Upah Jadi Sorotan, TKBM Pelabuhan Pomako Adukan Persoalan Ke DPRK Mimika

- Admin

Kamis, 13 Agustus 2026 - 22:00 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana saat aksi demo yang dilakukan oleh TKBM Pelabuhan Pomako. 

Suasana saat aksi demo yang dilakukan oleh TKBM Pelabuhan Pomako. 

Timika, mimbarpapua.com – Persoalan pembayaran upah dan kesejahteraan menjadi sorotan utama puluhan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Pomako. Mereka mendatangi Kantor DPRK Mimika, Kamis (13/8/2026), untuk menyampaikan langsung berbagai keluhan yang selama ini mereka hadapi.

Dalam aksi damai tersebut, para TKBM meminta DPRK Mimika memanggil Badan Pengurus Koperasi TKBM Pelabuhan Pomako untuk mengikuti rapat dengar pendapat (RDP). Mereka berharap forum itu dapat menjadi ruang untuk membahas persoalan secara terbuka sekaligus menghasilkan solusi yang berpihak pada kepentingan pekerja.

Salah satu pengawas TKBM, Herman Piwir, mengatakan persoalan pembayaran upah menjadi keluhan yang paling mendasar. Menurutnya, pekerja kerap harus menunggu dalam waktu lama untuk menerima hak mereka, bahkan hingga larut malam atau dini hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bahkan menunggu sampai subuh tidak makan, tidak dibayar. Padahal bendahara sudah menerima uang dari ekspedisi,” ujar Herman.

Kondisi tersebut, kata dia, membuat para pekerja merasa hak mereka belum mendapatkan perhatian sebagaimana mestinya. Karena itu, mereka memilih membawa persoalan tersebut ke DPRK Mimika agar dapat ditindaklanjuti bersama pihak-pihak terkait.

Selain masalah upah, para TKBM juga membawa sekitar 20 tuntutan lainnya. Aspirasi tersebut antara lain menyangkut peningkatan kesejahteraan ekonomi, penyediaan rumah layak huni, pembenahan fasilitas Pelabuhan Pomako, pembangunan pos keamanan, serta pemeriksaan terhadap bendahara dan pengurus TKBM.

Para pekerja juga meminta pemerintah memberikan perhatian lebih terhadap kondisi TKBM Pelabuhan Pomako yang disebut seluruhnya merupakan Orang Asli Papua (OAP).

Menurut mereka, TKBM memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas bongkar muat dan perputaran ekonomi di Kabupaten Mimika. Karena itu, persoalan yang berkaitan dengan hak dan kesejahteraan pekerja dinilai perlu segera diselesaikan.

Melalui RDP yang diharapkan digelar bersama DPRK Mimika, pengurus TKBM, dan pihak terkait lainnya, para pekerja ingin memperoleh kejelasan mengenai mekanisme pembayaran upah serta tata kelola koperasi.

Mereka berharap pertemuan tersebut tidak berhenti pada pembahasan semata, tetapi menghasilkan langkah konkret untuk memastikan pembayaran upah berjalan transparan, tepat waktu, dan kesejahteraan TKBM Pelabuhan Pomako dapat lebih diperhatikan.(*)

Berita Terkait

Kapolres Mimika Sambangi Rumah Duka, Pastikan Pencarian Korban Jila Terus Dilakukan
Masuk Rumah Saat Malam, Sosok Bermasker Diduga Berkaitan dengan Kematian Seorang Warga
Razia THM Di Timika, Polisi Temukan Satu Pramuria Positif Narkoba
Saat Ambulans Rusak, Bhabinkamtibmas Antar Ibu Hamil Ke Bandara Dengan Motor Dinas
Polisi Kejar Titik Terang Kematian SM Di Kawasan Kali Kum-kum
Ditemukan Meninggal Dalam Rumah, Polisi: Tidak Temukan Adanya Tanda Kekerasan
Gerak Cepat Polisi Jinakkan Dua Titik Karhutla Di Yendidori, Satu Water Cannon Dikerahkan
Polisi Putus Jalur Ganja Jayapura – Timika, Barang Bukti Dimusnahkan

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 15:46 WIT

Kapolres Mimika Sambangi Rumah Duka, Pastikan Pencarian Korban Jila Terus Dilakukan

Kamis, 10 September 2026 - 09:33 WIT

Masuk Rumah Saat Malam, Sosok Bermasker Diduga Berkaitan dengan Kematian Seorang Warga

Rabu, 9 September 2026 - 21:23 WIT

Razia THM Di Timika, Polisi Temukan Satu Pramuria Positif Narkoba

Rabu, 9 September 2026 - 20:08 WIT

Polisi Kejar Titik Terang Kematian SM Di Kawasan Kali Kum-kum

Selasa, 8 September 2026 - 14:45 WIT

Ditemukan Meninggal Dalam Rumah, Polisi: Tidak Temukan Adanya Tanda Kekerasan

Selasa, 8 September 2026 - 14:38 WIT

Gerak Cepat Polisi Jinakkan Dua Titik Karhutla Di Yendidori, Satu Water Cannon Dikerahkan

Selasa, 8 September 2026 - 14:32 WIT

Polisi Putus Jalur Ganja Jayapura – Timika, Barang Bukti Dimusnahkan

Senin, 7 September 2026 - 20:15 WIT

Polisi Tetapkan Empat Jadi Tersangka Kasus Membawa Senjata Tajam

Berita Terbaru