Timika, mimbarpapua.com – Harapan baru bagi masyarakat pedalaman kembali hadir melalui program TNI AD dalam kegiatan TMMD Reguler ke-128, upaya penyediaan air bersih di Kampung Keakwa, Mimika, mulai menunjukkan titik terang.
Dengan memanfaatkan teknologi geolistrik, Satgas TMMD berhasil mengidentifikasi titik-titik potensial sumber air di bawah permukaan tanah. Metode ini dinilai efektif untuk meminimalisir risiko kegagalan dalam pengeboran sumur bor, sekaligus memastikan ketersediaan air yang cukup dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Bati Bakti Satgas TMMD, Serda Yohanis Patadungan, menjelaskan bahwa proses survei dilakukan secara cermat dengan mempertimbangkan kondisi geologi serta kebutuhan warga. Dari hasil tersebut, lima titik telah ditetapkan sebagai lokasi pengeboran sumur.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penentuan ini dilakukan dengan teliti agar sumur yang dibangun mampu menghasilkan debit air yang memadai untuk kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Program ini merupakan bagian dari inisiatif “Manunggal Air” yang diusung TNI AD guna memperluas akses air bersih di wilayah yang masih mengalami keterbatasan sumber air, khususnya daerah terpencil.
Dengan terealisasinya pembangunan lima sumur bor tersebut, masyarakat Kampung Keakwa diharapkan tidak lagi kesulitan mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari-hari, mulai dari minum, memasak hingga sanitasi.
Kehadiran Satgas TMMD di tengah masyarakat pun menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan rakyat dalam mendorong pembangunan serta meningkatkan kualitas hidup di wilayah pedalaman.(*)














