Kejari Mimika Periksa 10 Saksi Dugaan Korupsi Perpustakaan SMPN Jila

- Admin

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:53 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Intelijen Kejari Mimika, Norbertus D.R. Prayogo. 

Kasi Intelijen Kejari Mimika, Norbertus D.R. Prayogo. 

Timika, mimbarpapua.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Mimika terus mendalami kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan perpustakaan SMP Negeri Jila, Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Dalam proses penyelidikan yang masih berjalan, tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Mimika telah memeriksa sedikitnya 10 orang saksi terkait proyek yang bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus) Tahun Anggaran 2025 tersebut.

Kasi Intelijen Kejari Mimika, Norbertus D.R. Prayogo mengatakan, para saksi yang diperiksa berasal dari lingkungan Dinas Pendidikan Mimika, mulai dari kepala dinas, bendahara hingga staf terkait lainnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita sudah panggil sekitar 10 orang saksi untuk diperiksa, baik itu kepala dinas pendidikan, bendahara, staf-staf dinas pendidikan, dan lain-lain,” ujarnya, Kamis (7/5/2026) kemarin.

Meski demikian, Kejari Mimika belum dapat memastikan adanya kerugian negara karena perkara itu masih berada pada tahap penyelidikan awal.

Menurut Norbertus, pihak kejaksaan masih mendalami apakah terdapat unsur perbuatan melawan hukum dalam pelaksanaan proyek tersebut. Untuk memastikan ada tidaknya unsur pidana korupsi, Kejari Mimika juga akan melibatkan ahli teknis dan auditor.

“Nilai kerugian negara belum bisa dipastikan. Dalam penyelidikan ini, kita masih mencari apakah perbuatan tersebut melawan hukum atau tidak. Jadi, kita dalami dulu keterangan para saksi,” katanya.

Ia menambahkan, apabila nantinya ditemukan unsur pidana, maka perkara tersebut akan dinaikkan ke tahap penyidikan dan dilanjutkan dengan penetapan tersangka.

Perlu diketahui proyek pembangunan perpustakaan SMPN Jila tersebut memiliki nilai anggaran sebesar Rp950 juta. Dari hasil penyelidikan sementara, diketahui sekitar Rp281 juta lebih telah digunakan dalam proses pembangunan proyek tersebut.

Kasus dugaan korupsi pembangunan perpustakaan SMPN Jila ini menjadi perhatian publik karena proyek tersebut menggunakan dana Otsus yang diperuntukkan bagi peningkatan fasilitas pendidikan di wilayah pedalaman Mimika.(*)

Berita Terkait

Warga Jila Berharap Keluarga Yang Dibawa Paksa Segera Pulang, Bantuan Logistik Ringankan Beban Warga
Demi Keselamatan Warga, TNI Dan Pemkab Mimika Bersatu Tangani Situasi Jila
TNI Angkut Bantuan Ke Jila, 700 Kg Logistik Dikirim Untuk Warga Terdampak Konflik
Paket Kiriman Dari Jayapura Berisi Ganja, Seorang IRT Diamankan Polisi
Lima Tersangka Kasus Pembunuhan Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes, Ditangkap Polisi
Sembilan Perempuan Diduga Dibawa Paksa Di Jila, TNI Kerahkan Tim Pencarian
Pria Ditemukan Tak Bernyawa Di Pinggir Jalan Raya Pondok Amor

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:58 WIT

Warga Jila Berharap Keluarga Yang Dibawa Paksa Segera Pulang, Bantuan Logistik Ringankan Beban Warga

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:53 WIT

Demi Keselamatan Warga, TNI Dan Pemkab Mimika Bersatu Tangani Situasi Jila

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 21:33 WIT

TNI Angkut Bantuan Ke Jila, 700 Kg Logistik Dikirim Untuk Warga Terdampak Konflik

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:46 WIT

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:24 WIT

Lima Tersangka Kasus Pembunuhan Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes, Ditangkap Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:15 WIT

Sembilan Perempuan Diduga Dibawa Paksa Di Jila, TNI Kerahkan Tim Pencarian

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:25 WIT

Pria Ditemukan Tak Bernyawa Di Pinggir Jalan Raya Pondok Amor

Rabu, 19 Agustus 2026 - 17:01 WIT

Kasus Dugaan Penyanderaan Di Jila Mencuat, Polisi Kerahkan Tim Dan Backup Brimob

Berita Terbaru

Bripda Jhon Galu Situmorang saat dievakuasi ke RSUD Jayawijaya

Hukrim

Jumat, 21 Agu 2026 - 16:46 WIT