Protes Kepada PTFI, Masyarakat Lakukan Aksi Demo

- Admin

Senin, 17 November 2025 - 19:59 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana saat aksi demo yang dilakukan oleh masyarakat di halaman kantor YPMAK.

Suasana saat aksi demo yang dilakukan oleh masyarakat di halaman kantor YPMAK.

Timika, mimbarpapua.com – Protes kepada manajemen PT Freeport Indonesia, masyarakat yang tergabung dalam wadah Forum Pemilik Hak Sulung (FPHS) dan Lembaga Masyarakat Adat Tsingwarop (Tsinga – Waa/Banti – Aroanop) melakukan aksi demo Kantor YPMAK pada Senin (17/11/2025).

Pantauan media ini dilapangan, aksi demo ini terkait tuntutan kompensasi 10 persen dari pendapatan bersih tahunan (2023-2041) yang tidak diakomodir oleh PT Freeport Indonesia.

Dalam aksi tersebut terlihat masyarakat juga melakukan pembakaran ban bekas sebagai bentuk protes. Aksi tersebut juga mendapat pengamanan ketat dari pihak Kepolisian Mimika.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Aksi hari ini terkait proses negosiasi kompensasi kepada manajemen PT Freeport, dalam hal ini terkait kesepakatan yang sudah dibuat. Dan kami sudah bersepakat didalam perjanjian amdal di tahun 2023, namun itu tidak didengar,” kata Arnold Beanal selaku Ketua LMA Tsingwarop.

Menurutnya bahwa Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sudah keluarkan undangan kepada PT Freeport Indonesia bersama dengan masyarakat pada tanggal 6 Agustus lalu.

“Itu difasilitasi oleh Menteri terkait kompensasi ini. Namun saat itu mereka mengutus orang yang tidak bisa mengambil keputusan itu, sehingga kami balik dan berkoordinasi dengan Kapolres untuk menjadi mediator agar mempertemukan PT FI dengan kami, dan itupun tidak berhasil,”ujarnya.

Dengan aksi yang digelar hari ini dirinya berharap ada jawaban dari manajemen PT FI.

“Namun jika tidak ada jawaban maka kami akan adakan aksi lanjutan,” tegas Arnold.

Ditambahkan koordinator aksi, Litinus Niwilingame bahwa aksi protes keras kepada pimpinan manajemen PT FI, karena tidak mampu mengakomodir untuk kepentingan rakyat.

“Mereka selalu mengabaikan. Kami protes di sini agar PT Freeport hadir dan duduk bersama kami lanjutkan tuntutan kami, yakni kami minta 10 persen dari nilai kompensasi,”ujarnya.

Lanjutnya,” Jadi kami memperjuangkannya nasib hidup masyarakat,”sambung Litinus. (*)

Berita Terkait

Masyarakat Diminta Bijak Dalam Menerima Informasi Dan Tidak Langsung Mempercai
Dua Pramuria Di Lokalisasi Kilo 10 Dinyatakan Positif Narkoba
Dua Siswa di Timika Jalani Rehabilitasi Gegera Konsumsi Narkoba Jenis Tembakau Sintetis
Lakukan Sweeping, Polisi Sita Sejumlah Sajam Dan Katapel
Amankan Jalannya Aksi Demo, 120 Personel Gabungan Dikerahkan
Inilah Kronologis Tersangka Tega Membakar Korban
Polisi Lakukan Penyelidikan Pengemudi Tabrak Lari
Polisi Terus Ungkap Peredaran Narkotika, Satu Pengedar Kembali Tertangkap

Berita Terkait

Kamis, 11 Desember 2025 - 16:57 WIT

Masyarakat Diminta Bijak Dalam Menerima Informasi Dan Tidak Langsung Mempercai

Kamis, 11 Desember 2025 - 16:52 WIT

Dua Pramuria Di Lokalisasi Kilo 10 Dinyatakan Positif Narkoba

Kamis, 11 Desember 2025 - 16:49 WIT

Dua Siswa di Timika Jalani Rehabilitasi Gegera Konsumsi Narkoba Jenis Tembakau Sintetis

Kamis, 11 Desember 2025 - 16:45 WIT

Lakukan Sweeping, Polisi Sita Sejumlah Sajam Dan Katapel

Kamis, 11 Desember 2025 - 16:41 WIT

Amankan Jalannya Aksi Demo, 120 Personel Gabungan Dikerahkan

Selasa, 9 Desember 2025 - 17:00 WIT

Inilah Kronologis Tersangka Tega Membakar Korban

Selasa, 9 Desember 2025 - 16:55 WIT

Polisi Lakukan Penyelidikan Pengemudi Tabrak Lari

Selasa, 9 Desember 2025 - 16:50 WIT

Polisi Terus Ungkap Peredaran Narkotika, Satu Pengedar Kembali Tertangkap

Berita Terbaru

Nampak personel Polres Mimika mengamankan sajam saat melakukan sweeping di dekat bundaran Timika Indah.

Hukrim

Lakukan Sweeping, Polisi Sita Sejumlah Sajam Dan Katapel

Kamis, 11 Des 2025 - 16:45 WIT