Fasilitas Kesehatan Hampir Dibakar OTK, Polisi Amankan BB

- Admin

Minggu, 15 Februari 2026 - 06:13 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nampak dua unit mobil ambulance yang nyaris dibakar OTK

Nampak dua unit mobil ambulance yang nyaris dibakar OTK

Yahukimo,mimbarpapua.com – Dua orang tak dikenal (OTK) mengancam akan membakar fasilitas kesehatan berupa bangunan Puskesmas Aplim dan dua unit mobil ambulance yang terletak di Jalan Seradala KM 04, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo pada Jumat (13/02/2026) malam.

Diengah ancaman itu, warga berdiri di depan fasilitas kesehatan mereka sendiri dan berusaha menyelamatkan satu-satunya harapan berobat bagi masyarakat sekitar.

Melalui keterangan yang diberikan kepada awak media, peristiwa bermula pada Jumat (13/02/2026) malam sekitar pukul 21.05 WIT. Dimana dua orang tak dikenal dengan membawa bahan bakar jenis solar dan mendatangi area perumahan Puskesmas Aplim dan mengancam akan membakar bangunan serta kendaraan ambulans yang terparkir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut keterangan saksi, kedua pelaku sempat menyiramkan solar di sekitar ban belakang mobil ambulans. Warga kemudian berkumpul dan melakukan negosiasi agar pembakaran tidak terjadi.

Untuk meredam situasi, saksi mengaku sempat memberikan uang sebesar Rp500.000 kepada pelaku. Setelah menerima uang tersebut, keduanya membatalkan aksi pembakaran dan melarikan diri ke arah Jalan Seradala.

“Kalau puskesmas dibakar, kami tidak punya tempat lagi untuk berobat,” ujar Luter.

Mendapatkan laporan adanya hal tersebut, Sabtu (14/02/2026) pagi, personel Satreskrim Polres Yahukimo yang dibackup Satgas Gakkum Ops Damai Cartenz 2026 bergerak cepat menuju lokasi.

Sesampainya di lokasi tim melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan para saksi.

Di lokasi, petugas menemukan satu botol air mineral diduga berisi sisa solar dan beberapa helai rumput kering yang terindikasi telah disiram bahan bakar. Meski tidak ditemukan jejak kaki, titik-titik siraman solar di sekitar ban kendaraan memperkuat dugaan percobaan pembakaran.

Usai olah TKP, kedua ambulans dikawal menuju RSUD Dekai untuk memastikan keamanan fasilitas layanan kesehatan tetap terjaga.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa aparat tidak akan membiarkan fasilitas publik menjadi sasaran intimidasi.

“Fasilitas kesehatan adalah kebutuhan dasar masyarakat. Kami tidak akan mentolerir segala bentuk ancaman terhadap layanan publik, apalagi yang menyangkut keselamatan warga. Penanganan dilakukan secara tegas dan terukur sesuai hukum,” ujarnya.

Ia memastikan kehadiran aparat bukan semata penegakan hukum, tetapi juga memberi rasa aman agar masyarakat tetap dapat beraktivitas normal.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, menyebut respons cepat personel di lapangan menjadi kunci mencegah eskalasi.

“Begitu laporan diterima, tim langsung bergerak. Ambulans kami amankan, barang bukti disita, dan saksi diperiksa. Langkah cepat ini penting agar pelayanan kesehatan tidak terganggu dan masyarakat tidak diliputi ketakutan,” katanya.

Saat ini, penyelidikan masih berlangsung untuk mengidentifikasi dan memburu pelaku. Polisi juga telah mengarahkan saksi untuk membuat laporan resmi serta melengkapi administrasi penyidikan.

Peristiwa ini menjadi pengingat betapa vitalnya fasilitas kesehatan di wilayah pedalaman. Ketika ambulans hampir dibakar, yang terancam bukan hanya kendaraan aka tetapi akses hidup masyarakat.

Melalui pengamanan dan penegakan hukum yang berkelanjutan, aparat berharap stabilitas keamanan di Dekai tetap terjaga dan pelayanan publik dapat berjalan tanpa gangguan.(*)

Berita Terkait

Diduga Terlibat Pencurian, Seorang Pemuda Diamankan Polisi Di Jl Busiri
Sasar Kampung Vietnam Dan Sejumlah Penginapan, Aparat Amankan 10 Orang
Diduga Tabrak Lari, Pria 31 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa Di Jalan
Ungkap Pabrik Miras Ilegal di Mimika, Polisi Butuh Keberanian Warga
60 Personel Disiagakan, Polres Mimika Pastikan Agenda IFRC 2026 Berjalan Lancar
Polisi Selidiki Kebakaran Rumah Di Jalan Pendidikan, Penyebabnya Belum Diketahui
Masalah Penganiayaan Di Mimika Timur Berujung Pelemparan Mako Polsek
Polisi KP3 Laut Pomako Melakukan Pemusnahan Ribuan Liter Sopi Dan Cap Tikus Hasil Razia

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:28 WIT

Diduga Terlibat Pencurian, Seorang Pemuda Diamankan Polisi Di Jl Busiri

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:30 WIT

Sasar Kampung Vietnam Dan Sejumlah Penginapan, Aparat Amankan 10 Orang

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:24 WIT

Diduga Tabrak Lari, Pria 31 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa Di Jalan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:12 WIT

Ungkap Pabrik Miras Ilegal di Mimika, Polisi Butuh Keberanian Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:04 WIT

60 Personel Disiagakan, Polres Mimika Pastikan Agenda IFRC 2026 Berjalan Lancar

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:37 WIT

Masalah Penganiayaan Di Mimika Timur Berujung Pelemparan Mako Polsek

Jumat, 23 Oktober 2026 - 17:55 WIT

Polisi KP3 Laut Pomako Melakukan Pemusnahan Ribuan Liter Sopi Dan Cap Tikus Hasil Razia

Kamis, 22 Oktober 2026 - 19:05 WIT

Program Polisi Menyapa Jadi Sarana Edukasi Hukum Polda Papua Kepada Masyarakat

Berita Terbaru