Timika, mimbarpapua.com — Dengan menerima laporan terkait sebuah mobil Toyota Avanza hitam yang diduga membawa senjata tajam berujung pada pengamanan enam orang oleh personel Polsek Mimika Baru di Jalan Pendidikan, Kabupaten Mimika, Kamis (17/9/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIT. Menindaklanjuti laporan itu, personel Polsek Mimika Baru langsung menuju lokasi. Kapolsek Mimika Baru AKP Boby Pratama Putra, S.T.K., yang saat itu berada tidak jauh dari lokasi, turut mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).
Sesampainya di Jalan Pendidikan, tepatnya di sekitar salah satu hotel, polisi mengamankan enam orang yang berada di dalam kendaraan. Mereka terdiri dari satu pengemudi dan lima penumpang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Enam orang tersebut masing-masing berinisial NH sebagai pengemudi, serta MW, AW, EW, DM, dan VK sebagai penumpang.
Dari pemeriksaan awal, polisi menemukan 29 anak panah dan sembilan tongkat panah. Selain itu, petugas juga mengamankan dua bilah parang, dua kantong plastik hitam, satu buah noken, jaket, serta satu unit Toyota Avanza.
“Sekitar pukul 11.00 ada laporan bahwa melihat mereka yang membawa senjata tajam seperti panah dan parang di sebuah mobil Avanza hitam,” kata Boby.
Keenam orang tersebut kemudian dibawa dan masih diamankan di Polsek Mimika Baru untuk menjalani pemeriksaan awal. Polisi selanjutnya akan melimpahkan penanganan perkara tersebut ke Polres Mimika guna dilakukan pendalaman lebih lanjut.
“Untuk saat ini masih ada di Polsek Mimika Baru. Namun, untuk pengembangannya akan kami limpahkan ke Polres terkait senjata tajam atau panah dan parang,” ujarnya.
Selain memeriksa barang-barang yang ditemukan, polisi turut mengecek kelengkapan administrasi kendaraan. Hasil koordinasi dengan Samsat menunjukkan kendaraan tersebut terdata dan diketahui merupakan mobil rental.
“Itu mobil rental,” ungkap Boby.
Sementara itu, polisi masih mendalami alasan membawa puluhan anak panah dan dua parang. Dari keterangan sementara, rombongan tersebut sebelumnya menginap di salah satu hotel di kawasan tersebut.
Pengemudi kendaraan juga mengaku baru dihubungi pada pagi hari untuk menjemput rombongan tersebut.
“Mereka bilang mau bawa pulang. Mereka semalam menginap di hotel tersebut. Sesuai dengan sopir juga menyatakan bahwa tadi pagi baru dihubungi untuk dijemput,” jelasnya.
Maksud dan tujuan membawa barang-barang tersebut hingga kini masih dalam proses pendalaman oleh kepolisian. Pemeriksaan lebih lanjut akan dilakukan di Polres Mimika.
Boby mengatakan, tindakan cepat personel di lapangan merupakan respons awal atas laporan masyarakat untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
“Respon pertama kita. Kebetulan kita dekat, akhirnya kita langsung respon ke TKP,” pungkasnya.(*)












