Polisi Masih Dalami Motif Seorang Pria Gantung Diri

- Admin

Senin, 16 Maret 2026 - 17:14 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nampak posisi korban masih dalam posisi tergantung

Nampak posisi korban masih dalam posisi tergantung

Timika, mimbarpapua.com – Seorang pria yang diketahui berinisial YS warga berdomisili di belakang kompleks Pasar Damai, Jalan Leo Mamiri ditemukan meninggal dunia dalam kamar kosannya dengan posisi tergantung (gantung diri), Senin (16/03/2026) siang.

Kapolsek Mimika Baru melalui Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru Ipda Teguh Krisandi Fardha, S.Tr.K, MH membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Benar, dan saat ini untuk motifnya kita sedang dalami,” ujarnya saat ditemui media di RSUD Mimika.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diterangkan Ipda Teguh bahwa pada saat mendapatkan informasi dari masyarakat adanya peristiwa tersebut , pihaknya langsung menuju lokasi kejadian.

“Saat tiba dilokasi posisi korban masih dalam posisi tergantung dengan mengenakan baju corak belang merah pituh dan celana selutut warna abu-abu,” terangnya.

Disampaikan juga bahwa dari keterangan saksi itu awalnya tidak ada tanda-tanda yang mencurigakan. Namun dari dari keterangan tetangga kosan sempat terdengar ada suara gaduh.

“Karena merasa tidak enak, tetangga tersebut mengintip dan ditemukan korban sudah dalam posisi tergantung,” kata Kanit Reskrim Polsek Mimika Baru.

Lanjutnya,”Kita juga dapat informasi dari saksi bahwasanya dirinya sempat dihubungi oleh seorang wanita yang kita juga belum tahu statusnya, dimana menyampaikan pesan untuk melihat ke sebelah jangan sampai dia melakukan hal tersebut (gantung diri). Itu juga kita masih dalami,”sambungnya.

Menurut Ipda Teguh bahwa bahan yang digunakan oleh korban untuk mengakhiri hidupnya dengan gantung diri bukan dari tali melainkan kain.

“BB yang sudah diamankan baru HP milik korban, nanti kita akan koordinasikan lagi dengan tim Inafis Polres Mimika terkait hasil olah TKP nya,” ujarnya. (*)

Berita Terkait

Kasus Penganiayaan Di Depan Pondok Amor, Polisi Kejar Jejak Pelaku
Nakes Dievakuasi Dari Jila, Polisi Siapkan Kolaborasi Bantu Warga
Kemarau Mulai Mengancam Ketersediaan Air Di Pesisir Mimika
Mile 61 Tembagapura Dikabarkan Terdengar Bunyi Tembakan, Polisi: Belum Ada Konfirmasi
Jejak Sembilan Warga Masih Dicari, Polisi Pastikan Jila Tetap Kondusif
Warga Jila Berharap Keluarga Yang Dibawa Paksa Segera Pulang, Bantuan Logistik Ringankan Beban Warga
Demi Keselamatan Warga, TNI Dan Pemkab Mimika Bersatu Tangani Situasi Jila
TNI Angkut Bantuan Ke Jila, 700 Kg Logistik Dikirim Untuk Warga Terdampak Konflik

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:31 WIT

Kasus Penganiayaan Di Depan Pondok Amor, Polisi Kejar Jejak Pelaku

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:26 WIT

Nakes Dievakuasi Dari Jila, Polisi Siapkan Kolaborasi Bantu Warga

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:51 WIT

Kemarau Mulai Mengancam Ketersediaan Air Di Pesisir Mimika

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:43 WIT

Mile 61 Tembagapura Dikabarkan Terdengar Bunyi Tembakan, Polisi: Belum Ada Konfirmasi

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:39 WIT

Jejak Sembilan Warga Masih Dicari, Polisi Pastikan Jila Tetap Kondusif

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:58 WIT

Warga Jila Berharap Keluarga Yang Dibawa Paksa Segera Pulang, Bantuan Logistik Ringankan Beban Warga

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:53 WIT

Demi Keselamatan Warga, TNI Dan Pemkab Mimika Bersatu Tangani Situasi Jila

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:33 WIT

TNI Angkut Bantuan Ke Jila, 700 Kg Logistik Dikirim Untuk Warga Terdampak Konflik

Berita Terbaru

Kapolsek Mimika Barat, Ipda Muhamad Yani. 

Hukrim

Kemarau Mulai Mengancam Ketersediaan Air Di Pesisir Mimika

Senin, 24 Agu 2026 - 13:51 WIT