Timika, mimbarpapua.com – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Cenderawasih, tepat di depan Hotel Emrald, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (26/8/2026) sekitar pukul 22.30 WIT. Seorang pengendara sepeda motor CRF mengalami luka berat setelah menabrak bagian belakang truk Hino yang sedang berhenti.
Korban diketahui berinisial EW (21), warga SP 3. Ia mengendarai sepeda motor CRF warna merah tanpa tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB). Sementara truk Hino berwarna hitam-merah dengan nomor polisi PA 8069 MA dikemudikan Yosias Pangandahen (38), warga Jalan Hasanuddin.
Kerasnya benturan membuat EW terjatuh ke badan jalan. Ia mengalami luka serius, terutama pada bagian wajah. Warga bersama personel Unit Satuan Lalu Lintas Polres Mimika kemudian mengevakuasi korban ke RSUD Mimika untuk mendapatkan penanganan medis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasat Lantas Polres Mimika Iptu Rudolf Sormin Kakangga, SH, mengatakan kecelakaan bermula saat truk Hino berhenti di depan Hotel Emrald. Pada saat bersamaan, sepeda motor CRF melintas dari arah yang sama.
“Pengendara sepeda motor CRF melaju dengan kecepatan sehingga tidak dapat mengendalikan kendaraannya dan menabrak bagian belakang truk Hino yang sedang berhenti,” jelas Rudolf, Kamis (27/8/2026).
Polisi menduga faktor manusia menjadi salah satu penyebab kecelakaan. Dari analisa awal, pengendara sepeda motor diduga berada di bawah pengaruh minuman beralkohol sehingga kehilangan kemampuan mengendalikan kendaraan secara optimal.
Kondisi Jalan Cenderawasih di lokasi kejadian diketahui lurus dan memiliki penerangan. Namun, situasi sekitar saat kecelakaan berlangsung dalam kondisi gelap.
Setelah menerima laporan, personel Satlantas Polres Mimika langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan awal, serta mengevakuasi korban.
Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan kini telah diamankan sebagai barang bukti, yakni sepeda motor CRF merah tanpa TNKB dan truk Hino hitam-merah PA 8069 MA.
Akibat insiden tersebut, kerugian material ditaksir sekitar Rp2 juta. Hingga Kamis (27/8), EW masih menjalani perawatan medis akibat luka berat yang dideritanya.(*)














