Kasus Penemuan Tiga Mayat Dalam 24 Jam Di Mimika Pada Desember 2024 Lalu Masjh Dalam Lidik

- Admin

Jumat, 21 Maret 2025 - 21:36 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Rian Oktaria.

Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Rian Oktaria.

Timika, mimbarpapua.com – Kasus dugaan pembunuhan penemuan tiga mayat di Mimika, Papua Tengah, dalam kurun waktu 24 jam yang terjadi pada 18 dan 19 Desember 2024 lalu masih dalam penyelidikan.

Hal ini dibenarkan Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Rian Oktaria saat ditemui wartawan, Kamis 20 Maret 2025 di Pelataran Graha Eme Neme Yauware.

AKP Rian Oktaria mengatakan, proses penanganan kasus tersebut cukup lama karena minimnya saksi serta para pelaku yang diduga lebih dari satu orang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Prosesnya masih berjalan, masih dalam proses lidik karena pelakunya kemungkinan banyak. Kita masih mencari informasi di luar terkait dengan masalah ini,” kata AKP Rian.

Perlu diketahui, peristiwa penemuan tiga mayat ini terjadi hanya dalam waktu kurang lebih 24 jam di tiga lokasi berbeda di Kabupaten Mimika pada tanggal 18 dan tanggal 19 Desember 2024 lalu.

Adapun identitas ketiga korban yakni masing-masing berinisial FRK (23), MB (49) dan MIL.

Untuk mayat berinisial FRK ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 19.35 WIT, di Jalan Agimuga, Mile 23, Rabu 18 Desember 2024.

FRK ditemukan dalam kondisi terdapat beberapa luka pada bagian wajah dan kepala diduga akibat senjata tajam.

Kemudian, mayat dengan inisial MB ditemukan meninggal dunia di Jalan depan Kantor Klasis Mimika tembusan Jalan WR Soepratman pada Kamis 19 Desember 2024 sekitar pukul 11.44 WIT.

MB ditemukan tewas dengan kondisi luka pada bagian belakang, wajah bagian kanan dan punggung.

Sedangkan, MIL ditemukan meninggal dunia di lokasi bekas galian C, Sp5, Distrik Iwaka, Mimika, Papua Tengah.

MIL ditemukan dalam kondisi tak bernyawa dengan luka yang diduga akibat benda tajam pada bagian kepala. (Moh).

Berita Terkait

Diduga Dendam Pribadi, Pelaku Pembunuhan Di Jalan Freeport Lama Akhirnya Ditangkap
Mabuk Dan Mengganggu Pejalan Kaki, DP Diserang Dengan Senjata Tajam
Bentrok Di Kwamki Narama Terjadi Lagi, Satu Orang Meninggal Dunia
Sebagai Wujud Nyata Brimod Hadir Dan Peduli Untuk Warga Kwamki Narama
Siap Jalani Sidang Perdana, Dua Tersangka Beserta BB Dilimpahkan Ke Kejaksaan
Alat Bor Tertinggal di Tubuh Pasien, Kuasa Hukum Somasi RS Mitra Masyarakat  
Diserang Kelompok OPM, Tiga Warga Sipil Alami Luka-luka
Dua Pelaku Penganiayaan Di Jalan WR Supratman Berhasil Ditangkap Polisi

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 15:27 WIT

Diduga Dendam Pribadi, Pelaku Pembunuhan Di Jalan Freeport Lama Akhirnya Ditangkap

Jumat, 17 April 2026 - 23:46 WIT

Mabuk Dan Mengganggu Pejalan Kaki, DP Diserang Dengan Senjata Tajam

Jumat, 17 April 2026 - 23:30 WIT

Bentrok Di Kwamki Narama Terjadi Lagi, Satu Orang Meninggal Dunia

Kamis, 16 April 2026 - 19:06 WIT

Siap Jalani Sidang Perdana, Dua Tersangka Beserta BB Dilimpahkan Ke Kejaksaan

Rabu, 15 April 2026 - 20:53 WIT

Alat Bor Tertinggal di Tubuh Pasien, Kuasa Hukum Somasi RS Mitra Masyarakat  

Rabu, 15 April 2026 - 18:48 WIT

Diserang Kelompok OPM, Tiga Warga Sipil Alami Luka-luka

Rabu, 15 April 2026 - 18:43 WIT

Dua Pelaku Penganiayaan Di Jalan WR Supratman Berhasil Ditangkap Polisi

Selasa, 14 April 2026 - 21:20 WIT

Polisi Kembali Tangkap Dua Komplotan Curanmor 

Berita Terbaru

Suasana di lapangan Mini Soccer Goldstone Arena. 

Olahraga

Resmi Bergulir, 32 Sekolah Ikut Turnamen Kapolda Cup 2026

Sabtu, 18 Apr 2026 - 20:03 WIT