Timika, mimbarpapua.com – Kepolisian Sektor (Polsek) Mimika Timur masih menyelidiki kasus pembongkaran makam di Tempat Pemakaman Muslim Kaugapu, RT 05 Kampung Kaugapu, Distrik Mimika Timur, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.
Kapolsek Mimika Timur, Iptu Alex Soumilena, mengatakan laporan warga langsung ditindaklanjuti dengan mendatangi lokasi bersama personel kepolisian, Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Ranting Mimika Timur, Babinsa, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
“Dari hasil pengecekan, ditemukan sekitar 10 makam yang mengalami pembongkaran. Satu makam anak perempuan digali cukup dalam dengan dua nisan yang telah dicabut, sedangkan makam lainnya hanya mengalami penggalian pada bagian tertentu,” ujar Alex, Jumat (3/7/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain mendokumentasikan kondisi di lokasi, polisi juga meminta keterangan dari sejumlah saksi untuk mengetahui kronologi dan mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat.
Salah seorang saksi, Hardi, mengaku memperoleh informasi dari tiga anak yang sebelumnya melihat seorang anak membawa sekop ke kawasan pemakaman pada Selasa (30/6/2026) sekitar pukul 15.00 WIT.
Berdasarkan keterangan yang diterima penyidik, anak tersebut diduga mengaku pernah menggali beberapa makam, termasuk pada malam hari, dengan tujuan mencari uang di dalam kuburan.
Di tengah masyarakat juga beredar informasi bahwa anak tersebut diduga mengalami gangguan kejiwaan.
Meski demikian, Alex menegaskan bahwa seluruh informasi tersebut masih berupa keterangan awal dari para saksi sehingga belum dapat dijadikan kesimpulan.
“Semua informasi yang kami peroleh masih dalam tahap pendalaman. Kami akan memastikan fakta-fakta di lapangan sebelum mengambil kesimpulan terkait pelaku maupun motifnya,” kata Kapolsek.
Polisi juga telah mendatangi rumah anak yang disebut dalam keterangan saksi. Namun, saat didatangi, yang bersangkutan bersama keluarganya tidak berada di rumah karena sedang bekerja.
Alex mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mempercayakan penanganan kasus tersebut kepada aparat kepolisian.
“Kami berharap masyarakat tidak terpancing isu yang berkembang dan tidak mengambil tindakan sendiri. Jika memiliki informasi yang berkaitan dengan peristiwa ini, segera sampaikan kepada pihak kepolisian agar dapat membantu proses penyelidikan,” ujarnya.
Hingga kini, Polsek Mimika Timur masih mengumpulkan keterangan tambahan dan berkoordinasi dengan tokoh masyarakat serta keluarga pemilik makam untuk mengungkap kasus tersebut sekaligus menjaga situasi keamanan di wilayah Distrik Mimika Timur tetap kondusif.(*)














