Timika, mimbarpapua.com – Operasi penegakan hukum yang dilaksanakan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo dan Kompi 3 Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Papua di kawasan KM 4 Logpon, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Jumat (17/7/2026), berujung baku tembak dengan kelompok bersenjata.
Dalam operasi tersebut, tiga orang yang disebut aparat sebagai anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dilaporkan tewas. Mereka diduga merupakan bagian dari KKB Kodap XVI Yahukimo Batalyon Yamue yang dipimpin DPO Ronal Heluka.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menjelaskan operasi dilakukan berdasarkan informasi intelijen yang menyebut sebuah rumah di kawasan Logpon diduga digunakan sebagai lokasi aktivitas kelompok bersenjata.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Yusuf, setelah informasi diverifikasi, tim gabungan bergerak melakukan tindakan penegakan hukum guna mengantisipasi potensi aksi kekerasan yang dapat mengancam keselamatan masyarakat.
“Ketika petugas melakukan tindakan, kelompok tersebut melakukan perlawanan dengan menggunakan senjata api sehingga aparat mengambil langkah sesuai prosedur yang berlaku,” ujarnya.
Dari lokasi kejadian, aparat menyita sejumlah barang bukti, di antaranya tiga pucuk senjata api, 43 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter, satu unit HT Icom, satu peredam senjata, dua kapak, dua parang, tujuh telepon genggam, serta barang bukti lainnya yang kini diamankan untuk kepentingan penyidikan.
Selain itu, empat orang berinisial OH, SM, MM, dan LM turut diamankan guna dimintai keterangan terkait dugaan keterlibatan dengan kelompok tersebut. Penyidik juga masih mendalami peran empat orang lainnya, yakni HH, KG, EH, dan AS, yang sebelumnya telah diamankan dalam rangkaian Operasi Damai Cartenz-2026.
Yusuf mengatakan kelompok yang menjadi target operasi diduga berkaitan dengan sejumlah aksi kekerasan bersenjata yang terjadi di Papua sejak 2022. Namun, dugaan tersebut masih dalam proses penyelidikan dan pengembangan penyidikan.
Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menyatakan operasi ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum terhadap kelompok bersenjata yang diduga terlibat dalam berbagai tindak pidana kekerasan di wilayah Yahukimo dan sekitarnya.
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menambahkan penyidik masih terus mengembangkan hasil operasi, termasuk menelusuri jaringan kelompok bersenjata serta asal-usul senjata yang digunakan.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan uji balistik terhadap senjata api yang disita dan mendalami seluruh barang bukti untuk mengungkap jaringan kelompok tersebut.(*)













