Timika, mimbarpapua.com – Pasca mantan Kepala Dinas dan dua Kepala Bidang PUPR yang terjerat proses hukum menyebabkan penyerapan anggaran tahun 2025 di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika terjadi stagnan.
Oleh karena itu Inosensius Yoga Pribadi yang ditunjuk oleh Bupati Mimika sebagai Plt Kepala Dinas di PUPR Mimika bersama dua kepala bidang (bidang marga dan cipta karya)
sudah mengambil langkah-langkah penting demi berjalannya anggaran.
“Saya dan kedua kabid ditugaskan untuk segera mengambil langkah-langkah penting. Langkah pertama itu adalah langkah administrasi,” katanya, Jumat (18/07/2025).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, langkah administrasi itu dalam artian mengusul kuasa pengguna anggaran (KPA) dan juga pejabat pembuat komitmen (PPK).
“Jadi itu diusulkan untuk diterbitkan SK Bupati, sehingga SK Bupati keluar paket-paket yang ada di dinas bisa dilimpahkan ke pokja. Itu sudah kita lakukan karena itu adalah langka pertama yang menjadi perhatian oleh Bupati ,” ujar Yoga.
Kata Yoga, sambil menunggu proses SK Bupati, dirinya juga sudah melakukan rapat-rapat konsolidasi di internal dinas untuk bisa mengetahui apa-apa yang sudah dilakukan dan apa-apa yang akan kita lakukan
Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga menyampaikan bahwa sampai saat ini belum ada pekerjaan yang jalan, mengingat PPK dan KPA belum bisa mengambil langkah-langkah.
“Karena Perpres yang baru itu mewajibkan memiliki sertifikat Pelatihan Pengadaan Cepat (PPC) tipe C, ini untuk bisa mengambil langkah-langkah dalam melakukan pemaketan pekerjaan,” kata Yoga.
Lanjutnya,”Memang teman-teman di PU banyak punya sertifikat, tapi yang tipe C tidak ada. Sehingga Kadis sebelumya yang menunjuk PPK yang ada, ternyata itu tidak bisa melakukan pemaketan pekerjaan,” sambungnya. (*)








