Biak Numfor, mimbarpapua.com – Suasana duka menyelimuti prosesi pemakaman lima korban tewas akibat ledakan dahsyat yang diduga kuat berasal dari bom sisa Perang Dunia II.
Kelima korban tersebut dikebumikan secara bersamaan dalam satu liang lahat di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sorido, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, pada Senin (1/6/2026) kemarin.
Dalam keterangan yang diberikan kepada awal media Selasa (2/6/2026), sebelum dibawa ke peristirahatan terakhir, sebuah ibadah pelepasan jenazah.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara pelepasan tersebut dihadiri oleh pihak keluarga, warga setempat, tokoh agama, jajaran Pemerintah Daerah, serta perwakilan dari TNI-Polri yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada para korban.
Bupati Biak Numfor, Markus O. Mansnembra, hadir langsung untuk menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.
Selain itu, ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada tim gabungan yang sigap menangani dampak bencana ini.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Biak Numfor, saya mengucapkan terima kasih kepada TNI-Polri, Basarnas, tenaga kesehatan, seluruh instansi terkait, dan masyarakat yang telah membantu proses penanganan pascakejadian,”ujarnya.
Lanjutnya,”Kami juga menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan dalam menghadapi cobaan ini,” sambung Bupati.
Di sisi lain, aparat kepolisian bersama tim gabungan dilaporkan masih bersiaga di lokasi kejadian. Petugas terus melakukan pengamanan area sekaligus melanjutkan pencarian terhadap korban lain yang dilaporkan masih belum ditemukan.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., turut menyampaikan rasa duka yang mendalam dari institusi kepolisian atas tragedi memilukan ini.
”Atas nama Polda Papua, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban yang ditinggalkan. Kami juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah membantu proses evakuasi, pencarian korban, hingga pemakaman para korban,” ungkapny.(*)














