Satgas Damai Cartenz Tangkap Terduga Perantara Senjata Api Jaringan KKB di Sarmi

- Admin

Minggu, 7 Juni 2026 - 20:24 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tersangka saat diamankan di Polres Sarmi

Tersangka saat diamankan di Polres Sarmi

Jayapura, mimbarpapua.com – Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 bersama Polres Sarmi menangkap seorang pria berinisial YK (52) yang diduga berperan sebagai perantara penyaluran senjata api dan amunisi kepada jaringan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Papua Pegunungan. Penangkapan dilakukan pada Sabtu (06/06/2026), sekitar pukul 13.16 WIT di kawasan Pasar Sentral Sarmi, Kabupaten Sarmi, Papua, setelah personel memperoleh informasi mengenai keberadaan yang bersangkutan di lokasi tersebut.

Saat diwawancarai pada Minggu (7/6), Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026 Kombes Pol. Yusuf Sutejo S.I.K., M.T, membenarkan penangkapan tersebut. “Kasus ini merupakan bagian dari pengembangan penyidikan jaringan pemasok senjata dan amunisi yang diduga menyuplai kebutuhan kelompok bersenjata di wilayah Yalimo dan Yahukimo,” tegas Kasatgas Humas.

Sejak dimulainya operasi penegakan hukum pada Maret 2026, personel Satgas Damai Cartenz telah menangkap sejumlah pelaku yang memiliki peran berbeda dalam jaringan tersebut, mulai dari penyandang dana, pembeli, penyedia amunisi, hingga perantara transaksi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berdasarkan dari hasil penyidikan, YK pernah menerima satu pucuk senjata api beserta amunisi yang dibawa oleh seorang pria berinisial B pada awal Maret 2026 di kediamannya di kawasan Argapura, Kota Jayapura. Senjata dan amunisi tersebut kemudian diduga disalurkan kepada sejumlah pihak yang selanjutnya melakukan transaksi dengan kelompok yang dipimpin Simeon Payage,” jelas Kasatgas Humas.

Dimana tim gabungan yang bergerak menuju lokasi segera mengamankan YK dan membawanya ke Polres Sarmi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait dugaan keterlibatannya dalam jaringan pemasokan senjata dan amunisi kepada kelompok bersenjata.

“Dari penangkapan tersebut, Satgas Damai Cartenz turut mengamankan sejumlah barang milik tersangka, antara lain telepon seluler, dokumen identitas, kartu perbankan, uang tunai dalam berbagai pecahan, serta sejumlah barang pribadi lainnya yang akan dijadikan bahan pendalaman penyidikan,” tambah Kasatgas.

Berdasarkan data Satgas Operasi Damai Cartenz, hingga awal Juni 2026 petugas telah menetapkan sedikitnya 12 orang sebagai tersangka dalam perkara jaringan senjata dan amunisi tersebut.

Dari rangkaian penindakan yang dilakukan, petugas juga berhasil menyita 298 butir amunisi, empat magazen senapan SS1, satu pucuk senjata api rakitan, serta enam laras senjata api bekas perang dunia yang ditemukan dalam kondisi berkarat dan tanpa popor.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa penangkapan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan aparat dalam memutus mata rantai distribusi senjata dan amunisi ilegal yang selama ini menyuplai kelompok bersenjata di Papua.

“Pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan penyidikan yang dilakukan secara intensif dan berkesinambungan. Kami berkomitmen menindak tegas seluruh pihak yang terlibat, baik sebagai penyedia, perantara, pendana maupun pembeli senjata dan amunisi ilegal. Upaya ini penting untuk memutus rantai pasokan yang berpotensi digunakan dalam berbagai aksi kekerasan yang mengganggu keamanan masyarakat,” ujar Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani.

Ia menegaskan bahwa Satgas Operasi Damai Cartenz akan terus mengembangkan penyidikan guna mengungkap jaringan yang lebih luas serta memastikan seluruh pelaku yang terlibat dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., mengatakan bahwa penyidik masih terus mendalami peran tersangka YK dalam jaringan pemasokan senjata dan amunisi tersebut.

“Pemeriksaan terhadap yang bersangkutan masih berlangsung secara intensif. Penyidik saat ini mendalami jalur distribusi, pola komunikasi, serta keterlibatan pihak-pihak lain yang diduga menjadi bagian dari jaringan ini. Kami akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap seluruh mata rantai peredaran senjata dan amunisi ilegal yang memasok kelompok bersenjata di wilayah Papua,” kata Kombes Pol. Adarma Sinaga.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif membantu petugas dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran senjata maupun amunisi ilegal.

Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan akan terus melakukan pengembangan penyidikan guna mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam jaringan pemasokan senjata api dan amunisi ilegal di Papua. Petugas juga berkomitmen memperkuat penegakan hukum terhadap setiap pihak yang terbukti mendukung aktivitas kelompok bersenjata yang mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Sementara itu, proses penyidikan terhadap tersangka YK masih terus berlangsung untuk mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan tersebut. (Redaksi)

Berita Terkait

Pelarian Sepekan Berakhir, Tim Babat Satreskrim Polres Mimika Amankan Pelaku Penusukan Di Mapurujaya
Kapolres Mimika Optimalkan Personel Brimob Untuk Menjaga Titik Rawan Kota
Polres Mimika, Gerak Cepat Mengamankan Lima Terduga Pelaku Begal Dan Pengeroyokan Di Jalan Cenderawasih
Terekam CCTV! Dua Orang Pelaku Coba Rampas Tas Warga Di SP 2 Timika, Berujung Gagal
Diduga Kehilangan Kendali, Tabrakan Dua Motor Di Mapurjaya Renggut Satu Nyawa
Bantuan Duka Rp200 Juta Disepakati, Polisi Pastikan Kasus Penikaman Pomako Tetap Berlanjut
Ledakan Maut Biak Bukan Kecelakaan Biasa, Polisi Temukan Aktivitas Bongkar Mortir Aktif
Operasi Damai Cartenz Di Yahukimo Berakhir Kontak Senjata, Tiga Anggota KKB Dilaporkan Tewas

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:25 WIT

Pelarian Sepekan Berakhir, Tim Babat Satreskrim Polres Mimika Amankan Pelaku Penusukan Di Mapurujaya

Senin, 20 Juli 2026 - 15:13 WIT

Kapolres Mimika Optimalkan Personel Brimob Untuk Menjaga Titik Rawan Kota

Senin, 20 Juli 2026 - 15:01 WIT

Polres Mimika, Gerak Cepat Mengamankan Lima Terduga Pelaku Begal Dan Pengeroyokan Di Jalan Cenderawasih

Senin, 20 Juli 2026 - 14:53 WIT

Terekam CCTV! Dua Orang Pelaku Coba Rampas Tas Warga Di SP 2 Timika, Berujung Gagal

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:58 WIT

Bantuan Duka Rp200 Juta Disepakati, Polisi Pastikan Kasus Penikaman Pomako Tetap Berlanjut

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:53 WIT

Ledakan Maut Biak Bukan Kecelakaan Biasa, Polisi Temukan Aktivitas Bongkar Mortir Aktif

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:47 WIT

Operasi Damai Cartenz Di Yahukimo Berakhir Kontak Senjata, Tiga Anggota KKB Dilaporkan Tewas

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:04 WIT

Kejari Mimika Luruskan Informasi: Dugaan Korupsi Proyek 7 Rumah Layak Huni Di Hoya Belum Masuk Tahap Penyidikan

Berita Terbaru