Timika, mimbarpapua.com – Bupati Mimika yang juga menjabat sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mimika, Johannes Rettob, mendorong para relawan PMI untuk menjadi ujung tombak dalam menjalankan misi kemanusiaan di tengah masyarakat.
Hal itu disampaikan Bupati Johannes dalam pelatihan pertolongan pertama tingkat dasar PMI Kabupaten Mimika, yang berlangsung di Hotel Front One Papua Lestari, Timika, pada Kamis (13/11/2025). Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta dari berbagai kalangan, termasuk pelajar dan masyarakat umum.
Dalam arahannya, Bupati Johannes Rettob menegaskan pentingnya peran PMI sebagai organisasi kemanusiaan yang selalu hadir di garis depan ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya berharap Bapak-Ibu sekalian, anak-anakku, mengikuti pelatihan dasar ini dengan baik. Pemerintah Kabupaten Mimika memberikan tanggung jawab besar kepada Palang Merah Indonesia untuk terus hadir membantu masyarakat,” ujar Johannes.
Menurutnya, pelatihan dasar ini merupakan langkah penting dalam membentuk relawan yang tangguh, sigap, dan terlatih menghadapi berbagai kondisi darurat, baik di lingkungan sekolah, tempat kerja, maupun di tengah masyarakat.
Meski mengakui belum terlalu aktif dalam kegiatan PMI, Johannes menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program-program kemanusiaan di Kabupaten Mimika.
“Kita tidak tahu kapan musibah datang. Karena itu, saya ingin para peserta menjadi ujung tombak dalam setiap tindakan kemanusiaan. Keterampilan yang diperoleh dari pelatihan ini sangat penting untuk menolong sesama,” tambahnya.
Kegiatan pelatihan dasar PMI ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan relawan di Kabupaten Mimika, agar mampu memberikan pertolongan pertama dan layanan kemanusiaan secara cepat dan tepat ketika terjadi keadaan darurat di masyarakat. (hn)









