Timika, mimbarpapua.com – Untuk mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal serta meningkatkan kualitas dan daya saing produk, Pemerintah Kabupaten Mimika, melalui Dinas Koperasi dan UKM, menyelenggarakan program pelatihan.
Program ini mencakup berbagai keahlian, mulai dari Pelatihan barista kopi, pengolahan pangan lokal dan kuliner, hingga pembuatan kerajinan tangan, aksesoris, ukiran, dan noken.
Kegiatan itu diikuti oleh perwakilan pelaku usaha di Mimika, dan dibuka secara langsung oleh perwakilan Pemkab Mimika, Asisten II Setda Mimika, Frans Kambu, Senin (8/12/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pelatihan yang dilaksanakan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan investasi penting untuk ekonomi masa depan rakyat Mimika,” kata Asisten II Setda Mimika, Frans Kambu saat memberikan sambutan.
Disampaikan Frans bahwa melalui pelatihan barista kopi, diharapkan mampu mempromosikan dan mengangkat potensi biji kopi Mimika ke panggung luar Mimika.
“Harapannya kedepan potensi biji kopi di Mimika bisa di lirik dan dikenal luas di luar Mimika,” ujarnya.
Selain itu, kata Frans bahwa bahan pangan yang selama ini dianggap sederhana diharapkan dapat diolah menjadi produk bernilai jual dan berdaya saing di Mimika maupun diluar.
“Salah satunya Noken yang telah diakui UNESCO diharapkan tidak hanya lestari sebagai simbol tradisi, tetapi juga mampu menembus pasar modern nasional hingga internasional,” katanya.
Sementara itu Direktur Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Masyarakat Kopi Indonesia, Marthin Lase mengatakan, pelatihan ini tidak hanya berfokus pada kualitas racikan kopi, tetapi juga pada aspek hospitality yang menjadi bagian penting dalam industri kopi.
“Tujuan kami yaitu untuk membantu para barista di Mimika tingkatkan kualitas, membangun citra kopi Mimika agar dikenal pada tingkat nasional bahkan internasional,” ujarnya.
Sedangkan Plt Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Mimika, Samuel Yogi, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen bersama antara Kementerian Koperasi dan UMKM, Kementerian UMKM, serta Pemerintah Kabupaten Mimika.
“Pelatihan ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan UMKM Mimika, agar potensi lokal menjadi kekuatan utama dalam membangun ekonomi daerah yang berkelanjutan,” harapnya. (*)









