KNPB Timika Gelar Mimbar Bebas, Soroti Isu Kemanusiaan Di Papua

- Admin

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:15 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KNPB wilayah Mimika, Yanto Awerkion saat menyampaikan pernyataan

Ketua KNPB wilayah Mimika, Yanto Awerkion saat menyampaikan pernyataan

Timika, mimbarpapua.com — Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Wilayah Timika menggelar mimbar bebas di kawasan Bundaran Petrosea, Senin (3/8/2026), sebagai ruang penyampaian aspirasi masyarakat terkait situasi kemanusiaan di Papua.

Kegiatan tersebut dihadiri berbagai elemen masyarakat, di antaranya tokoh gereja, mahasiswa, dan mama-mama Papua.

Ketua KNPB Wilayah Timika, Yanto Awerkion, mengatakan forum itu bertujuan memberi kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan pandangan mengenai kondisi yang mereka nilai sedang terjadi di berbagai wilayah Papua.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami memberikan kesempatan kepada seluruh rakyat Papua untuk menyampaikan isi hati mereka mengenai situasi kemanusiaan yang sedang terjadi di Tanah Papua,” ujar Yanto.

Dalam penyampaiannya, Yanto meminta pemerintah pusat agar mengedepankan penyelesaian. Menurutnya, upaya mencari solusi dinilai lebih penting agar masyarakat Papua dapat hidup aman, damai, dan sejahtera di tanahnya sendiri.

Pada kesempatan yang sama, Yanto juga menyampaikan pandangan KNPB yang menyebut situasi di Papua sebagai kondisi “darurat militer dan kemanusiaan”.

Ia memaparkan data yang diklaim KNPB, yakni sebanyak 125.931 warga sipil mengungsi di berbagai wilayah Papua. Selain itu, KNPB mengklaim terdapat 503 warga sipil meninggal dunia sepanjang periode 2018 hingga 2026.

KNPB juga mengklaim terdapat 300 anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) serta 162 personel TNI dan Polri yang menjadi korban dalam rentang waktu yang sama.

Yanto berharap tidak ada lagi korban jiwa, baik dari kalangan masyarakat Papua maupun non-Papua. Ia juga meminta pemerintah memberikan perhatian serius terhadap persoalan kemanusiaan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.

Menutup pernyataannya, Yanto menegaskan bahwa KNPB Wilayah Timika tetap mengedepankan prinsip-prinsip kemanusiaan dalam perjuangan yang mereka lakukan serta menyatakan kegiatan mimbar bebas tersebut difokuskan untuk menyuarakan isu-isu kemanusiaan di Papua.(*)

Berita Terkait

Satu Jaringan Terbongkar, Tiga Terduga Pengedar Sabu Diamankan Polres Mimika
Upaya Pulangkan 7 Warga Jila, Kapolda Minta Semua Pihak Hindari Konflik
Satgas Damai Cartenz Amankan Tiga Orang Terkait Peredaran Amunisi Ilegal Di Timika
Satgas Damai Cartenz Amankan DPO YYS, Pengembangan Jaringan Senjata Dan Amunisi Di Argapura
Motor Masih Menyala, Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Parit
Cegah Tawuran Kembali Terjadi, Polres Mimika Tingkatkan Patroli Dan Pembinaan Pelajar
Polisi Dalami Kasus Pria Ditemukan Tewas Dengan Anak Panah Wayer Menancap Di Dada
Akun Medsos Diduga Provokasi Pelajar, Polres Mimika Tingkatkan Patroli

Berita Terkait

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:57 WIT

Satu Jaringan Terbongkar, Tiga Terduga Pengedar Sabu Diamankan Polres Mimika

Kamis, 1 Oktober 2026 - 18:52 WIT

Upaya Pulangkan 7 Warga Jila, Kapolda Minta Semua Pihak Hindari Konflik

Kamis, 1 Oktober 2026 - 10:52 WIT

Satgas Damai Cartenz Amankan Tiga Orang Terkait Peredaran Amunisi Ilegal Di Timika

Rabu, 30 September 2026 - 16:18 WIT

Satgas Damai Cartenz Amankan DPO YYS, Pengembangan Jaringan Senjata Dan Amunisi Di Argapura

Rabu, 30 September 2026 - 13:18 WIT

Motor Masih Menyala, Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Parit

Senin, 28 September 2026 - 13:53 WIT

Polisi Dalami Kasus Pria Ditemukan Tewas Dengan Anak Panah Wayer Menancap Di Dada

Senin, 28 September 2026 - 13:48 WIT

Akun Medsos Diduga Provokasi Pelajar, Polres Mimika Tingkatkan Patroli

Senin, 28 September 2026 - 13:43 WIT

Belasan Pelajar Diamankan Saat Jam Belajar, Polisi Telusuri Dugaan Keterlibatan Tawuran

Berita Terbaru