Timika, mimbarpapua.com – Perjalanan panjang menuju pemulihan masih harus dilalui Deremina Uwamang (23), korban penyanderaan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Di tengah proses tersebut, perhatian dan dukungan datang dari Bhayangkari Cabang Mimika.
Ketua Bhayangkari Cabang Mimika, Ny. Asih Alredo, secara langsung menjenguk Deremina yang kini menjalani perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara IV Dira Cartenz, Jalan Agimuga, Mile 32, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Selasa (15/9/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari kegiatan Bhayangkari Peduli dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-74. Namun lebih dari sekadar kegiatan sosial, kehadiran Bhayangkari menjadi bentuk dukungan moral bagi Deremina yang sedang berusaha memulihkan diri setelah melewati pengalaman traumatis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Deremina sebelumnya ditemukan dan dievakuasi dari Bela 1 atau Kampung Bemoki, Distrik Alama, setelah menjadi korban penyanderaan KKB. Setelah berhasil diselamatkan, ia kemudian dievakuasi ke Mimika untuk memperoleh perawatan medis sekaligus menjalani proses pemulihan.
Bagi Ny. Asih, keselamatan Deremina merupakan sebuah hal yang patut disyukuri. Ia pun melihat kondisi korban tidak hanya dari sisi kesehatan fisik, tetapi juga beban psikologis yang mungkin masih dirasakan setelah peristiwa yang dialaminya.
“Sebagai sesama perempuan, kita tentu memiliki empati lebih. Terlebih di rumah saya juga memiliki anak perempuan yang seumuran dengan korban. Berhasil diselamatkan dan dievakuasinya korban ini merupakan suatu mukjizat dan kemurahan Tuhan,” ujar Ny. Asih.
Menurutnya, pengalaman yang dialami Deremina bukanlah sesuatu yang mudah. Karena itu, proses penyembuhan harus dilakukan secara menyeluruh dengan memberikan perhatian terhadap kondisi fisik maupun mental korban.
Dalam kesempatan tersebut, Ny. Asih juga memberikan semangat kepada Deremina agar tetap kuat menjalani masa pemulihan. Ia berharap dukungan yang diberikan oleh berbagai pihak dapat membantu korban perlahan bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik.
“Kami mengimbau anak-anak perempuan di luar sana untuk selalu waspada dan menjaga diri dengan baik,” katanya.
Bhayangkari Cabang Mimika, kata Ny. Asih, akan terus memantau kondisi Deremina selama menjalani perawatan di Mimika. Pihaknya juga siap memberikan bantuan sesuai kebutuhan korban.
“Selama korban masih di sini, kami akan terus memantau dan membantu apa yang dibutuhkan. Semoga beliau cepat pulih, baik secara fisik maupun mental,” harapnya.
Kepedulian tersebut menjadi pesan bahwa proses penyelamatan tidak berhenti ketika seorang korban berhasil dievakuasi dari situasi berbahaya. Setelahnya, masih ada perjalanan panjang untuk memulihkan kesehatan, membangun kembali rasa aman, dan menguatkan mental korban.
Melalui momentum HKGB ke-74, Bhayangkari Cabang Mimika menunjukkan bahwa kepedulian dapat diwujudkan dengan hadir secara langsung bagi masyarakat yang sedang berada dalam masa sulit.
Bagi Deremina, kunjungan dan perhatian tersebut menjadi tambahan kekuatan dalam menapaki hari-hari pemulihan setelah berhasil melewati masa penyanderaan dan kembali ke tempat yang lebih aman untuk mendapatkan perawatan. (*)












