Timika, mimbarpapua.com — Aksi penyerangan terjadi di Jalan Freeport Lama, Timika, Papua Tengah, Selasa (1/9/2026) siang. Dua warga menjadi korban setelah sepeda motor yang mereka tumpangi dikejar dan ditabrak dari belakang oleh sebuah mobil.
Setelah sepeda motor korban terjatuh akibat ditabrak, sejumlah orang yang berada di dalam kendaraan tersebut turun dan langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam.
Peristiwa itu bermula ketika kedua korban (laki-laki dan perempuan) yang berboncengan sepeda motor melaju dari arah Kwamki Narama menuju Kota Timika.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapolsek Kwamki Narama, Iptu Yusak Sawaki, mengatakan kendaraan yang digunakan pelaku datang dari arah belakang dan melakukan pengejaran terhadap korban.
Mobil tersebut diduga datang dari arah Checkpoint 28 sebelum kemudian menabrak sepeda motor korban.
“Pada saat korban keluar dari Kwamki menuju ke Kota Timika, tiba-tiba kendaraan dari belakang, dari arah Checkpoint 28, mengejar dari belakang dan langsung melakukan penabrakan,” kata Yusak.
Usai menabrak motor, para pelaku turun dari kendaraan dan menyerang kedua korban. Salah satu korban, pria berinisial EH, mengalami luka yang lebih parah.
Setelah melakukan penyerangan, para pelaku kembali masuk ke dalam kendaraan dan langsung melarikan diri meninggalkan lokasi.
Polisi yang menerima laporan kemudian mendatangi tempat kejadian perkara untuk mengamankan lokasi sekaligus melakukan penyelidikan awal.
Kedua korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Mimika untuk mendapatkan penanganan medis. Yusak memastikan kedua korban masih dalam kondisi hidup.
“Kedua korban sudah dievakuasi ke RSUD untuk mendapatkan tindakan medis. Korban masih dalam keadaan selamat atau masih hidup,” ujarnya.
Dari informasi awal yang dihimpun polisi, kendaraan yang digunakan pelaku merupakan Toyota Avanza berwarna hitam tanpa nomor polisi.
“Pelakunya sendiri kami belum tahu, karena setelah dilakukan penabrakan mereka langsung kabur. Mobil yang digunakan pelaku Avanza hitam, tanpa plat,” ungkap Yusak.
Hingga kini, polisi belum mengetahui identitas maupun jumlah pasti pelaku. Petugas masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak untuk mengungkap aksi penyerangan tersebut.
Motif penyerangan juga masih menjadi tanda tanya. Dugaan adanya kaitan dengan konflik antarkelompok belum dapat dipastikan dan masih dalam tahap penyelidikan.
Polisi kini fokus mengidentifikasi para pelaku serta mengungkap motif di balik aksi pengejaran, penabrakan, hingga penyerangan terhadap kedua warga tersebut.(*)














