Bantuan Duka Rp200 Juta Disepakati, Polisi Pastikan Kasus Penikaman Pomako Tetap Berlanjut

- Admin

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:58 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana pertemuan kedua belah pihak yang difasilitasi pihak kepolisian.

Suasana pertemuan kedua belah pihak yang difasilitasi pihak kepolisian.

Timika, mimbarpapua.com — Keluarga terduga pelaku penikaman yang menewaskan seorang pria berinisial E di kawasan Dermaga Pelabuhan Pomako, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, menyatakan kesediaan memberikan bantuan duka sebesar Rp200 juta kepada keluarga korban.

Kesepakatan tersebut muncul dalam pertemuan antara keluarga korban dan keluarga pelaku yang difasilitasi oleh pihak kepolisian sebagai upaya menjaga situasi tetap kondusif serta membuka ruang penyelesaian secara kekeluargaan.

Kapolsek Mimika Timur, Iptu Alex Soumilena, mengatakan sebelumnya keluarga korban mengajukan permintaan bantuan duka sebesar Rp300 juta untuk mendukung kebutuhan ibadah duka selama tujuh hari tujuh malam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dari keluarga korban meminta Rp300 juta, kemudian keluarga pelaku menyanggupi Rp200 juta. Dalam tiga hari ke depan akan dilakukan pembayaran uang muka (DP), untuk besarannya belum ditentukan dan akan disampaikan kembali,” ujar Alex usai pertemuan, Sabtu (18/7/2026).

Ia menjelaskan, pembahasan lanjutan terkait mekanisme pembayaran bantuan duka akan dilakukan dalam pertemuan berikutnya di Polsek Mimika Baru. Kesepakatan tersebut diharapkan dapat membantu proses adat dan kegiatan duka keluarga korban berjalan dengan baik.

Namun demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa kesepakatan antar keluarga tidak menghentikan proses hukum terhadap perkara pidana tersebut.

“Proses hukum tetap berjalan. Bantuan yang diberikan akan dilampirkan dan diserahkan kepada penyidik Reskrim sebagai bagian dari hal-hal yang dapat menjadi pertimbangan hakim. Tetapi hal itu tidak menghapus tindak pidananya,” tegas Kapolsek.

Menurutnya, langkah kekeluargaan yang ditempuh kedua pihak diharapkan mampu meredakan situasi di tengah masyarakat. Polisi juga berharap aksi pemalangan jalan yang dilakukan warga setelah kejadian dapat segera dihentikan sehingga aktivitas masyarakat kembali normal.

Saat ini, akses jalan yang sebelumnya dipalang masih dibuka sebagian. Aparat berharap dengan adanya kesepakatan tersebut, seluruh fasilitas umum dapat kembali digunakan sebagaimana mestinya.

Kapolsek mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan pemalangan jalan sebagai cara utama menyelesaikan persoalan karena dapat berdampak luas terhadap kepentingan umum.

“Jalan adalah urat nadi Kabupaten Mimika. Jangan sampai ada warga yang membutuhkan pertolongan medis atau evakuasi ke rumah sakit mengalami keterlambatan akibat akses jalan terhambat,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menghindari konsumsi minuman beralkohol secara berlebihan yang kerap menjadi pemicu terjadinya tindak kriminal.

“Kalau tidak ada penjual dan pembeli, tentu persoalan seperti ini bisa dicegah. Kami berharap setiap masalah dapat diselesaikan dengan cara yang baik, bukan melalui tindakan yang merugikan banyak pihak,” ujarnya.

Pertemuan tersebut digelar atas mediasi Kapolsek Mimika Timur Iptu Alex Soumilena bersama Kapolsek Kawasan Pelabuhan Pomako Iptu Fritz Nanlohi di Kantor Pelayanan Polres Mimika.

Kegiatan itu turut dihadiri Wakapolres Mimika Kompol Junan Pilitomo serta perwakilan dari keluarga korban dan keluarga pelaku.(*)

Berita Terkait

Program Polisi Menyapa Jadi Sarana Edukasi Hukum Polda Papua Kepada Masyarakat
Polres Mimika Gelar Strong Point Pagi, Wakapolres Turun Langsung Atur Lalu Lintas
Pastikan BBM Tepat Sasaran, Bhabinkamtibmas Dan Disperindag Turun Ke SPBU
Propam Polres Mimika Ingatkan Personel Pentingnya Disiplin Dan Kerapian
Saat Jam Belajar, 27 Pelajar Malah Nongkrong, Dan Yang Lain Kedapatan Main Judi Slot
Aktivitas Pendulangan Di Tanggul Barat Ditertibkan, Tujuh Camp Dibongkar
Pastikan Kamtibmas Kondusif, Personel Gabungan Lakukan Patroli Skala Besar
Polres Mimika Wanti-Wanti Bahaya Petasan Rakitan, Orang Tua Diminta Lebih Awasi Anak

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:05 WIT

Program Polisi Menyapa Jadi Sarana Edukasi Hukum Polda Papua Kepada Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:59 WIT

Polres Mimika Gelar Strong Point Pagi, Wakapolres Turun Langsung Atur Lalu Lintas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:50 WIT

Pastikan BBM Tepat Sasaran, Bhabinkamtibmas Dan Disperindag Turun Ke SPBU

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:07 WIT

Propam Polres Mimika Ingatkan Personel Pentingnya Disiplin Dan Kerapian

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:02 WIT

Saat Jam Belajar, 27 Pelajar Malah Nongkrong, Dan Yang Lain Kedapatan Main Judi Slot

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:52 WIT

Pastikan Kamtibmas Kondusif, Personel Gabungan Lakukan Patroli Skala Besar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:40 WIT

Polres Mimika Wanti-Wanti Bahaya Petasan Rakitan, Orang Tua Diminta Lebih Awasi Anak

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:37 WIT

Kapolda Papua Tengah Turun Atur Lalu Lintas, Lanjut Ingatkan Pelajar Nabire Jauhi Narkoba Dan Bullying

Berita Terbaru