Hadapi Beragam Situasi Kamtibmas, Polda Papua Tengah Perkuat Kesiapsiagaan Lewat Simulasi

- Admin

Rabu, 12 Agustus 2026 - 14:36 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana saat latihan simulasi sistem pengamanan kota. 

Suasana saat latihan simulasi sistem pengamanan kota. 

Timika, mimbarpapua.com — Kepolisian Daerah (Polda) Papua Tengah bersama Polres Mimika dan jajaran Brimob menggelar latihan simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota) sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), termasuk aksi unjuk rasa yang berujung ricuh.

Latihan tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan evaluasi Gelar Operasional Triwulan I Polda Papua Tengah. Dalam simulasi, personel memperagakan tahapan penanganan aksi massa sesuai prosedur operasional standar (SOP), mulai dari situasi kondusif hingga kondisi yang berkembang menjadi kericuhan.

Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini,mengatakan, latihan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan personel Polres Mimika dan dua satuan Brimob.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Latihan terpadu kita dengan Brimob, dari Polres Mimika dengan Brimob. Di sini Brimob itu ada dua satuan, yakni organik Yon B yang berada di bawah Satbrimob Polda Papua Tengah, dan Pas 3 Brimob yang berada di bawah Korbrimob,” ujar Kapolda Papua Tengah.

Menurutnya, keterpaduan antarunsur dalam latihan menjadi penting untuk memastikan setiap personel memahami mekanisme penanganan aksi unjuk rasa yang berkembang menjadi situasi ricuh.

“Terlihat dari keterpaduan latihan ini, teman-teman bisa lihat, seperti inilah mekanisme kita penanganan unjuk rasa yang berakhir ricuh, sesuai SOP yang kami miliki,” katanya.

Kapolda menegaskan latihan serupa akan terus ditingkatkan secara berkala. Hal itu dilakukan untuk membiasakan personel menghadapi berbagai skenario sehingga ketika terjadi insiden di lapangan, setiap anggota telah memahami langkah dan tahapan yang harus dilakukan.

“Ke depan latihan ini akan kita giatkan terus untuk membiasakan anggota kita dengan prosedur latihan ini, ketika terjadi insiden yang ini protapnya seperti itu, langkah-langkah dan tahapannya,” jelasnya.

Meski demikian, penerapan prosedur pengamanan tidak dilakukan secara kaku. Menurut Kapolda, setiap penanganan tetap harus disesuaikan dengan karakteristik dan kondisi masyarakat di wilayah hukum Polda Papua Tengah.

“Tentunya kita sesuaikan dengan kondisi masyarakat yang kita hadapi. Kalau masyarakat pakai panah, kita tidak full seperti protap, tapi tahapannya seperti itu penanganannya,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Mimika,AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, menjelaskan bahwa latihan Sispamkota tersebut merupakan bagian dari rangkaian evaluasi Gelar Operasional Polda Papua Tengah yang kebetulan dilaksanakan di Mimika.

“Ini sebenarnya juga dalam rangka rangkaian kegiatan evaluasi Gelar Operasional Triwulan I Polda Papua Tengah. Kebetulan dilaksanakannya di sini, sehingga kita juga menunjukkan kesiapsiagaan kita dalam rangka pengamanan sistem pengamanan kota,” kata Kapolres Mimika.

Ia menekankan bahwa latihan tersebut bukan karena adanya rencana aksi demonstrasi maupun indikasi gangguan keamanan tertentu. Latihan merupakan agenda kesiapsiagaan yang harus dilakukan secara berkelanjutan.

“Latihan yang dilakukan itu bukan cuma dalam rangka kalau ada mau demo atau tidak, tapi ini untuk menunjukkan kita ini selalu siap. Situasi damai, situasi tidak baik pun, kita harus selalu siap,” tegasnya.

Kapolres menambahkan, kesiapsiagaan tidak boleh dibangun ketika situasi sudah terlanjur terjadi. Karena itu, latihan harus dilakukan secara rutin agar personel selalu siap menghadapi berbagai kemungkinan di lapangan.

“Bukan karena mau menghadapi ada situasi masalah dulu, kita baru latihan untuk mensimulasikan kalau masalah itu terjadi. Tidak. Tapi ini memang latihan yang memang harus dilakukan untuk menunjukkan kesiapsiagaan kita dalam setiap waktu,” pungkasnya.

Melalui latihan terpadu tersebut, Polda Papua Tengah menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kemampuan, koordinasi, dan kesiapan personel dalam menghadapi berbagai dinamika Kamtibmas, dengan tetap mengedepankan prosedur serta penyesuaian terhadap kondisi di lapangan.(*)

Berita Terkait

Propam Polres Mimika Ingatkan Personel Pentingnya Disiplin Dan Kerapian
Saat Jam Belajar, 27 Pelajar Malah Nongkrong, Dan Yang Lain Kedapatan Main Judi Slot
Aktivitas Pendulangan Di Tanggul Barat Ditertibkan, Tujuh Camp Dibongkar
Pastikan Kamtibmas Kondusif, Personel Gabungan Lakukan Patroli Skala Besar
Polres Mimika Wanti-Wanti Bahaya Petasan Rakitan, Orang Tua Diminta Lebih Awasi Anak
Kapolda Papua Tengah Turun Atur Lalu Lintas, Lanjut Ingatkan Pelajar Nabire Jauhi Narkoba Dan Bullying
Cegah Tawuran Berbahaya, Polisi Sita Sejumlah Meriam Spirtus Di Nawaripi
Seorang Anak Terkena Panah Usai Pulang Mencari Ikan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:07 WIT

Propam Polres Mimika Ingatkan Personel Pentingnya Disiplin Dan Kerapian

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:02 WIT

Saat Jam Belajar, 27 Pelajar Malah Nongkrong, Dan Yang Lain Kedapatan Main Judi Slot

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:38 WIT

Aktivitas Pendulangan Di Tanggul Barat Ditertibkan, Tujuh Camp Dibongkar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:52 WIT

Pastikan Kamtibmas Kondusif, Personel Gabungan Lakukan Patroli Skala Besar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:37 WIT

Kapolda Papua Tengah Turun Atur Lalu Lintas, Lanjut Ingatkan Pelajar Nabire Jauhi Narkoba Dan Bullying

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:25 WIT

Cegah Tawuran Berbahaya, Polisi Sita Sejumlah Meriam Spirtus Di Nawaripi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:38 WIT

Seorang Anak Terkena Panah Usai Pulang Mencari Ikan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:34 WIT

Gotong Royong Warga Sempan, Pos PEKA Hadir Jadi Garda Keamanan Lingkungan

Berita Terbaru