Timika, mimbarpapua.com – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol Jermias Rontini menegaskan komitmennya untuk memperkuat pelayanan kesehatan bagi masyarakat melalui optimalisasi Rumah Sakit Bhayangkara Tingkat IV Polda Papua Tengah di Kabupaten Mimika.
Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri kegiatan puncak bakti kesehatan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Rumah Sakit Bhayangkara, Jalan Agimuga Mile 32, Selasa (23/6/2026).
Menurut Jermias, keberadaan rumah sakit tersebut harus memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat, tidak hanya bagi anggota Polri, tetapi juga warga umum yang membutuhkan pelayanan kesehatan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Rumah sakit ini kami hadirkan untuk melayani masyarakat. Siapa saja dapat berobat dan memanfaatkan fasilitas yang tersedia di sini,” kata Jermias.
Ia menjelaskan, sejak dipercaya memimpin Polda Papua Tengah, salah satu fokus yang menjadi perhatiannya adalah pengembangan sektor kesehatan. Apalagi, dirinya memiliki pengalaman panjang bertugas di Mimika dan mengetahui tantangan kesehatan yang masih dihadapi masyarakat.
Salah satu persoalan yang masih ditemukan adalah rendahnya kesadaran sebagian warga untuk memeriksakan kondisi kesehatannya ke fasilitas pelayanan medis.
Karena itu, Jermias menilai diperlukan kerja sama antara pemerintah daerah, TNI, Polri, Dinas Kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat sekaligus memperluas akses layanan kesehatan.
Ia mengungkapkan bahwa saat pertama kali meninjau Rumah Sakit Bhayangkara, sejumlah fasilitas belum berfungsi optimal akibat kerusakan yang terjadi selama bangunan tidak beroperasi. Namun, secara bertahap berbagai perbaikan dilakukan hingga rumah sakit kini mampu memberikan pelayanan kesehatan yang lebih baik.
Saat ini, Rumah Sakit Bhayangkara telah dilengkapi sejumlah fasilitas medis seperti layanan rontgen, ruang persalinan, tindakan operasi, serta fasilitas penunjang kesehatan lainnya.
Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, Polda Papua Tengah juga menggelar pemeriksaan kesehatan gratis yang diikuti masyarakat dari berbagai wilayah di Mimika.
Tidak hanya itu, ke depan Polda Papua Tengah berencana menghadirkan layanan kesehatan bergerak atau mobile clinic untuk menjangkau masyarakat yang tinggal di daerah dengan akses kesehatan terbatas.
“Kami ingin mendatangi langsung masyarakat yang berada jauh dari fasilitas kesehatan sehingga mereka tetap mendapatkan pelayanan yang layak,” ujarnya.
Selain peningkatan layanan kesehatan, Jermias juga menyoroti kebutuhan mendesak akan keberadaan bank darah di Kabupaten Mimika. Menurutnya, fasilitas tersebut sangat penting untuk mendukung pelayanan medis, terutama dalam kondisi darurat yang membutuhkan transfusi darah.
Ia berharap Pemerintah Kabupaten Mimika dapat memberikan dukungan dalam pengembangan sarana kesehatan, termasuk pembangunan bank darah yang selama ini belum tersedia.
“Bank darah sangat dibutuhkan karena hasil donor darah harus disimpan sesuai standar medis. Ini menjadi kebutuhan penting bagi pelayanan kesehatan di Mimika,” katanya.
Jermias berharap sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dan masyarakat terus diperkuat sehingga pelayanan kesehatan di Papua Tengah dapat semakin baik dan menjangkau lebih banyak warga.
“Harapan kami, keberadaan Rumah Sakit Bhayangkara dapat memberikan manfaat nyata dan menjadi salah satu pusat pelayanan kesehatan yang dapat diandalkan masyarakat Mimika,” tutupnya.(*)














