Timika, mimbarpapua.com – Kepolisian Resor Mimika tengah menyelidiki kematian seorang pria tanpa identitas yang ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar penginapan di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Rabu (26/8/2026) malam.
Pria yang sementara disebut Mr. X tersebut ditemukan tak bernyawa di Kamar 04 Penginapan Sinar Ujung, Jalan Pendidikan, sekitar pukul 21.53 WIT.
Kasus ini menjadi perhatian karena korban sebelumnya diketahui datang bersama seorang perempuan. Namun, perempuan tersebut meninggalkan lokasi dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Rado, mengatakan polisi masih mendalami rangkaian kejadian untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban. Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi.
“Penyebab pasti kematian korban belum dapat disimpulkan. Masih diperlukan pemeriksaan medis dan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kematian secara pasti,” kata Rado.
Berdasarkan keterangan saksi berinisial F, yang merupakan resepsionis penginapan, korban datang sekitar pukul 08.30 WIT bersama seorang perempuan. Keduanya kemudian menuju salah satu kamar.
Sekitar satu jam kemudian, tepatnya pukul 09.30 WIT, terdengar korban berteriak dan meminta perempuan tersebut keluar dari kamar. Pada saat bersamaan, korban disebut mengalami kejang-kejang.
Perempuan itu kemudian keluar dari kamar dengan membawa sejumlah barang milik korban, termasuk pakaian, sandal, dan tas.
Korban selanjutnya meminta perempuan tersebut mencarikan ojek. Namun, setelah berada di lantai bawah, perempuan itu justru meninggalkan penginapan dan belum diketahui keberadaannya hingga saat ini.
Polisi belum menyimpulkan bahwa kondisi korban yang mengalami kejang-kejang berkaitan langsung dengan penyebab kematiannya.
Rado menjelaskan, kejang-kejang dapat dipicu oleh berbagai kondisi sehingga diperlukan pemeriksaan medis dan penyelidikan lebih mendalam.
“Kondisi korban yang sebelumnya dilaporkan mengalami kejang-kejang dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Karena itu, diperlukan pemeriksaan lebih lanjut untuk mengetahui penyebab kematian secara pasti,” jelasnya.(*)














