Karena Belum Bisa Presentasekan Jumlah Karyawan OAP, Komisi III DPRK Mimika Terpaksa Menunda RDP

- Admin

Jumat, 19 September 2025 - 21:03 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana saat RDP di aula Kantor DPRK Mimika. 

Suasana saat RDP di aula Kantor DPRK Mimika. 

Timika, mimbarpapua.com – Karena tidak bisa menampilkan (presentase) jumlah karyawan khusus Orang Asli Papua (OAP) yang diserap pada saat Rapat Dengar Pendapat (RDP), Komisi III DPRK Mimika pun akhirnya menunda RDP hingga waktu yang belum ditentukan.

RDP yang diselenggarakan oleh Komisi III DPRK Mimika pada Jumat (20/09/2025) di aula pertemuan dengan sejumlah perwakilan perusahaan sub Kontraktor, diantaranya Goveral dan HRD Recruting PTFI, PT Trakindo, PT United Tractors,PT Petrosea, PT Avco, PT Mpaigelah, Buma Intinaker, serta PT Kuala Pelabuhan Indonesia (KPI).

Ketua Komisi III DPRK,Herman Gafur saat RDP sangat menyayangkan hadir tanpa membawa data jelas yang harusnya dipresentasikan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sangat disayangkan, bapak dan ibu hadir tanpa membawa data yang jelas yang harusnya dipresentasikan kepada kami. Kami sudah berikan undangan dan tertera bahwa RDP digelar bertujuan untuk mendata tenaga kerja yang diserap,khususnya tenaga kerja OAP,”ungkapnya.

Disampaikan Herman bahwa pada saat nanti dilaksanakan RDP lagi, setiap Sub Kontraktor wajib menghadirkan masing-masing pimpinan tanpa diwakili.

“Kami mohon maaf putusan ini bukan karena kami marah, tapi semua karena keprihatinan kami sebagai lembaga yang diberi amanah untuk mewakili suara masyarakat, khususnya Amungme dan Kamoro. Rapat ini kami tunda sampai bapak dan ibu siapkan data. Dan RDP berikutnya,tolong yang hadir harus pimpinan,” ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan oleh sejumlah anggota Komisi III, dimana mereka berharap dalam RDP itu setiap perusahaan menampilkan data karyawan secara terperinci. DPRK butuh data, karena punya tanggung jawab untuk memastikan apakah pencaker di Mimika sudah mendapat pekerjaan atau masih terlunta-lunta.

Salah satunya, Rampeani Rachman Fredewina Materani bahwa DPRK merupakan mitra Pemerintah sehingga wajib  mengetahui secara jelas seberapa banyak pekerja OAP yang diterima oleh setiap perusahaan.

“Kalau memang, setiap perusahaan menilai pencaker OAP tidak mampu dan tidak berkompeten, maka sampaikan, sehingga DPRK dan Pemkab mencari solusi.Kami dan pemerintah bertanggung jawab untuk para pencaker ini,” tegas Rampeani. (*)

Berita Terkait

Melihat Langsung Dan Berjabat Tangan Dengan Wapres Menjadi Kenangan Tak Terlupakan Bagi Masyarakat 
Polres Mimika Gelar Upacara Peringati Hari Kesadaran Nasional
Temuan BPK, KPU Mimika Kembalikan Dana Hibah Rp 502 Juta
Komisi I DPRK Gelar Pertemuan Dengan Unsur TNI-Polri, Bahas Kamtibmas Di Wilayah Mimika
Gelar Aksi Demo Damai, FRP Timika Minta PTFI Tutup
Sambut Fajar Paskah, Ribuan Umat Kristiani Gelar Pawai Obor
Ribuan Umat Katolik Merayakan Malam Paskah
Dibawah Derasnya Hujan, Misa Jumat Agung Tetap Khidmat

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 20:23 WIT

Melihat Langsung Dan Berjabat Tangan Dengan Wapres Menjadi Kenangan Tak Terlupakan Bagi Masyarakat 

Jumat, 17 April 2026 - 23:34 WIT

Polres Mimika Gelar Upacara Peringati Hari Kesadaran Nasional

Kamis, 16 April 2026 - 19:11 WIT

Temuan BPK, KPU Mimika Kembalikan Dana Hibah Rp 502 Juta

Rabu, 15 April 2026 - 18:37 WIT

Komisi I DPRK Gelar Pertemuan Dengan Unsur TNI-Polri, Bahas Kamtibmas Di Wilayah Mimika

Selasa, 7 April 2026 - 17:11 WIT

Gelar Aksi Demo Damai, FRP Timika Minta PTFI Tutup

Minggu, 5 April 2026 - 08:44 WIT

Sambut Fajar Paskah, Ribuan Umat Kristiani Gelar Pawai Obor

Minggu, 5 April 2026 - 08:40 WIT

Ribuan Umat Katolik Merayakan Malam Paskah

Jumat, 3 April 2026 - 22:47 WIT

Dibawah Derasnya Hujan, Misa Jumat Agung Tetap Khidmat

Berita Terbaru

Suasana di lapangan Mini Soccer Goldstone Arena. 

Olahraga

Resmi Bergulir, 32 Sekolah Ikut Turnamen Kapolda Cup 2026

Sabtu, 18 Apr 2026 - 20:03 WIT