Kejari Mimika Luruskan Informasi: Dugaan Korupsi Proyek 7 Rumah Layak Huni Di Hoya Belum Masuk Tahap Penyidikan

- Admin

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:04 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Kejaksaan Negeri Mimika, Dr. I Putu Eka Suyantha, SH, MH.

Kepala Kejaksaan Negeri Mimika, Dr. I Putu Eka Suyantha, SH, MH.

Timika,mimbarpapua.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Mimika menegaskan bahwa penanganan dugaan penyimpangan dalam proyek pembangunan tujuh unit rumah layak huni di Distrik Hoya, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, hingga kini masih berada pada tahap penyelidikan.

Kejari juga meluruskan informasi yang sebelumnya beredar terkait adanya penetapan tersangka.

Kepala Kejaksaan Negeri Mimika, Dr. I Putu Eka Suyantha, SH, MH, mengatakan belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka karena penyelidik masih mengumpulkan data dan keterangan untuk memastikan apakah terdapat unsur tindak pidana dalam pelaksanaan proyek tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Informasi yang menyebutkan kami sudah mengantongi tersangka itu tidak benar. Saat ini perkara masih dalam tahap penyelidikan. Kami masih mendalami apakah ada peristiwa pidana atau perbuatan melawan hukum dalam proyek ini,” ujarnya saat ditemui, Jumat (17/7/2026).

Menurutnya, apabila dalam proses penyelidikan ditemukan indikasi tindak pidana korupsi, maka perkara akan ditingkatkan ke tahap penyidikan sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Sejauh ini, penyelidik telah meminta keterangan dari kontraktor pelaksana. Dari hasil pendalaman sementara diketahui bahwa kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut berasal dari luar Kabupaten Mimika.

Selain itu, berdasarkan keterangan yang diperoleh, pembangunan tujuh unit rumah telah direalisasikan sesuai jumlah yang tercantum dalam kontrak dan seluruh bangunan berada pada satu lokasi di Distrik Hoya.

Meski demikian, Kejari Mimika masih terus menelusuri seluruh proses pelaksanaan proyek, termasuk aspek administrasi, pelaksanaan pekerjaan, hingga penggunaan anggaran, guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran hukum.

“Jika nantinya tidak ditemukan unsur pidana, kami juga akan menyampaikan hasilnya secara terbuka kepada publik. Untuk saat ini, status perkara masih penyelidikan dan belum naik ke tahap penyidikan,” tegasnya.

Kejari Mimika memastikan proses penyelidikan dilakukan secara profesional dengan mengedepankan pengumpulan alat bukti dan keterangan sebelum mengambil langkah hukum berikutnya.

Sebagai informasi, proyek pembangunan tujuh unit rumah baru layak huni tersebut berada di Kampung Hoya dan Kampung Jinonin. Proyek ini dikelola oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimtan) Kabupaten Mimika pada Tahun Anggaran 2025 dengan sumber pendanaan dari Dana Otonomi Khusus (Otsus).

Nilai pagu anggaran proyek tersebut mencapai Rp8,75 miliar untuk pembangunan tujuh unit rumah.(*)

Berita Terkait

Kasus Dugaan Korupsi Lahan 150 Hektar Lahan Di Mimika Mengarah Ke Banyak Tersangka, Kejari Tunggu Audit BPKP
Perkuat Kolaborasi Penegak Hukum, Kapolres Mimika Tegaskan Sinergi Dengan Kejaksaan Harus Berdampak Bagi Masyarakat
Polisi Gagalkan Peredaran 20 Paket Sabu Di Timika, Seorang Pria Ditangkap
Pria Muda Ditemukan Meninggal Di Jalan Irigasi Timika, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan
Seorang Pria Tewas Ditikam Di Dermaga Pomako, Polisi Bekuk Pelaku Tak Lama Setelah Kejadian
Kapolres Mimika Utamakan Penguatan Internal Polri Sebelum Bangun Sinergi Eksternal
Kapolda Papua Tengah Minta Warga Hindari Wilayah Rawan Konflik Di Intan Jaya
Diduga Terjatuh Usai Tabrak Pohon Tumbang, Pengendara Motor Di Mimika Tewas Terlindas Kendaraan

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:04 WIT

Kejari Mimika Luruskan Informasi: Dugaan Korupsi Proyek 7 Rumah Layak Huni Di Hoya Belum Masuk Tahap Penyidikan

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:58 WIT

Kasus Dugaan Korupsi Lahan 150 Hektar Lahan Di Mimika Mengarah Ke Banyak Tersangka, Kejari Tunggu Audit BPKP

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:52 WIT

Perkuat Kolaborasi Penegak Hukum, Kapolres Mimika Tegaskan Sinergi Dengan Kejaksaan Harus Berdampak Bagi Masyarakat

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:40 WIT

Polisi Gagalkan Peredaran 20 Paket Sabu Di Timika, Seorang Pria Ditangkap

Kamis, 16 Juli 2026 - 22:35 WIT

Pria Muda Ditemukan Meninggal Di Jalan Irigasi Timika, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:32 WIT

Kapolres Mimika Utamakan Penguatan Internal Polri Sebelum Bangun Sinergi Eksternal

Senin, 13 Juli 2026 - 16:30 WIT

Kapolda Papua Tengah Minta Warga Hindari Wilayah Rawan Konflik Di Intan Jaya

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:27 WIT

Diduga Terjatuh Usai Tabrak Pohon Tumbang, Pengendara Motor Di Mimika Tewas Terlindas Kendaraan

Berita Terbaru