Keamanan Papua Tengah Relatif Landai, Kapolda: Bara Konflik Masih Ada

- Admin

Selasa, 15 September 2026 - 13:51 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si.

Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si.

Timika, mimbarpapua.com — Situasi keamanan di wilayah Papua Tengah hingga saat ini dinilai relatif landai, meski dinamika dan potensi konflik masih terjadi di sejumlah kabupaten.

Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., mengatakan kondisi keamanan di setiap kabupaten memiliki karakteristik dan dinamika yang berbeda. Karena itu, situasi di satu wilayah tidak bisa sepenuhnya disamakan dengan wilayah lainnya.

“Papua Tengah sampai hari ini memang dinamikanya tidak setiap kabupaten berbeda ya. Seperti Timika, konflik ini belum selesai, kemudian Puncak Jaya, ada adem tetapi sebenarnya masih ada bara api,” kata Jermias.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, beberapa wilayah lainnya juga masih menghadapi konflik bersenjata. Meski demikian, upaya menjaga keamanan tidak hanya dilakukan melalui pendekatan keamanan, tetapi juga dengan memperkuat kolaborasi bersama pemerintah daerah.

“Perlahan tapi pasti kita berkolaborasi dengan pemerintah daerah, mengedepankan pemda kabupaten dalam hal ini bupati, untuk melakukan langkah-langkah pendekatan,” ujarnya.

Jermias menilai pembangunan menjadi salah satu instrumen penting dalam menciptakan kondisi yang lebih kondusif di Papua Tengah. Pemerintah provinsi, kata dia, mendorong pembangunan sebagai bagian dari upaya mendapatkan dukungan masyarakat.

“Kan judulnya pemerintah provinsi adalah ingin membangun, nah kita support itu. Dengan mengedepankan isu pembangunan, kita harapkan masyarakat mendukung,” jelasnya.

Ia menambahkan, pendekatan secara personal juga dilakukan pemerintah daerah terhadap pihak-pihak yang belum mendukung program pembangunan. Langkah tersebut diharapkan dapat membuka ruang komunikasi dan menghasilkan kesepakatan.

“Pemda dengan para bupati mencoba untuk melakukan pendekatan secara personal mungkin dengan pihak-pihak ini, biar terjadi kesepakatan untuk kita membangun pendidikan, kesehatan, dan lain-lain,” katanya.

Terkait penempatan personel kepolisian di wilayah yang memiliki potensi konflik, Kapolda Papua Tengah memastikan kondisi masih berjalan normal. Tidak ada pengerahan pasukan secara berlebihan.

“Anggota sementara masih normal. Maksudnya normal itu tidak ada pengerahan pasukan yang berlebihan,” ungkapnya.

Menurut Jermias, situasi di ibu kota kabupaten secara umum masih relatif landai. Personel kepolisian tetap menjalankan tugas rutin melalui patroli, penjagaan, serta pelayanan kepada masyarakat.

“Landai ini artinya di ibu kota kabupaten situasinya landai. Pasukan dengan kegiatan masing-masing satuan kewilayahan/Polres normal biasa melakukan patroli, kemudian penjagaan, dan pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.

Meski situasi secara umum relatif terkendali, kepolisian tetap mewaspadai perkembangan di wilayah-wilayah tertentu yang masih memiliki potensi konflik bersenjata.

Kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat pun terus diperkuat. Pendekatan pembangunan, pendidikan, kesehatan, serta komunikasi secara langsung diharapkan mampu membuka ruang penyelesaian konflik dan menjaga stabilitas keamanan di Papua Tengah.(*)

Berita Terkait

Propam Polres Mimika Ingatkan Personel Pentingnya Disiplin Dan Kerapian
Saat Jam Belajar, 27 Pelajar Malah Nongkrong, Dan Yang Lain Kedapatan Main Judi Slot
Aktivitas Pendulangan Di Tanggul Barat Ditertibkan, Tujuh Camp Dibongkar
Pastikan Kamtibmas Kondusif, Personel Gabungan Lakukan Patroli Skala Besar
Polres Mimika Wanti-Wanti Bahaya Petasan Rakitan, Orang Tua Diminta Lebih Awasi Anak
Kapolda Papua Tengah Turun Atur Lalu Lintas, Lanjut Ingatkan Pelajar Nabire Jauhi Narkoba Dan Bullying
Cegah Tawuran Berbahaya, Polisi Sita Sejumlah Meriam Spirtus Di Nawaripi
Seorang Anak Terkena Panah Usai Pulang Mencari Ikan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:07 WIT

Propam Polres Mimika Ingatkan Personel Pentingnya Disiplin Dan Kerapian

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:02 WIT

Saat Jam Belajar, 27 Pelajar Malah Nongkrong, Dan Yang Lain Kedapatan Main Judi Slot

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:38 WIT

Aktivitas Pendulangan Di Tanggul Barat Ditertibkan, Tujuh Camp Dibongkar

Selasa, 20 Oktober 2026 - 19:52 WIT

Pastikan Kamtibmas Kondusif, Personel Gabungan Lakukan Patroli Skala Besar

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:37 WIT

Kapolda Papua Tengah Turun Atur Lalu Lintas, Lanjut Ingatkan Pelajar Nabire Jauhi Narkoba Dan Bullying

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:25 WIT

Cegah Tawuran Berbahaya, Polisi Sita Sejumlah Meriam Spirtus Di Nawaripi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:38 WIT

Seorang Anak Terkena Panah Usai Pulang Mencari Ikan, Polisi Lakukan Penyelidikan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 16:34 WIT

Gotong Royong Warga Sempan, Pos PEKA Hadir Jadi Garda Keamanan Lingkungan

Berita Terbaru