Inilah Penuturan Suriadi Yang Akhirnya Ditemukan Selamat 

- Admin

Selasa, 20 Januari 2026 - 15:10 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nampak Nahkoda (Basyir) dan salah satu ABK (Suriadi) yang akhirnya ditemukan selamat saat menceritakan kejadian yang dialami oleh mereka

Nampak Nahkoda (Basyir) dan salah satu ABK (Suriadi) yang akhirnya ditemukan selamat saat menceritakan kejadian yang dialami oleh mereka

Timika, mimbarpapua.com – Suriadi salah satu ABK KM Putra Kwantan yang sempat terpisah dari 12 rekannya mengakui sebelum ditemukan oleh nelayan kapal ikan bernama KM Mustika Bahari, dirinya terus berjuang menyelamatkan diri dengan menggunakan plastik untuk ikan sebagai pelampung.

“Saya ditemukan sekitar pukul 21.00 WIT. Saat ditemukan oleh kapal ikan itu ketika saya lagi berenang,”Hal ini diceritakan pada saat press release di ruang Rapat Mako Lanal Timika pada Selasa (20/01/2026).

Ia juga mengakui bahwa dirinya kaget ketika melihat air sudah masuk saat kapal mau terbalik dan tenggelam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat itu saya langsung loncat ke air, karena malam dan sudah terpisah dengan yang lain makanya saya bertahan.Kemudian saya temukan plastik untuk ikan, dan saya jadikan sebagai pelampung,” akuinya.

Sementara itu diceritakan Basyir selaku nahkoda kapal bahwa kejadian itu bermula ketika

keluar dari arah Timika hendak menuju ke arah barat. Karena merasa sudah tidak mampu mengingat ombak cukup tinggi sekitar 2 meter, kemudian berusaha untuk balik namun dihantam ombak.

“Kejadian itu terjadi seusai magrib. Jadi ombak hantam dari belakang dan samping. Saat insiden itu kita semua secara spontan loncat ke laut. Disaat itu ada ABK saya ambil HP untuk hubungi rombongan lainnya namun tidak aktif, karena kita pakai starlink,”tuturnya.

Lanjutnya,”Karena tidak aktif saya hubungi istri temannya saya. Istrinya lalu hubungi suaminya dan barulah terpantau oleh KRI Banjarmasin,sehingga kami langsung diselamatkan,”sambungnya.

Ia juga mengakui bahwa sebelumnya sudah mengetahui adanya peringatan untuk tidak berlayar mengingat cuaca.

“Namanya kita sebagai nelayan kalau lihat teman lain masih operasi diarah barat dan aman-aman saja, sehingga menurut hati kecil saya mungkin bisa kesana tapi ternyata tidak bisa. Insiden ini baru pertama kali kami alami,” akuinya. (*)

Berita Terkait

Diduga Terlibat Pencurian, Seorang Pemuda Diamankan Polisi Di Jl Busiri
Sasar Kampung Vietnam Dan Sejumlah Penginapan, Aparat Amankan 10 Orang
Diduga Tabrak Lari, Pria 31 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa Di Jalan
Ungkap Pabrik Miras Ilegal di Mimika, Polisi Butuh Keberanian Warga
60 Personel Disiagakan, Polres Mimika Pastikan Agenda IFRC 2026 Berjalan Lancar
Polisi Selidiki Kebakaran Rumah Di Jalan Pendidikan, Penyebabnya Belum Diketahui
Masalah Penganiayaan Di Mimika Timur Berujung Pelemparan Mako Polsek
Polisi KP3 Laut Pomako Melakukan Pemusnahan Ribuan Liter Sopi Dan Cap Tikus Hasil Razia

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:28 WIT

Diduga Terlibat Pencurian, Seorang Pemuda Diamankan Polisi Di Jl Busiri

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:30 WIT

Sasar Kampung Vietnam Dan Sejumlah Penginapan, Aparat Amankan 10 Orang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:24 WIT

Diduga Tabrak Lari, Pria 31 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa Di Jalan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:12 WIT

Ungkap Pabrik Miras Ilegal di Mimika, Polisi Butuh Keberanian Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:04 WIT

60 Personel Disiagakan, Polres Mimika Pastikan Agenda IFRC 2026 Berjalan Lancar

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:37 WIT

Masalah Penganiayaan Di Mimika Timur Berujung Pelemparan Mako Polsek

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:55 WIT

Polisi KP3 Laut Pomako Melakukan Pemusnahan Ribuan Liter Sopi Dan Cap Tikus Hasil Razia

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:05 WIT

Program Polisi Menyapa Jadi Sarana Edukasi Hukum Polda Papua Kepada Masyarakat

Berita Terbaru