Amor, Polisi Kejar Jejak Pelaku

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:26 WIT

Nakes Dievakuasi Dari Jila, Polisi Siapkan Kolaborasi Bantu Warga

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:51 WIT

Kemarau Mulai Mengancam Ketersediaan Air Di Pesisir Mimika

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:43 WIT

Mile 61 Tembagapura Dikabarkan Terdengar Bunyi Tembakan, Polisi: Belum Ada Konfirmasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:58 WIT

Warga Jila Berharap Keluarga Yang Dibawa Paksa Segera Pulang, Bantuan Logistik Ringankan Beban Warga

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:53 WIT

Demi Keselamatan Warga, TNI Dan Pemkab Mimika Bersatu Tangani Situasi Jila

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:33 WIT

TNI Angkut Bantuan Ke Jila, 700 Kg Logistik Dikirim Untuk Warga Terdampak Konflik

Berita Terbaru

Kapolsek Mimika Barat, Ipda Muhamad Yani. 

Hukrim

Kemarau Mulai Mengancam Ketersediaan Air Di Pesisir Mimika

Senin, 24 Agu 2026 - 13:51 WIT