Berhasil Redam Pemalangan Jalan, Arus Lalin Ke Pomako Kembali Normal

- Admin

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:29 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Situasi sebelum palangan jalan dibuka. 

Situasi sebelum palangan jalan dibuka. 

Timika, mimbarpapua.com – Pihak kepolisian Mimika berhasil meredam adanya aksi pemalangan di jalan poros Pomako, tepatnya di dekat gapura pertama sebelum pertigaan Polsek Pomako, Kampung Pomako RT 09, Distrik Mimika Timur pada Sabtu (28/02/2026).

Kapolres Mimika melalui Kasi Humas Polres Mimika Iptu Hempy Ona, SE menyampaikan pemalangan dibuka setelah dilakukan koordinasi dan pendekatan secara humanis.

“Arus lalu lintas menuju pelabuhan sudah dapat kembali berjalan normal. Aktivitas kendaraan menuju depo kontainer maupun Pelabuhan Pomako terpantau aman dan terkendali,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu kata Iptu Hempy, perwakilan keluarga korban juga telah difasilitasi untuk mengunjungi korban di rumah sakit guna mengetahui secara langsung kondisi terkini.

“Situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif, meskipun sebagian keluarga masih berada di sekitar lokasi,” katanya.

Lanjutnya, selain itu, kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi yang diduga mengetahui peristiwa penganiayaan guna mempercepat proses pengungkapan kasus. Tim Opsnal Polres Mimika juga turut melakukan pencarian dan pengumpulan informasi terkait terduga pelaku.

Perlu diketahui aksi pemalangan jalan oleh keluarga korban dengan cara meletakkan batang kayu dan membakar ban bekas di tengah jalan ini dipicu karena diduga korban RM dianiaya.

Mendapatkan laporan terkait pemalangan tersebut, personel gabungan dari Polsek Mimika Timur, Polsek Kawasan Pelabuhan Pomako, serta Polres Mimika segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan negosiasi dengan pihak keluarga korban.

Kasat Polairud Akp M.M. Sayori, Kapolsek Mimika Timur Iptu Aleks Soumilena dan Kapolsek Pelabuhan Pomako Iptu F.Nanlohy, melakukan pendekatanpersuasif dan dialog secara langsung dengan keluarga korban, memberikan penjelasan bahwa proses penyelidikan dan pengungkapan pelaku sedang dilakukan secara intensif.

Untuk diketahui saat ini korban masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU RSUD Kabupaten Mimika dalam kondisi belum sadar, pasca menjalani operasi akibat luka tusuk benda tajam. (*)

Berita Terkait

Kabar Penculikan Bikin Warga Geger, Polisi Turun Tangan Pastikan Empat Pelajar Aman
Keamanan Papua Tengah Relatif Landai, Kapolda: Bara Konflik Masih Ada
Bhayangkari Mimika Hadir Menguatkan Korban Penyanderaan KKB Di Tengah Masa Pemulihan
Siang Hari Rumah Dibobol, Keluarga Temukan Sejumlah Barang Berpindah
Saksi Berhasil Dievakuasi, Aparat Dalami Informasi Sebelum Tentukan Langkah
Satu Sandera Berhasil Dievakuasi Ke Timika, Kesaksiannya Diharapkan Ungkap Jejak Kelompok Bersenjata
Terduga Pelaku Penikaman Dibekuk, Akses Timika–Mapurujaya Kembali Lancar
Warga Paronggo Bergotong Royong Bangun Pospol, Bukti Nyata Harapan Akan Kehadiran Polisi

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 16:07 WIT

Kabar Penculikan Bikin Warga Geger, Polisi Turun Tangan Pastikan Empat Pelajar Aman

Selasa, 15 September 2026 - 13:51 WIT

Keamanan Papua Tengah Relatif Landai, Kapolda: Bara Konflik Masih Ada

Selasa, 15 September 2026 - 13:45 WIT

Bhayangkari Mimika Hadir Menguatkan Korban Penyanderaan KKB Di Tengah Masa Pemulihan

Senin, 14 September 2026 - 12:51 WIT

Siang Hari Rumah Dibobol, Keluarga Temukan Sejumlah Barang Berpindah

Senin, 14 September 2026 - 12:45 WIT

Saksi Berhasil Dievakuasi, Aparat Dalami Informasi Sebelum Tentukan Langkah

Minggu, 13 September 2026 - 20:16 WIT

Terduga Pelaku Penikaman Dibekuk, Akses Timika–Mapurujaya Kembali Lancar

Minggu, 13 September 2026 - 20:10 WIT

Warga Paronggo Bergotong Royong Bangun Pospol, Bukti Nyata Harapan Akan Kehadiran Polisi

Minggu, 13 September 2026 - 20:05 WIT

Patroli Malam Polres Mimika Sasar Kamtibmas, 5 Pembawa Sajam Diciduk

Berita Terbaru