Timika, mimbarpapua.com – Kompetisi sepak bola Liga 4 PSSI Piala Gubernur Papua Tengah secara resmi sudah bergulir, Minggu (08/03/2026) di Stadion Wania Imipi SP1, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Ini ditandai dengan kick-off sebagai simbol dimulainya kompetisi oleh Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa bersama Wakil Gubernur, Deinas Geley dan Bupati Mimika, Johannes Rettob, dengan disaksikan oleh 7 Bupati,unsur forkopimda, serta para pemain dan tamu undangan.
Dalam sambutannya, Gubernur Papua Tengah, Meki Fritz Nawipa menyampaikan bahwa Provinsi Papua Tengah merupakan Provinsi yang terakhir yang melakukan liga 4, oleh karena itu para pemain dari 7 tim yang berlaga harus menunjukkan sportifitas, fair play, saling mendukung dan saling mensuport untuk mewujudkan sepak bola yang baik di negeri ini.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Di Pemprov kali ini kita sudah komitmen yang dapat juara 1 akan kita kasih 100 juta selain piala, juara 2 akan mendapatkan 70 juta dan seterusnya,” katanya.
Lanjutnya,”Jadi pemain bukan hanya menjadi pemain, tapi bagaimana menujukan kehebatan, juga kerjasama yang baik dengan tim untuk menjadi yang terbaik di Provinsi Papua Tengah,”sambung Gubernur Meki.
Gubernur Meki juga berharap dengan Liga 4 ini kita mewujudkan Papua Tengah adalah rumah kita bersama.
“Tidak ada pendatang, tidak ada orang pesisir,tidak ada pulau, tidak ada gunung dan tidak ada lembah, yang ada di negeri ini adalah negeri kita bersama Provinsi Papua Tengah,” harapnya.
Menurutnya bahwa semua yang ada di 7 tim adalah anak-anak terbaik di Papua Tengah, sehingga diharapkan dari Papua Tengah bisa naik ke liga 3 dan seterusnya.
“Supaya kita di Papua Tengah juga ada tim kebanggaan,”ujar Gubernur Meki.
Dalam kesempatan tersebut Gubernur Papua Tengah juga menyampaikan apresiasi kepada para pimpinan daerah yang sudah memberikan kontribusi untuk pelaksanaan Liga 4 ini.
Sementara itu mewakili Plt Ketua Umum Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Provinsi Papua Tengah, Muhammd Haikal selaku Sekjen PSSI Papua Tengah mengatakan bahwa Liga 4 yang digelar tidak hanya sebuah kompetisi tetapi sebuah ruang pembinaan, persaudaraan, kebanggaan bagi seluruh masyarakat Papua Tengah.
“Saya sampaikan terima kasih kepada Gubernur juga Bupati dari delapan kabupaten di Papua Tengah, atas komitmen dan dukungan yang luar biasa terhadap pembinaan dan perkembangan sepak bola di kabupaten masing-masing, karena kehadiran dan perhatian bapak-bapak sekalian menjadi pondasi penting bagi kemajuan sepak bola di Papua Tengah,”ucapnya.
Menurutnya bahwa tahun ini merupakan tahun kedua pelaksanaan pesta sepak bola terbesar di Papua Tengah.
“Semoga perhelatan ini menjadi pondasi kuat bagi sepak bola Papua Tengahuntuk terus maju dan berprestasi hingga ke kancah nasional serta mampu melahirkan bibit-bibit pemain, pelatih, dan perangkat pertandingan, yang dapat membawa panji daerah Papua Tengah di level nasional bahkan internasional,”ucap Haikal.
Ia pun mengajak seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportifitas, fair play dan persatuan.
“Mari kita jadikan liga 4 piala Gubernur Papua Tengahsebagai contoh kompetisi yang tertib aman dan membanggakan,” ajaknya.
Dalam kesempatan tersebut,Ketua Panitia Pelaksana Liga 4 Piala Gubernur Papua Tengah 2025/2026, Alfred Fredy Anouw mengatakan, kompetisi Piala Gubernur Liga 4 ini menyampaikan pesan yang kuat kepada seluruh masyarakat Papua Tengah bahwa sepak bola adalah bahasa persatuan dan ruang damai.
Sepak bola adalah jembatan persaudaraan.Di atas lapangan hijau tidak ada lagi sekat suku, tidak ada lagi perbedaan gunung, pesisir, lembah, atau daerah.
“Jadi yang ada hanyalah satu tujuan: bermain dengan sportif, menjunjung tinggi sportivitas, fair play, dan membawa kebanggaan bagi daerah kita untuk sesuatu yang besar,” katanya.
Disampaikannya juga bahwa kompetisi piala Gubernur Liga 4 ini tidak sekedar ajang mencari juara, namun ini adalah panggung bagi generasi muda Papua Tengah untuk menunjukkan bakat.
“Kita berharap lahirlah pemain-pemain hebat,” ujarnya. (*)














