El Nino Masih Mengintai, Asap Dan Karhutla Jadi Ancaman Di Mimika

- Admin

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:43 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Forecaster BMKG Mimika, William Titahena. 

Forecaster BMKG Mimika, William Titahena. 

Timika, mimbarpapua.com — Asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayahi diperkirakan belum akan cepat berakhir. Kondisi tersebut tak lepas dari fenomena El Nino yang diprediksi masih memberikan pengaruh hingga awal 2027.

Minimnya curah hujan di tengah kondisi kering membuat potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tetap tinggi. Bahkan, tanpa penanganan terhadap titik api, sumber asap dikhawatirkan terus bertahan dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Forecaster BMKG Mimika, William Titahena, mengatakan belum dapat memastikan kapan kabut asap akan benar-benar berakhir. Menurutnya, perkembangan El Nino menjadi salah satu indikator penting dalam memantau peluang perubahan cuaca dan peningkatan curah hujan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau ditanya kapan asap ini bisa selesai, mungkin kita tidak bisa menjawab langsung kapan asap selesai. Tapi kita berpatokan terhadap El Niño tersebut,” kata William, Rabu (26/8/2026).

Ia menjelaskan, kondisi kering dengan hujan yang minim membuat api lebih sulit dipadamkan secara alami. Karena itu, tindakan langsung terhadap sumber kebakaran menjadi kunci untuk menghentikan produksi asap.

“Kalau dari pemerintah ada tindak lanjut untuk memadamkan api tersebut, maka asap pun akan berakhir. Karena hujannya minim,” ujarnya.

William memperkirakan, apabila pengaruh El Nino mulai melemah pada akhir 2026 hingga awal 2027, kondisi asap juga berpeluang membaik pada periode tersebut. Namun, hal itu sangat bergantung pada ada tidaknya titik api yang masih aktif.

Dampak asap tak hanya dirasakan masyarakat di darat. Kondisi udara yang pekat juga dapat memengaruhi aktivitas penerbangan karena menurunkan jarak pandang atau visibility.

William mengatakan, asap dengan konsentrasi tinggi dapat membuat jarak pandang turun secara signifikan sehingga berpotensi menghambat proses pendaratan pesawat.

“Dengan kondisi cuaca berasap seperti ini otomatis visibility berkurang. Dari visibility berkurang itu mengakibatkan terganggunya take-off, landing, bukan take-off, landing saja. Terganggunya landing daripada maskapai penerbangan,” jelasnya.

Dalam kondisi normal, jarak pandang untuk mendukung operasional penerbangan umumnya berada di atas 5 kilometer, bahkan dapat mencapai 6 hingga 10 kilometer. Namun ketika asap menurunkan visibility menjadi 5 kilometer, 3 kilometer, hingga sekitar 1 kilometer, kondisi tersebut mulai menjadi perhatian serius bagi penerbangan.

Situasi ini membuat pemantauan cuaca dan visibility menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan serta kelancaran operasional penerbangan di Mimika.

Oleh karena itu selama kondisi kering masih berlangsung, potensi karhutla harus menjadi perhatian bersama. Kecepatan dalam menemukan dan menangani titik api dinilai sangat menentukan agar asap tidak semakin meluas.

Jika titik api tidak segera ditangani, asap bukan hanya menjadi persoalan kualitas udara, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat hingga transportasi udara.(*)

Berita Terkait

Satpol PP Mimika Bongkar Bangunan Liar, Fasilitas Umum Dikembalikan Ke Fungsinya
Warga Jila Trauma, Pemkab Mimika Bergerak Kirim Bantuan Pangan
103 Pasangan Ikuti Isbath Nikah Terpadu Dan Nikah Massal Di Mimika, Wujud Pelayanan Publik Sambut HUT RI Ke-81
OPD Pengelola Retribusi Di Mimika Diberi Pendampingan Penggunaan Aplikasi SINDARA
Bupati Mimika Lantik Kepala Inspektorat, Tunjuk Tiga Plt Untuk Isi Jabatan Kosong
Tindaklanjut Peredaran Miras Lokal, Pemkab Mimika Desak Aparat Tingkat Bawah Perketat Pengawasan 
Drainase Ditutup Warga, Bangunan Di Atas Parit Terancam Dibongkar
Pelajar Timika Turun Ke Jalan, Tuntut Pemerataan Beasiswa Afirmasi

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:43 WIT

El Nino Masih Mengintai, Asap Dan Karhutla Jadi Ancaman Di Mimika

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:37 WIT

Satpol PP Mimika Bongkar Bangunan Liar, Fasilitas Umum Dikembalikan Ke Fungsinya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:50 WIT

Warga Jila Trauma, Pemkab Mimika Bergerak Kirim Bantuan Pangan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:50 WIT

103 Pasangan Ikuti Isbath Nikah Terpadu Dan Nikah Massal Di Mimika, Wujud Pelayanan Publik Sambut HUT RI Ke-81

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:48 WIT

OPD Pengelola Retribusi Di Mimika Diberi Pendampingan Penggunaan Aplikasi SINDARA

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:13 WIT

Bupati Mimika Lantik Kepala Inspektorat, Tunjuk Tiga Plt Untuk Isi Jabatan Kosong

Senin, 11 Mei 2026 - 17:32 WIT

Tindaklanjut Peredaran Miras Lokal, Pemkab Mimika Desak Aparat Tingkat Bawah Perketat Pengawasan 

Kamis, 7 Mei 2026 - 14:58 WIT

Drainase Ditutup Warga, Bangunan Di Atas Parit Terancam Dibongkar

Berita Terbaru