Freeport Indonesia Gandeng UNCEN Beri Pelatihan Bisnis Untuk Mahasiswa

- Admin

Rabu, 5 Maret 2025 - 08:36 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Timika, mimbarpapua.com – PT Freeport Indonesia (PTFI) menggandeng Universitas Cenderawasih (UNCEN) memberikan pelatihan bisnis dan pendampingan usaha untuk mahasisiwa agar mampu mengembangkan bisnis dan mewujudkan kemandirian ekonomi.

VICE President Corporate Communications PTFI, Katri Krisnati mengungkapkan, Freeport Indonesia yakin bahwa investasi terbaik adalah pengembangan sumber daya manusia khususnya generasi muda.

“Bersama UNCEN, kami memberikan dukungan kepada mahasiswa yang telah memulai bisnisnya dengan memberikan pelatihan, mempertemukan dengan pasar dan membuka akses permodalan,” kata Katri dalam keterangan tertulisnya, Rabu (5/3/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Katri mengatakan, salah satu program yang dijalankan bersama UNCEN adalah Program Kokarya Studentpreneurship. Kokarya terdiri dari dua kata yakni Ko (kamu) dan Karya.

Sedangkan Studentpreneurship merupakan salah satu program kewirausahaan di Fakultas Ekonomi Bisnis UNCEN.

Selain dengan pihak kampus, PTFI juga bermitra dengan perbankan, pelaku ekonomi dan UMKM lokal. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem kewirausahaan sehingga memudahkan akses informasi yang dibutuhkan mahasiswa untuk sukses berwirausaha.

“Kami bersyukur kegiatan yang telah memasuki tahun kedua penyelenggaraan ini mendapat sambutan yang sangat positif dari Rektor UNCEN, para mahasiswa, dan juga mitra-mitra kami. Harapannya mahasiswa bisa menjadikan kewirausahaan sebagai pilihan karir yang menjanjikan, bukan hanya sebagai alternatif,” katanya.

Peserta pelatihan terdiri dari 47 mahasiswa terpilih dari UNCEN dan 3 alumni Papuan Bridge Program (PBP) asal Jayapura.

PBP merupakan program yang diinisiasi Insitut Pertambangan Nemangkkawi PTFI berupa pelatihan pengembangan kapasitas agar siap terjun ke dunia usaha dan dunia kerja yang sejak 2012 telah berhasil meluluskan 241 peserta.

Pelatihan yang berlangsung di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNCEN Jayapura pada tanggal 18 sampai 20 Februari 2025 ini diikuti peserta yang sebagian besar berasal dari Fakultas Ekonomi Bisnis, Fakultas Kedokteran, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, dan berbagai fakultas lain.

Mereka memiliki beragam usaha di antaranya produk Virgin Coconut Oil (VCO), keripik, makanan olahan dari sagu, Coklat Ubi dan Brownies, minuman smoothies buah dan sayur, kuliner khas Batak, bengkel dan asesoris motor, serta ternak babi.

Para peserta mendapat pelatihan dari para narasumber antara lain Bank Papua, Bank Rakyat

Indonesia Abepura, BPOM Jayapura, Kantor Wilayah Kementerian Hukum & HAM Jayapura, Wadah UMKM “Galeri Papua”, dan berbagai pemateri lainnya.

Mahasiswa juga berkesempatan melakukan simulasi berbisnis, literasi keuangan, serta konsultasi dengan pelaku industri dan UMKM lokal yang telah sukses menjalankan bisnisnya.

Selain itu, PTFI juga menggandeng Radio Republik Indonesia (RRI Jayapura) untuk mempromosikan produk UMKM para mahasiswa.

Salah satu peserta pelatihan Agatha Yenusi mengatakan dengan kegiatan Kokarya Studenpreneurship ini ia bisa meningkatkan usaha yang telah dirintisnya di bidang produksi Virgin Coconut Oil.

Kata Agatha, bagi mereka yang sudah punya usaha dan mau berusaha, pelatihan ini bisa memberikan rambu-rambu dan pedoman dalam berbisnis.

“Harapan saya kegiatan seperti ini terus berlanjut, jadi teman-teman atau mahasiswa yang lain tidak berfokus hanya menjadi PNS saja tetapi bisa punya keputusan untuk menjadi pengusaha muda,” ujarnya.

Rektor UNCEN Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, S.E., M.Sc.agr, mengapresiasi sinergi kemitraan melalui pelatihan kewirausahaan ini.

Ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi dari kelembagaan UNCEN, atas terselenggaranya program Kokarya Studentpreneurship yang diinisiasi oleh PTFI dalam komitmennya mendukung sinergitas antara perguruan tinggi dan dunia industri atau perusahaan dalam mempersiapkan SDM berkualitas yang siap memasuki dunia usaha dan dunia industri, serta siap menghadapi dunia global dan kemajuan teknologi. (Moh).

Berita Terkait

Sumur Bor Pertama Hadir Di Kampung Keakwa, Warga Tak Lagi Bergantung pada Air Hujan
Ketulusan Warga Dukung Pelaksanaan TMMD Hingga Penutupan
Dansatgas TMMD Apresiasi Ketulusan Warga Kampung Keakwa
Bakti Sosial Pengobatan Gratis Dan Makan Bersama Warnai Penutupan TMMD Keakwa
Pangdam XVII/Cenderawasih Resmi Tutup TMMD Ke-128 Kodim 1710/Mimika Di Kampung Keakwa
Sentuhan Kemanusiaan Di Pulau Kepiting: Kapolda Papua Tengah Salurkan Bantuan Kesehatan dan Pendidikan Di Kampung Amapare
Instalasi Pipa Rampung, MCK RT 9 Kampung Keakwa Siap Digunakan
Satgas TMMD Kodim 1710/Mimika Tanamkan Kepedulian Lingkungan Lewat Penanaman Mangrove Bersama Anak-Anak

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:01 WIT

Sumur Bor Pertama Hadir Di Kampung Keakwa, Warga Tak Lagi Bergantung pada Air Hujan

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:47 WIT

Ketulusan Warga Dukung Pelaksanaan TMMD Hingga Penutupan

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:41 WIT

Dansatgas TMMD Apresiasi Ketulusan Warga Kampung Keakwa

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:33 WIT

Bakti Sosial Pengobatan Gratis Dan Makan Bersama Warnai Penutupan TMMD Keakwa

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:27 WIT

Pangdam XVII/Cenderawasih Resmi Tutup TMMD Ke-128 Kodim 1710/Mimika Di Kampung Keakwa

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:49 WIT

Sentuhan Kemanusiaan Di Pulau Kepiting: Kapolda Papua Tengah Salurkan Bantuan Kesehatan dan Pendidikan Di Kampung Amapare

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:25 WIT

Instalasi Pipa Rampung, MCK RT 9 Kampung Keakwa Siap Digunakan

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:18 WIT

Satgas TMMD Kodim 1710/Mimika Tanamkan Kepedulian Lingkungan Lewat Penanaman Mangrove Bersama Anak-Anak

Berita Terbaru