Puncak Jaya, mimbarpapua.com — Membangun keamanan tidak selalu harus dilakukan dengan pendekatan penegakan hukum. Bagi Polsek Illu, Zona II, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, kedekatan dan komunikasi dengan masyarakat menjadi salah satu kunci penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
Kapolsek Illu, IPTU Rajab Ilyas, S.H., secara aktif turun langsung menyambangi masyarakat di wilayah hukumnya. Silaturahmi dilakukan dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, dan tokoh masyarakat.
Dalam setiap kunjungan, Rajab tidak sekadar hadir sebagai aparat kepolisian. Ia membuka ruang dialog dengan warga untuk mendengar langsung aspirasi, keluhan, serta berbagai persoalan yang berkaitan dengan keamanan dan kehidupan sosial masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kedekatan tersebut terlihat dalam salah satu momen silaturahmi ketika Kapolsek Illu bertemu dengan seorang tokoh masyarakat. Keduanya tampak akrab dan saling berpelukan, mencerminkan hubungan yang dibangun atas dasar kepercayaan dan kebersamaan.
“Kegiatan silaturahmi ini merupakan agenda yang kami laksanakan untuk mendengarkan langsung aspirasi, keluhan maupun masukan dari masyarakat, khususnya para tokoh adat dan agama,” ujar Rajab.
Ia menegaskan, keberadaan polisi di tengah masyarakat bukan hanya untuk melakukan penindakan ketika terjadi pelanggaran hukum. Lebih dari itu, kepolisian memiliki tanggung jawab untuk hadir sebagai pelindung, pengayom, sekaligus mitra masyarakat.
“Momen kebersamaan seperti ini bukan sekadar basa-basi, tetapi merupakan wujud nyata sinergitas dan keharmonisan yang ingin terus kita bangun. Kami di Polsek Illu menganggap masyarakat sebagai mitra utama dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif,” katanya.
Berbagai persoalan dibahas secara terbuka dalam pertemuan tersebut, mulai dari keamanan lingkungan, upaya mencegah tindak kejahatan, hingga pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.
Pendekatan humanis yang dilakukan jajaran Polsek Illu pun mendapat respons positif dari masyarakat. Kehadiran polisi yang mau turun langsung dan berbaur dinilai dapat membuka ruang komunikasi yang lebih dekat antara aparat dan warga.
Salah seorang tokoh masyarakat menyampaikan apresiasi atas langkah Kapolsek Illu yang dinilai mampu membangun hubungan secara langsung dengan masyarakat adat.
“Kami sangat menghargai kunjungan Bapak Kapolsek yang turun langsung menyapa warga. Sikap humanis seperti ini yang kami harapkan, di mana polisi tidak hanya sekadar penegak hukum, tetapi juga hadir sebagai pelindung dan pengayom yang bisa berbaur dengan masyarakat adat,” ujarnya.
Bagi Polsek Illu, keamanan bukan semata-mata tugas aparat kepolisian. Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam mendeteksi potensi gangguan sejak dini sekaligus mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang muncul.
Melalui komunikasi yang terbuka, pendekatan kekeluargaan, dan sinergi dengan para tokoh masyarakat, Polsek Illu berharap kepercayaan antara polisi dan masyarakat semakin kuat.
Sebab, ketika polisi dan masyarakat berjalan bersama, menjaga keamanan bukan lagi sekadar tugas aparat, tetapi menjadi tanggung jawab bersama untuk menciptakan wilayah yang aman, damai, dan kondusif.(*)














