Tangis Haru Iringi Pemakaman 5 Korban Bom Perang Dunia II di Biak, Dimakamkan Dalam Satu Liang Lahat

- Admin

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:47 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana prosesi pemakaman ke lima korban meninggal dunia akibat ledakan yang diduga kuat berasal dari bom peninggalan Perang Dunia II.

Suasana prosesi pemakaman ke lima korban meninggal dunia akibat ledakan yang diduga kuat berasal dari bom peninggalan Perang Dunia II.

Biak Numfor, mimbarpapua.com – Suasana duka menyelimuti prosesi pemakaman lima korban tewas akibat ledakan dahsyat yang diduga kuat berasal dari bom sisa Perang Dunia II.

Kelima korban tersebut dikebumikan secara bersamaan dalam satu liang lahat di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Sorido, Distrik Biak Kota, Kabupaten Biak Numfor, pada Senin (1/6/2026) kemarin.

Dalam keterangan yang diberikan kepada awal media Selasa (2/6/2026), sebelum dibawa ke peristirahatan terakhir, sebuah ibadah pelepasan jenazah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Acara pelepasan tersebut dihadiri oleh pihak keluarga, warga setempat, tokoh agama, jajaran Pemerintah Daerah, serta perwakilan dari TNI-Polri yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir kepada para korban.

​Bupati Biak Numfor, Markus O. Mansnembra, hadir langsung untuk menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.

Selain itu, ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada tim gabungan yang sigap menangani dampak bencana ini.

​“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Biak Numfor, saya mengucapkan terima kasih kepada TNI-Polri, Basarnas, tenaga kesehatan, seluruh instansi terkait, dan masyarakat yang telah membantu proses penanganan pascakejadian,”ujarnya.

Lanjutnya,”Kami juga menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan dalam menghadapi cobaan ini,” sambung Bupati.

​Di sisi lain, aparat kepolisian bersama tim gabungan dilaporkan masih bersiaga di lokasi kejadian. Petugas terus melakukan pengamanan area sekaligus melanjutkan pencarian terhadap korban lain yang dilaporkan masih belum ditemukan.

​Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Cahyo Sukarnito, S.I.K., M.K.P., turut menyampaikan rasa duka yang mendalam dari institusi kepolisian atas tragedi memilukan ini.

​”Atas nama Polda Papua, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban yang ditinggalkan. Kami juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah membantu proses evakuasi, pencarian korban, hingga pemakaman para korban,” ungkapny.(*)

Berita Terkait

Usai P-21, Dua Tersangka Pengeroyokan Resmi Diserahkan Ke Kejaksaan Negeri Mimika
Dua Kasus Pencurian Terungkap di Doyo Baru, Polres Jayapura Tangkap Pelaku dan Sita Barang Bukti
Diduga Rugikan Banyak Warga, Kasus Penipuan Rekrutmen Kerja Diselidiki Polres Mimika
PPI Kabupaten Mimika Salurkan Donasi Untuk Korban Kebakaran Gereja Katolik Santo Fransiskus Poumako
Ciptakan Situasi Aman Jelang Perdamaian Di Kwamki Narama, 400 Personel Gabungan Dikerahkan
Apelcami Soroti Dugaan Penipuan Rekrutmen Kerja Di Mimika, Minta Masyarakat Waspada
Remaja 15 Tahun Di Sentani Timur Meninggal Usai Dirawat 12 Hari, Polisi Dalami Dugaan Pembakaran oleh Orang Tua
Ratusan Pencari Kerja di Mimika Laporkan Dugaan Rekrutmen Fiktif Ke Polisi

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:39 WIT

Usai P-21, Dua Tersangka Pengeroyokan Resmi Diserahkan Ke Kejaksaan Negeri Mimika

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:32 WIT

Dua Kasus Pencurian Terungkap di Doyo Baru, Polres Jayapura Tangkap Pelaku dan Sita Barang Bukti

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:12 WIT

Diduga Rugikan Banyak Warga, Kasus Penipuan Rekrutmen Kerja Diselidiki Polres Mimika

Senin, 22 Juni 2026 - 20:10 WIT

PPI Kabupaten Mimika Salurkan Donasi Untuk Korban Kebakaran Gereja Katolik Santo Fransiskus Poumako

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:39 WIT

Apelcami Soroti Dugaan Penipuan Rekrutmen Kerja Di Mimika, Minta Masyarakat Waspada

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:34 WIT

Remaja 15 Tahun Di Sentani Timur Meninggal Usai Dirawat 12 Hari, Polisi Dalami Dugaan Pembakaran oleh Orang Tua

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:27 WIT

Ratusan Pencari Kerja di Mimika Laporkan Dugaan Rekrutmen Fiktif Ke Polisi

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:31 WIT

Diburu Sejak April, Satgas Damai Cartenz Akhiri Pelarian Danops HSSBI Di Yahukimo

Berita Terbaru