Timika, mimbarpapua.com — Sebanyak 250 personel gabungan yang terdiri dari Polres Mimika, Brimob Batalyon B, Pas Brimob III, dan Kodim 1710/Mimika dikerahkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa yang digelar Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di Kabupaten Mimika, Senin (3/8/2026).
Kabag Ops Polres Mimika, Kompol Hendri A. Korowa, mengatakan ratusan personel tersebut ditempatkan di lima titik strategis, baik di lokasi penyekatan maupun di pusat pelaksanaan aksi, guna memastikan kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Menurut Hendri, aparat sempat membubarkan massa pada pagi hari karena peserta aksi melakukan long march di badan jalan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami mengambil langkah pembubaran karena peserta melakukan long march di jalan, bukan menggunakan kendaraan seperti yang telah diarahkan,” ujarnya usai memimpin pengamanan di kawasan Bundaran Petrosea.
Terkait pelaksanaan aksi yang tetap berlangsung meski sebelumnya disebut tidak mendapat ruang, Hendri menjelaskan bahwa setiap keputusan di lapangan diambil berdasarkan perkembangan situasi dan telah dikoordinasikan dengan Kapolres Mimika.
“Situasi di lapangan terus kami pantau dan seluruh perkembangan telah kami laporkan kepada Bapak Kapolres. Pelaksanaan pengamanan dilakukan sesuai arahan pimpinan,” katanya.
Ia menambahkan, aksi unjuk rasa berakhir tanpa insiden berarti. Setelah kegiatan selesai, personel gabungan turut mengawal massa kembali menuju markas untuk memastikan keamanan tetap terjaga.
“Hingga pengamanan berakhir, situasi di Kota Timika tetap aman dan kondusif,” tutup Hendri.(*)














