Jayapura, mimbarpapua.com – Aparat gabungan TNI-Polri kini masih bersiaga di sekitar Stadion Lukas Enembe pasca kericuhan yang pecah usai pertandingan antara Persipura Jayapura melawan Adhyaksa FC, Jumat (8/5/2026) malam.
Meski sempat berlangsung ricuh, situasi keamanan saat ini dilaporkan mulai berangsur kondusif setelah aparat melakukan pengamanan dan pembubaran massa di sejumlah titik sekitar stadion.
Kerusuhan terjadi setelah Persipura kalah tipis 0-1 dari Adhyaksa FC. Kekecewaan suporter memicu aksi turun ke lapangan hingga terjadi pengejaran terhadap pemain dan perangkat pertandingan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tidak hanya itu, situasi semakin memanas ketika sejumlah oknum diduga melakukan provokasi yang berujung aksi anarkis berupa perusakan fasilitas umum serta pembakaran kendaraan di sekitar area stadion.
Kapolda Papua, Patrige R. Renwarin turun langsung memimpin pengamanan bersama Wakapolda Papua dengan melibatkan sekitar 700 personel gabungan TNI-Polri.
Kabid Humas Polda Papua, Cahyo Sukarnito mengatakan aparat bergerak cepat untuk mengendalikan situasi agar kericuhan tidak meluas.
“Personel gabungan langsung melakukan langkah pengamanan dan pengendalian massa guna mencegah situasi berkembang lebih luas. Hingga saat ini situasi di sekitar Stadion Lukas Enembe berangsur aman dan kondusif,” ujarnya, Sabtu (9/5/2026).
Menurutnya, pihak kepolisian kini tengah mendalami dugaan adanya aktor provokasi yang memicu massa bertindak anarkis setelah pertandingan berakhir.
Selain itu, polisi juga masih melakukan pendataan terkait kerusakan fasilitas umum, kendaraan, kios warga, hingga kemungkinan adanya korban luka akibat insiden tersebut.
Polda Papua memastikan patroli keamanan di kawasan stadion dan sekitarnya akan terus ditingkatkan guna menjaga stabilitas kamtibmas pasca insiden kericuhan tersebut.(*)














