Satgas Damai Cartenz Ringkus Perantara Utama Pemasok Senjata KKB Di Sarmi

- Admin

Senin, 8 Juni 2026 - 19:14 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Terduga pemasok senpi dan amunisi untuk KKB (berjaket) saat dimintai keterangan personel Satgas ODC.

Terduga pemasok senpi dan amunisi untuk KKB (berjaket) saat dimintai keterangan personel Satgas ODC.

Jayapura, mimbarpapua.com – Jaringan pemasok senjata api dan amunisi untuk Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua Pegunungan kembali digulung.

Satgas Operasi Damai Cartenz (ODC) 2026 bersama Polres Sarmi berhasil menangkap seorang pria berinisial YK (52) yang diduga kuat menjadi perantara utama dalam rantai penyelundupan tersebut.

​YK ditangkap tanpa perlawanan di kawasan Pasar Sentral Sarmi, Kabupaten Sarmi, Papua, pada Sabtu (06/06/2026) siang sekitar pukul 13.16 WIT.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Menurut Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, penangkapan YK merupakan pengembangan dari penyidikan jaringan pemasok senjata ke wilayah Yalimo dan Yahukimo.

Rekam jejak YK terdeteksi sejak Maret 2026, saat ia menerima satu pucuk senjata api dan amunisi dari seseorang berinisial B di Jayapura, yang kemudian disalurkan untuk kelompok bersenjata pimpinan Simeon Payage.

​Hingga awal Juni 2026, Satgas Damai Cartenz telah menetapkan 12 orang sebagai tersangka dalam jaringan ini.

Dari rangkaian penindakan yang dilakukan, petugas juga berhasil menyita 298 butir amunisi, empat magazen senapan SS1, satu pucuk senjata api rakitan, serta enam laras senjata api bekas perang dunia yang ditemukan dalam kondisi berkarat dan tanpa popor.

Sementara itu Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa penangkapan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan aparat dalam memutus mata rantai distribusi senjata dan amunisi ilegal yang selama ini menyuplai kelompok bersenjata di Papua.

“Pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan penyidikan yang dilakukan secara intensif dan berkesinambungan. Kami berkomitmen menindak tegas seluruh pihak yang terlibat, baik sebagai penyedia, perantara, pendana maupun pembeli senjata dan amunisi ilegal. Upaya ini penting untuk memutus rantai pasokan yang berpotensi digunakan dalam berbagai aksi kekerasan yang mengganggu keamanan masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Satgas Operasi Damai Cartenz akan terus mengembangkan penyidikan guna mengungkap jaringan yang lebih luas serta memastikan seluruh pelaku yang terlibat dapat diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kemudian ditambahkan Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum bahwa penyidik masih terus mendalami peran tersangka YK dalam jaringan pemasokan senjata dan amunisi tersebut.

“Pemeriksaan terhadap yang bersangkutan masih berlangsung secara intensif. Penyidik saat ini mendalami jalur distribusi, pola komunikasi, serta keterlibatan pihak-pihak lain yang diduga menjadi bagian dari jaringan ini. Kami akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap seluruh mata rantai peredaran senjata dan amunisi ilegal yang memasok kelompok bersenjata di wilayah Papua,” katanya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif membantu petugas dengan memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan peredaran senjata maupun amunisi ilegal.

Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan akan terus melakukan pengembangan penyidikan guna mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam jaringan pemasokan senjata api dan amunisi ilegal di Papua.

Petugas juga berkomitmen memperkuat penegakan hukum terhadap setiap pihak yang terbukti mendukung aktivitas kelompok bersenjata yang mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.(*)

Berita Terkait

Pelarian Sepekan Berakhir, Tim Babat Satreskrim Polres Mimika Amankan Pelaku Penusukan Di Mapurujaya
Kapolres Mimika Optimalkan Personel Brimob Untuk Menjaga Titik Rawan Kota
Polres Mimika, Gerak Cepat Mengamankan Lima Terduga Pelaku Begal Dan Pengeroyokan Di Jalan Cenderawasih
Terekam CCTV! Dua Orang Pelaku Coba Rampas Tas Warga Di SP 2 Timika, Berujung Gagal
Diduga Kehilangan Kendali, Tabrakan Dua Motor Di Mapurjaya Renggut Satu Nyawa
Bantuan Duka Rp200 Juta Disepakati, Polisi Pastikan Kasus Penikaman Pomako Tetap Berlanjut
Ledakan Maut Biak Bukan Kecelakaan Biasa, Polisi Temukan Aktivitas Bongkar Mortir Aktif
Operasi Damai Cartenz Di Yahukimo Berakhir Kontak Senjata, Tiga Anggota KKB Dilaporkan Tewas

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:25 WIT

Pelarian Sepekan Berakhir, Tim Babat Satreskrim Polres Mimika Amankan Pelaku Penusukan Di Mapurujaya

Senin, 20 Juli 2026 - 15:13 WIT

Kapolres Mimika Optimalkan Personel Brimob Untuk Menjaga Titik Rawan Kota

Senin, 20 Juli 2026 - 15:01 WIT

Polres Mimika, Gerak Cepat Mengamankan Lima Terduga Pelaku Begal Dan Pengeroyokan Di Jalan Cenderawasih

Senin, 20 Juli 2026 - 14:53 WIT

Terekam CCTV! Dua Orang Pelaku Coba Rampas Tas Warga Di SP 2 Timika, Berujung Gagal

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:58 WIT

Bantuan Duka Rp200 Juta Disepakati, Polisi Pastikan Kasus Penikaman Pomako Tetap Berlanjut

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:53 WIT

Ledakan Maut Biak Bukan Kecelakaan Biasa, Polisi Temukan Aktivitas Bongkar Mortir Aktif

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:47 WIT

Operasi Damai Cartenz Di Yahukimo Berakhir Kontak Senjata, Tiga Anggota KKB Dilaporkan Tewas

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:04 WIT

Kejari Mimika Luruskan Informasi: Dugaan Korupsi Proyek 7 Rumah Layak Huni Di Hoya Belum Masuk Tahap Penyidikan

Berita Terbaru