Kompolnas : Jauhi Kekerasan, Mari Bangun Papua

- Admin

Kamis, 14 Agustus 2025 - 06:07 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Mochammad Choirul Anam

Anggota Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Mochammad Choirul Anam

Timika, mimbarpapua.com – Anggota Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Mochammad Choirul Anam mengajak semua pihak untuk mencari jalan-jalan damai yang jauh dari berbagai tindakan kekerasan.

Hal ini menyikapi kejadian di KM 126 Kampung Aibore Distrik Sirowo Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah Rabu (13/08/2025) yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) terhadap dua personel Brimob Batalion C Pelopor Nabire.

“Kami turut berbelasungkawa atas peristiwa tadi yang pada akhirnya dua nyawa gugur dalam tugas,” ucap Choirul Anam saat ditemui seusai melakukan kunker di Polsek Kuala Kencana, Rabu (13/08/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Oleh karena itu dirinya mengajak semua pihak untuk mencari jalan-jalan damai yang jauh dari berbagai tindakan kekerasan.

“Karena apapun dinamika yang terjadi di Papua, ketika pilhannya adalah jalan damai maka yang akan mendapatkan manfaat adalah masyarakat Papua sendiri. Jadi kalau ada masalah kekerasan seperti ini, yang rugi juga masyarakat Papua juga bukan hanya yang gugur,”kata Choirul Anam.

Disampaikannya bahwa dari informasi yang diterima ke dua personel yang gugur itu sedang melaksanakan pengamanan dilokasi pengerjaan jalan.

“Kalau seperti inikan bisa mengganggu infrastruktur dan sebagainya. Oleh karena itu sekali lagi kami mengajak agar peristiwa ini tidak terjadi kembali. Perlu dilakukan pendekatan perdamaian, dialog dan sebagainya untuk kesejahteraan dan keamanan masyarakat Papua itu sendri,”ujarnya.

Menurut Choirul Anam, dengan adanya peristiwa ini menjadi refleksi bersama, dan diharapkan semua bahu membahu agar pembangunan di Papua bisa berjalan dengan lancar. Salah satunya adalah masyarakat harus melindungi dan menghormati

petugas keamanan khususnya kepolisian.

Perlu diketahui, berdasarkan informasi yang diperoleh, dua personel Brimob Batalion C Pelopor Nabire yang gugur di KM 126 Kampung Aibore Distrik Sirowo,Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Rabu (13/08/2025) yakni Brigadir Arif Ardiansyah dan Bripda Nelson Runaki. (*)

Berita Terkait

Polisi Minta Warga Kwamki Narama Tetap Tenang, Kasus Pembunuhan Di Kwamki Diproses Sebagai Tindak Pidana
Mimika Butuh Langkah Tegas, YLBH Papua Tengah Dorong Operasi Keamanan Terpadu
250 Personel Gabungan Kawal Aksi KNPB Di Timika, Pengamanan Berlangsung Kondusif
KNPB Timika Gelar Mimbar Bebas, Soroti Isu Kemanusiaan Di Papua
Polres Mimika Tolak Aksi KNPB, Kapolres Tegaskan Massa Yang Tetap Bergerak Akan Ditindak
Kapolres Mimika: Tak Ada Toleransi Untuk Pembunuhan Di Kwamki Narama, Pelaku Akan Diburu Hingga Tertangkap
Kapolres Mimika Ungkap Kronologi Penembakan Yang Libatkan Anggota Polsek Bandara
Sopir Mengantuk, Truk Bermuatan Kayu Terjun Ke Jurang Di Logpong, Satu Orang Luka Berat

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 11:32 WIT

Polisi Minta Warga Kwamki Narama Tetap Tenang, Kasus Pembunuhan Di Kwamki Diproses Sebagai Tindak Pidana

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:20 WIT

250 Personel Gabungan Kawal Aksi KNPB Di Timika, Pengamanan Berlangsung Kondusif

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:15 WIT

KNPB Timika Gelar Mimbar Bebas, Soroti Isu Kemanusiaan Di Papua

Minggu, 2 Agustus 2026 - 20:03 WIT

Polres Mimika Tolak Aksi KNPB, Kapolres Tegaskan Massa Yang Tetap Bergerak Akan Ditindak

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:57 WIT

Kapolres Mimika: Tak Ada Toleransi Untuk Pembunuhan Di Kwamki Narama, Pelaku Akan Diburu Hingga Tertangkap

Minggu, 2 Agustus 2026 - 19:50 WIT

Kapolres Mimika Ungkap Kronologi Penembakan Yang Libatkan Anggota Polsek Bandara

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:30 WIT

Sopir Mengantuk, Truk Bermuatan Kayu Terjun Ke Jurang Di Logpong, Satu Orang Luka Berat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 21:24 WIT

Curanmor Diselesaikan Lewat Restorative Justice, Polres Mimika Kedepankan Keadilan Dan Perdamaian

Berita Terbaru